Showing posts with label Business and Finance. Show all posts
Showing posts with label Business and Finance. Show all posts

Tuesday, 5 November 2019

Connect : Pemberdayaan Ekonomi Digital Indonesia Melalui Inovasi dan Kolaborasi

Dunia digital merambah dalam kehidupan bisnis saat ini. Pentingnya menambah wawasan dan pengetahuan di dunia digital terpapar nyata di hadapan kita. Segala ilmu yang berkaitan dengan dunia digital telah membuat kita yang hidup di alam nyata sibuk bermanfaat, berkompetisi meraih ilmu namun terus berkolaborasi agar saling mengisi agar kita semakin berdaya. Bloggercrony Community tentunya tidak mau ketinggalan jika berkaitan dengan hal ini, dan salah satu cara berperan di dunia teknologi digital saat ini adalah berperan menjadi bagian acara “Connect” sebagai Event Partner. Tentunya kesempatan seperti ini juga tidak saya lewatkan dong, sebagai blogger serta pelaku usaha di dunia digital saya langsung menangkap kesempatan memperluas wawasan dan pengetahuan dalam event yang diselenggarakan di Hall B Convention Center tanggal 30 – 31 Oktober 2019. Bersama Bloggercrony Community saya hadir di hari ke-2 penyelenggaraan event yang ber-tagline “Empowering Indonesia’s Digital Economy through Innovation & Collaboration”.


Di acara Connect 2019 (Diorganisir oleh Traya Indonesia dan KITATAMA) merupakan kesempatan kita untuk bertemu dan terhubung dengan mereka yang berkecimpung di dunia digital entrepreneurs, pembuat kebijakan, tech startups dan berbagai perusahaan. Tujuan dari konferensi ini adalah membantu berbagai bisnis dengan penggunaan teknologi. Segala issue yang berhubungan dengan digital ekonomi, seperti e-commerce, digital marketing, payments dan logistik dieksplore. Sedangkan dengan mengikuti talkshow dari para ahlinya akan memberikan inspirasi agar kita dapat bergabung dalam networking serta memiliki lebih banyak ide dan lebih terbuka peluang bisnisnya.
Jam 10 - 11 pada tanggal 31 Oktober 2019 kami mengikuti class bertajuk “Synergistic Collaboration among Corporates, Startups, SMEs & Government”.  Narasumber pada class yang diadakan di main stage atau panggung utama Connect 2019 adalah Hery Sofiaji (AVP Micro Development and Agent Banking Group Bank Mandiri Tbk), Joddy Hernadu (EVP Digital & Next Business Telkom Grup), Agung Bezharie (Co-Founder/CEO Warung Pintar). Hery Sofiaji sebagai pembicara pertama menjelaskan topik dengan tajuk ‘Fintech, Tantangan dan Peluang Bagi Bank’. Dengan lugas dan jelas Hery sebagai perwakilan bank nomor 2 di Indonesia menjabarkan keterkaitan fintech versus bank. Langkah yang di ambil Bank Mandiri saat ini adalah berkolaborasi sekaligus berkompetisi dengan fintech industry. Terbukti pada bank BUMN ini telah berkolaborasi dengan banyak e-commerce, digital entrepreneur atau fintech yang kini banyak bermunculan. Gambaran produk yang telah diciptakan adalah permodalan Bank Mandiri melalui fintech untuk SME (mikro, kecil, menengah). Bahkan juga memberi modal sebagai saham ke 13 fintech. Intinya bahwa Bank Mandiri adalah bank pemerintah yang masuk di dunia digital dengan membantu membangun fintech.
Pemberi materi berikutnya adalah Joddy Hernadu sebagai perwakilan dari Telkom Grup yang menyampaikan bahwa Telkom sebagai BUMN telah membangun “Rumah Kreatif BUMN” yang banyak memberi pinjaman dan memberi bimbingan kepada pelaku SME. Rumah Kreatif BUMN telah memiliki inkubator bisnis yang tersebar di kota Bandung, Jogjakarta, Jakarta dan Makassar. Untuk hal lebih lanjut dapat diketahui informasinya melalui indigo.id
Agung Bezharie yang merupakan CEO Warung Pintar bercerita tentang kondisi warung-warung kecil yang sangat banyak di Indonesia. Mereka masih melakukan kegiatan usahanya dengan system yang sangat manual atau dapat dikatakan “kuno” karena mereka masih menggunakan catatan atau perhitungan keuangan dagang di balik bekas kertas rokok. Banyak diantara mereka yang tidak konsisten dalam melakukan usaha serta tidak memiliki finansial akses. Produk Warung Pintar adalah ‘tools education’ yang memberi bimbingan dan pelatihan bagi warung-warung kecil tersebut untuk mendapatkan akses lebih luas. Websitenya adalah warungpintar.co

Thursday, 31 January 2019

Meraih Financial Freedom Melalui Bisnis Online

Seorang rekan pernah memiliki pengalaman "membakar uang" ketika awal memasuki dunia bisnis. Eiiit dah, kira'in hanya ada bakar bunga atau kemenyan, ternyata bakar uang udah sempat kejadian sebelumnya.
Ceritanya bermula dari orang tua-nya yang memberikan uang kepada masing-masing anak. Terserah masing-masing uang tersebut untuk apa digunakan. Mau buat lanjutin kuliah S2, berwirausaha, menikah atau menunaikan ibadah haji. Dengan tekad bulat Mila menggunakan untuk memulai usaha, biar dapet titel mentereng sebagai "pengusaha" ceritanya, dan pastinya untuk menggapai financial freedom seperti yang selalu didengung-dengungkan oleh motivator yang selalu ia dengar dan teriakkan jika mengikuti seminar atau training motivasi.

Sayang sekali, usahanya tersebut hanya berjalan sekitar 2 tahun dan bangkrut. Padahal dana yang digunakan olehnya sekitar 100 juta rupiah. Lumayaaaan banget uang segitu di saat krisis ekonomi. Nggak disaat krisis aja juga lumayan yach...hihihi...
Yang bikin dia "nangis darah" juga karena saat ini orang-orang seusianya banyak yang usahanya tengah menukik ,padahal dirinya lebih awal memulai usaha dan modal dana yang dikeluarkan lebih banyak. Diantara pengusaha-pengusaha muda yang sukses itu bermodalkan hanya 10% dari yang Mila keluarkan. Atau bahkan ada yang hanya bermodalkan hanya seadanya, dalam artian hanya ada laptop dan smartphone yang terkoneksi dengan kuota bulanan. Serta meluangkan waktu total  1 – 2 jam perharinya.  Wah gimana caranya itu?!
Kamu berminat? Saya juga dong....hahaha...dan saya beruntung karena di pertengahan January 2019 mendapatkan pencerahan mengenai bisnis yang kekinian sekali. Bisa meraih financial freedom tanpa harus ngoyo, tetapi tetap fokus dong ya menjalankan bisnis ini. Mau tauk caranya? Hanya dengan mengenal dan bergabung dengan Geti dan Detalase maka kita akan dapat menggapai “financial freedom” dengan relatif mudah.

Sunday, 27 May 2018

Berawal dari Zakat Kita Menjadi Kaya dan Sehat

Kopi dan Gula, beralih ke produk pemberdayaan DD. Lebih hemat dan sehat!
Kaya dan sehat adalah impian semua orang yang berada di dunia ini. Semua orang hidup pasti mendambakan hidup kaya lahir bathin dan sehat jasmani rohani. Bahwa sesungguhnya Allah tidak pernah menciptakan umat-Nya untuk hidup miskin dan sakit-sakitan. Salah satu buktinya adalah Allah memberikan kewajiban kepada umat-Nya untuk berzakat (Rukun Islam ke-4) dan pergi ke Baitullah menunaikan haji (Rukun Islam ke-5). Rukun Islam ke-1 hingga ke-3 Allah juga seakan menyatakan bahwa hamba-Nya harus memiliki kekayaan bathin dan waktu. Tidak mampu melaksanakan rukun Islam ke-3 berarti kita harus membayar fidyah. Jelas keinginan Sang Mahakaya menginginkan kita untuk kaya dan sehat.
Sayangnya masih banyak orang miskin di Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Kalau menurut Bung Ippho Santosa, Pakar Otak Kanan yang kini sangat mendukung kegiatan wirausaha bersama Dompet Dhuafa, memang banyak orang miskin di Indonesia asalkan bukan kita. Kita harus kaya. Hal yang membuat kita menjadi kaya dan sehat adalah kegiatan zakat, infak dan wakaf (plus sedekah jika kita belum kaya banget secara materi). Tak dapat diingkari, “Perumpamaan orang-orang yang menafkankah hartanya mereka di jalan Allah adalah serupa dengan butir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada setiap butir seratus biji. Allah (terus menerus) melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha luas (karunia-Nya) Lagi Maha Mengetahui.” (QS.Al-Baqarah : 261)

Sunday, 28 January 2018

Dynamic Youth Lounge, Co-Working Space di K-Link Tower Sebagai Fasilitas Pertumbuhan Bisnis

Era millenial ini co-working space bertumbuhan bak jamur di musim hujan. Demikian pula dengan kantor yang berkonsep modern minimalis dinamis yang ternyata dapat meningkatkan kreatifitas dan produktifitas generasi millenial diikuti generasi Z. Trend berubah dari generasi sebelumnya yang merasa bergengsi memiliki ruang kantor dan meja tersendiri dibatasi sekat-sekat atas nama privasi atau konfedensial. Kini bagi rata-rata generasi millenial dan generasi Z tempat kerja yang nyaman adalah yang terbuka, tidak terikat dengan aturan atas nama kedisiplinan, tidak terpaku oleh satu tempat, tanpa sekat antar rekan kerja dan mobilitas tinggi. Justru dengan hal yang berbeda tersebut dapat meningkatkan kreatifitas dan produktifitas. Penat terhadap persoalan? Justru dengan kondisi rileks semua teratasi. Dengan kondisi tempat kerja seperti ini generasi muda dapat menghemat waktu dan tenaga juga.

K – Link Indonesia menangkap peluang ini. Co-working space (ruang kerja yang sifatnya komunal dengan fitur yang kekinian) dibuka oleh K – Link Indonesia di lantai  7 K – Link Tower Jakarta. Pada hari Rabu, 24 Januari 2018 saya menghadiri grand opening yang dilakukan oleh Dato’ Radzi Shaleh selaku Presiden Direktur K – Link Indonesia. Nama co – working space tersebut adalah Dynamic Youth Lounge (DYL). Co-working space-nya cozy sekali deh! 

Berdoa untuk keberkahan DYL (Dok.Pribadi)

Sunday, 5 March 2017

Seminar Edukasi IndonesiaX , Fintech : What and How To Embrance It

Sebenarnya saya sudah mendaftar sebagai peserta reguler Seminar Edukasi IndonesiaX, Fintech : What And How To Embrance It . Namun saat batas waktu pembayaran terlewati saya masih belum sempat mentransfer pembayarannya. Ya sudahlah, next seminar saja saya ikut walaupun topik Fintech sangat menarik bagi saya. Bersyukur sekali ketika Mas Satto Raji menawarkan undangan seminar ini melalui Bloggercrony. Tanpa berpikir berulang kali saya langsung mendaftar! 


Yess, thema Fintech memang tengah saya perdalam untuk memenuhi dahaga saya akan ilmu. Buat kamu yang masih awam mengenai fintech, silakan membaca tulisan mini saya di : Dari Local Startup Fest, Kenali Istilah Fintech danPerbedaannya dengan Bank yang Wajib Dipahami Entrepremeur!

Seminar ini merupakan yang ke-3 diselenggarakan oleh IndonesiaX. IndonesiaX adalah organisasi nonprofit yang menawarkan kursus online gratis berbasis Massive Open Online Course (MOOC) dari universitas-universitas dan perusahaan-perusahaan terbaik di Indonesia yang diluncurkan pada tanggal 17 Agustus 2015. Dewan penasehatnya merupakan tokoh pendidikan terkenal di Indonesia, Prof.Dr.Ir.Mohammad Nueh,DEA – Guru Besar Fakultas Teknik ITS dan Menteri Pendidikan 2009 – 2914 serta wakilnya adalah Prof.Rhenald Kasali,Ph.D – Pendiri Rumah Perubahan dan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.
Saya sudah pernah mengikuti salah satu kursus online yang diselenggarakan oleh IndonesiaX. Sebelumnya saya memang sudah seringkali mengikuti Massive Open Online Course (MOOC) dari berbagai negara di dunia. Oleh karenanya betapa senangnya begitu ada MOOC yang dibentuk di Indonesia. Setidaknya biaya pengiriman sertifikatnya lebih terjangkau :D Yuk ah, belajar terus sampai liang kubur, dan semoga ilmu yang kita dapatkan bermanfaat dunia akhirat. 


Thursday, 26 January 2017

Road to Cardiff, Kesempatan dari Mastercard dan Blue Bird Menyaksikan Pertandingan Final Liga Champions UEFA 2017

Mendapat kesempatan menyaksikan pertandingan final Liga Champions UEFA 2017 di Cardiff secara gratis?! Siapa yang sanggup menolak? Tetapi tentunya kita termasuk orang bermental kaya raya yang lebih bahagia memberi daripada gratisan khan? Oleh karenanya bagi pecinta sepak bola (khususnya) mari kita menggunakan jasa layanan Mastercard dan Blue Bird yang mengadakan promo bagi pengguna kartu kredit Mastercard sebagai pembayaran berkendara dengan taksi Blue Bird dan/atau Silver Bird akan memberi kesempatan mengikuti undian spesial untuk memenangkan tiket tersebut. Program beryajuk ‘Road to Cardiff’ ini dimulai sejak 23 Januari 2017 hingga 24 Maret 2017. Kerjasama ini merupakan wujud komitmen berkesinambungan dari kedua perusahaan untuk selalu meningkatkan kwalitas layanan serta kenyamanan bagi pelanggannya dalam memenuhi kebutuhan transportasi harian.


Senin, 23 Januari 2017 saya mendapatkan undangan untuk menghadiri Pers Conference-nya di Bakerzin Plaza Senayan Jakarta Selatan. Dihadiri oleh Sigit Priawan Djokosoetono, Director PT Blue Bird, Tbk dan Safdar Khan, Division President, Indonesia, Malaysia and Brunei, Mastercard.

Thursday, 19 January 2017

7 Cara Memanfaatkan Waktu Agar Kaya Raya

Masih berlakukah ungkapan ‘WAKTU ADALAH UANG’ di era milenial? Semua manusia di dunia memiliki jumlah waktu yang sama, 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Dengan kekayaan waktu yang sama, mengapa banyak perbedaan dalam meraih materi? Ada yang menjadi milyuner  dan ada yang membayar cicilan kartu kreditnya ngos ngosan padahal bayarnya juga hanya pembayaran minimum?
Usut punya usut kesenjangan tersebut ditimbulkan terutama karena perbedaan memanfaatkan waktu. Bagi seorang milyuner, mereka sangat memanfaatkan waktu agar produktif dan akhirnya mereka dapat menjemput kekayaan dengan maksimal. Kita ulik yuk bagaimana memanfaatkan waktu sehingga waktu benar-benar menjadi uang dalam kehidupan kita.


 

Wednesday, 21 December 2016

Belajar Saham dan Berpartisipasi di ISTC , The First Indonesia’s Virtual Mobile Trading Contest

Memasuki kwartal akhir 2016 saya semakin giat mempelajari mengenai dunia investasi. Berbagai portfolio investasi saya pelajari. Property dan emas adalah 2 hal yang paling saya kenal karena kedua jenis investasi ini saya pelajari sejak masih sekolah. Kedua orang tua banyak memberi wawasan tentang kedua investasi ini. Mata uang asing atau valas lumayan menarik karena ketika tinggal di luar negeri dan masih memiliki beberapa ribu dollar tiba-tiba rupiah terpuruk tajam sehingga dalam sehari saya bisa menghasilkan juta-an rupiah! Bukan kesengajaan tetapi keberuntungan...hehehe. Deposito dan tabungan di bank bukan jenis investasi yang menarik bagi saya. Bagaimana dengan saham dan reksadana? Nah, inilah yang ingin saya pelajari lebih dalam! Pucuk dicinta ulam tiba (Duh, nih peribahasa jadul banget yak?! Hahaha...) , saya membaca tawaran dari Indonesia Social Blogpreneur mengenai Training Pasar Modal dan Simulasi Virtual Trading Melalui Aplikasi ISTC. Dengan mantap saya mendaftar dan Alhamdulillah diundang untuk mengikuti kegiatan yang berlangsung pada tanggal 13 Desember 2016 di Auditorium Kantor Pusat Indosat Jln. Medan Merdeka – Jakarta Pusat. 

Blogger Training Saham dan Simulasi Virtual Trading

Tuesday, 1 November 2016

Dari Jumpa Blogger Sun Life : Mari Bersama Kita Cegah,Obati,Lawan Diabetes

Pada tanggal 14 Juli hingga 3 Agustus 2015 Ipsos mengadakan survey kesehatan yang disebut “Sun Life Asia Health Index” .Survey dilakukan secara online di 9 negara, yaitu Cina, Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam dengan jumlah responden 4.429 orang Asia berusia 25 – 60 tahun. Survey dilaksanakan untuk mengetahui sikap responden terhadap hidup sejat dan aktif, masalah kesehatan yang menjadi perhatian responden di masa depan dan harapan akan layanan kesehatan.


Pada tanggal 1 Oktober 2016 di XXI Plaza Indonesia Sun Life Financial bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengadakan acara “Jumpa Blogger Sun Life : Cegah, Obati Dan Lawan DIABETES” dengan pembicara yang sangat kompeten di bidangnya.

Sunday, 30 October 2016

Octobreast : Garda Medika Dan Lovepink Indonesia Mengajak Wanita Peduli Kanker Payudara



Bulan Oktober di Indonesia diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda setiap tanggal 28. Bulan Oktober di dunia diperingati sebagai bulan Kanker Payudara hingga akhirnya lahir kata ‘Pinkoctober’. Gangguan kesehatan yang 99% menyerang kaum perempuan, dilambangkan dengan pita berwarna pink. Betapa hebatnya mereka yang menghadapi hidup di saat sel kanker berkembang di salah satu organ tubuh terpentingnya, organ tubuh dimana seorang memberi kehidupan bagi bayinya. Hingga mereka mampu menjadi survivor, menang melawan kanker tersebut. Mendengar cerita mereka saat awal mengetahui diri mereka terpuruk karena mengetahui sel kanker bersemayam di payudaranya. Namun mereka harus kuat, mereka berusaha agar menang, bertahan hidup dengan berkarya semampunya dan hingga akhirnya mereka dapat menjadi inspirasi pemudi-pemudi lainnya yang masih sehat agar senantiasa menjaga kesehatan dan terus berkarya. Hanya Yang Menciptakan yang mengetahui usia seseorang. Jikalau seorang dinyatakan kanker maka usaha harus terus dilakukan, setidaknya ini menjadi momen terbaik dalam peningkatan kwalitas hidupnya. 

Thursday, 30 June 2016

Smesco Digipreneur Day : Melesatkan Bisnis Go Global Melalui Berdigital

Berkunjung ke SMESCO Tower, tepatnya Galeri Indonesia Wow saya teringat akan usaha galeri aksesoris desain interior yang saya tekuni beberapa tahun lalu. Ketika itu level usaha saya masih tingkat reseller atau pedagang, belum sebagai produsen langsung sehingga saya dan assisten harus melakukan perjalanan Jakarta – Bali dan Jakarta – Jepara Jawa Tengah untuk memesan dan menjelaskan kepada produsen barang-barang yang akan saya jual atau yang sudah di pesan oleh konsumen.
Teringat pula betapa gembiranya kami saat barang yang kami pamerkan di acara  komunitas asal Inggris yang berlangsung di  Hotel Darmawangsa  terjual oleh beberapa ekspatriat dengan harga diatas dari harga yang biasa dijual apabila kami pameran di pusat perbelanjaan atau instansi lokal.
Kini, era digital sudah merambah dengan pesat. Dunia maya yang sangat membantu meningkatkan kinerja kerja dan produktifitas dunia nyata. Kita tidak perlu lagi melakukan perjalanan fisik seperti yang saya lakukan dulu untuk melakukan aktifitas bisnis. Jangankan yang masih dilakukan di Indonesia, sedangkan di dunia global alias seluruh penjuru dunia berbagai urusan dapat dipermudah dengan menguasai dunia digital.

Acara berharga di hadirkan oleh Kementrian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia, MBCommunication -  Indoblognet dan Deboer Kreasi Asia bertajuk SMESCO Digipreneur Day. Salah satu talkshow yang diadakan  bagi digipreneur dan umum adalah UMKM Berdigital : Meningkatkan Penjualan dan Ekspor Produk. Dengan pembicara Andi Silalahi, Digital Practioner dan salah satu pemenang Google Awards Asia Tenggara untuk UKM. Dilanjutkan dengan diskusi bersama panelis Jose Ricardo Santos, co-founder bDigital.id , Pak Bagus Rachman (Direktur Komersial Smesco), Rubie Limpoyie (Director starup ecommerce Apana.id - produsen tali sepatu Lazy Lace), Nathan Roestandy (Owner Zulu, produk helm berfitur bluetooth)

Tuesday, 12 April 2016

Belajar Personal Finance dan Travel Writing di Care Day Sisternet

Setelah mengikuti kelas Menulis Konten Viral bersama Ollie di Tier Space yang diselenggarakan oleh Sisternet pada hari Rabu, 30 Maret 2016 maka menangguk ilmu saya lanjutkan di event Care Day Sisternet yang berlangsung Sabtu, 2 April 2016 di The 101 Dharmawangsa Hotel. 
Peserta Workshop Menulis Konten Viral (Dok.Sisternet)
Sisters diperkenankan memilih salah satu kelas, yakni : Personal Finance 1.0 oleh Sister Ligwina Hananto , Founder dan CEO QM Financial serta kelas berikutnya adalah Travel Writing 1.0 oleh Amalla Vesta, Founder @LiburanLokal, Travel Consultant & Writer sekaligus Senior Manager Digital Communication Garuda Indonesia. Setelah menghadiri kelas-kelas tersebut maka Sister mengikuti Training of Trainers oleh QM Trainer – QM Financial, dengan maksud seluruh Sisters yang telah mendapatkan ilmu pada Care Day segera melakukan Giving Back Workshop alias membagikan ilmu yang telah di dapat ke wanita-wanita di sekitar kita.

Sebenarnya bukan hal yang sulit bagi saya yang memiliki pengalaman mengajar bahasa Inggris untuk anak-anak dan mengajar SMA Persamaan mata pelajaran bahasa Inggris dan Tata Negara bagi Assisten Rumah Tangga yang akan mengikuti ujian paket C dengan dana dari satu LSM yang fokus mengurusi tenaga kerja wanita, khususnya assisten rumah tangga. Murid saya lebih dari 20 orang perkelas-nya. Di program Sisternet juga di sarankan untuk berbagi ilmu dengan 20 wanita lainnya. 

Awesome Sisters - Sisternet Care Day Batch 1

Thursday, 21 January 2016

Pesiar Gratis 2 Benua, 3 Negara dan 4 Kota

Bibir saya belum kering mengucapkan doa agar terwujud berbagai impian sejak. Serta baru beberapa hari lalu saya posting di [Personal] Doa Saya di Awal 2016 Dari Dunia Maya
Segera Maha Pengabul doa memberikan jalan kepada saya untuk mewujudkan impian dan “ramalan” tersebut dengan diumumkannya acara : The Global 50th Anniversary Cruise Oriflame Sweden dengan kapal pesiar berkelas bintang 6. Mewah??? Pasti! Bahkan dengan cara ini kalian – selama memiliki impian yang besar juga dapat turut serta dalam pesiar ini. Siap??? Mari kita sukses besar bersama.

The Global 50th Anniversary Cruise Oriflame Sweden : Turky - Italia - Yunani


Sunday, 20 December 2015

Gali Ilmu di Marketing Conference Terbesar di Asean

Bulan November 2008 saya bergabung menjadi freelancer di Field Department Markplus Insight dengan maksud menggali ilmu dari pakar tingkat dunia di bidangnya, Bapak Hermawan Kertajaya dan Phillip Kotler yang merupakan “Bapak Marketing Dunia”. Tanggal lahir saya yang sama dengan Phillip Kotler membuat saya menjadi “Ibu Marketing Dunia”...hihihi...Ibaratnya di biografi kisah orang sukses selalu mereka bersedia bekerja sebagai apapun juga dengan orang sukses sebelumnya, meskipun pendidikan mereka sudah master tapi untuk menuntut ilmu mereka tidak berkeberatan menjadi sopir, cleaning service atau sekedar ngangkut barang-barang orang sukses yang ingin mereka pelajari kesuksesannya. Sedangkan saya? Nyapu kamar sendiri aja nggak bener, gimana mau ngelamar jadi cleaning service? :p


Friday, 16 October 2015

Workshop : Belanja Pintar Double Duty Beauty Product

Awalnya saya yang memberitahu ke Jeng Yuli mengenai event #SolusiBelanjaPintar yang diselenggarakan oleh Femina dan ANZ Bank didukung Lotte Mart. Ternyata Jeng Yuli berminat ikutan walaupun lokasi acaranya di Bintaro nun di ujung Jakarta sana. Sebelumnya tuh saya beberapa kali dekat dengan cowok yang tinggal di Bintaro...hadeuuh saya anggap kategori LDR tuh. Hihihi, mendingan LDR di New Zealand seperti sekarang deh, walaupun doski kalau di Indonesia rumah keluarga-nya juga di area Bintaro :D
Setelah mendaftar ternyata saya dan Jeng Yuli mendapat kuota sebagai pemenang. Bahasanya di email pemberitahuan gitu, Beib...pendaftar yang terpilih sudah dinyatakan pemenang untuk mengikuti event ini. Jeng Yuli berpasangan dengan Widya dan saya berpasangan dengan Karlina. Saya, Yuli dan Widya serasa sambil mengenang mengikuti shopping race di Gandaria City beberapa tahun lalu yang cerita-nya bisa dibaca DISINI.

Kita wanita Eksis, bukan anggota ISIS :P Foto sejenak di ruang busui Lotte Bintaro sebelum registrasi ulang . Yang tengah memang busui, tetapi bayi 8 bulannya lagi di culik sama mertua, so mending kita ngeksis ya, Eksislista :))
Setelah pendaftaran ulang kami mendapatkan name tag, pulpen ANZ Bank dan beberapa lembar kuesioner yang harus kami isi untuk ditukarkan goodiebag di akhir acara. Saya dapat bonus lipstik dan eye brow Viva dari Karlina karena mengajaknya ke acara ini...hehehe, thanks ya,Sis, padahal nggak dipungut biaya kok! Eh, sebagai peserta yang baik, Karlina bermaksud mengajukan credit card ANZ Bank, tetapi sayangnya sebelum mengisi form-nya dia ditolak karena sebelumnya tidak pernah memiliki credit card dari bank lain. Padahal dia udah antusias banget loh! Kalau ada creditcard ini khan akan banyak promo dan discount menguntungkan. Yang penting bijak penggunaannya! Saya sih sudah pernah memiliki kartu kredit ANZ Bank. Bahkan ANZ Bank merupakan bank pertama yang rekeningnya saya miliki ketika saya tinggal di Auckland New Zealand. ANZ Bank branch New Market!

Pimpinan Redaksi & Pemimpin Komunitas Femina, Mrs.Petty S.Fatimah memberi kata sambutan
Sebelum shopping race dimulai kami mendapat kiat-kiat #SolusiBelanjaPintar dari Ibu Anggia Hapsari yang merupakan Redaktur Pelaksana Mode dan Kecantikan Femina serta Bapak Ignatius Dedy ,Head of Usage Consumer Finance ANZ. Nah setelah talkshow kita dipersilakan mempraktekan ilmunya, yakni belanja beauty produck aman, tepat dan hemat. Basis penilaian dari shopping race ini adalah bagaimana kita hemat pengeluaran dengan memilih double duty beauty product. Nggak boleh belanja keperluan rumah tangga bulanan ya! Hahaha...tapi Widya dengan kalapnya banyak mengambil keperluan untuk bayi-nya. Kami dijatahin voucher Rp 250.000 ,-, eh Widya nambahnya lumayan banyak tuh. Sebenarnya sih keperluan bayi-nya bisa juga sebagai “double duty beauty product”, misalnya brocoli yang dia ambil...khan bagus tuh dibuat smooties yang pastinya bermanfaat untuk kecantikan kulit, demikian pula dengan olive oil. Sedangkan saya nggak ngerti apa lagi keperluan kecantikan saya yach? Secara gitu saya member produk kecantikan dari Swedia yang juga sering menghadiri event Beauty Blogger yang pastinya selalu membawa banyak aneka produk kecantikan. Yang dipikiran saya saat itu hanya membeli pasta gigi kosmetik yang harganya hanya Rp 27rb-an. Makanya saat waktu shopping race habis saya belanjanya tidak sampai Rp 250,000. Akhirnya saya “pungutin” aja belanjaan peserta lain yang ditinggal dekat kasir karena justru mereka bablas dari jumlah yang ditentukan.

Siap ber-shoping race berbagai produk kecantikan di Lotte Bintaro

Bergaya sebelum mengikuti "workshop belanja" :))
Jadi akhirnya saya membawa pulang belanjaan : 2 Close Up Diamond Attraction (Penting banget karena di rumah sudah habis), 2 Khalisa Lip Care (Yang ini saya beli karena ingat ada kompetisi menulis blog. Tapi toch akhirnya gak sempat ikutan juga), Hair Mask Cem Ceman Mustika Ratu, Hair Mist Hijab Sariayu,Wardah renew you Anti Aging Night Cream dan Maybelline Fashion Brow (Yang ini emang saya memerlukannya). Alhamdulillah hati riang walau-pun nggak menang shopping race-nya, tetapi khan masih menenteng belanjaan tanpa membayar. Pemenangnya hanya 1 orang yang mendapat voucher belanja Rp 500,000 ,- Selain itu kami di oleh-olehi goodiebag berisikan tumbler minum yang ada buat nge-juicer dan notes dari ANZ Bank serta majalah Femina edisi No.35 5-11 September 2015


How to get there (Bintaro) from Jakarta? *Ciaaah berasa blog travel ajah :p
Saya ceritakan nih perjuangan kami menempuh Jakarta – Bintaro pulang pergi. Kami bertiga boleh dikatakan nyaris tidak pernah ke Bintaro dengan kendaraan umum. Biasanya kami wuuuzzz melalui toll. Masuk dari pintu toll dekat rumah dan keluar udah di pintu toll dekat Bintaro. Nah kali ini hebatnya, jam 10 kita harus sudah tiba di lokasi sebelum jam 10 pagi. Saya memesan GrabBike, Yuli memesan GoJek dan Widya diantar suaminya. Kami bertiga berkumpul di Stasiun Manggarai. Kemudian naik Commuter Line ke Pondok Ranji. Alhamdulillah karena weekend pagi ke arah sana CL lenggang dan nyaman. Dari Stasiun Pondok Ranji kami order GrabTaxi yang argo-nya hanya menunjukkan sekitar Rp 20.000,- . Pulangnya kami berempat (plus Karlina) order GrabTaxi dari Lotte Bintaro ke Pondok Ranji, dilanjutkan CL ke Manggarai (Karlina lanjut ke kost-nya di Cawang). Dari Manggarai Widya dijemput suaminya, sedangkan saya dan Yuli memesan GrabCar – dapatnya Toyota Innova berwarna putih. Ngampar-ngampar lega dah tuh mobil, secara penumpangnya hanya kita berdua dengan mobil Innova ...hahaha. So nyaman-nyaman aja ternyata perjalanan Jakarta – Bintaro – Jakarta di weekend. Berarti saya hari itu menggunakan jasa GrabBike-GrabTaksi dan GrabCar...kalau ada GrabGendong barangkali saya order juga tuh pas pelaksanaan shopping race...hahaha...yang ini sih driver-nya harus pasangan masing2 ;p
So sorry nggak potret2 di kendaraan apapun juga. Pas di CL nan kosong dan adem (berasa gerbong kita charter) tetap aja diantara kami ada yang gengsi foto-foto di transportasi rakyat...wkwkwkw....secara nih Eksislista gak mau kelihatan merakyat. Khawatir dituduh pencitraan kalau kepilih jadi presiden yak? ;P

Sunday, 2 November 2014

Financial Planning Specialist : Profesi Baru Bergengsi di Industri Asuransi


Great Eastern Life Indonesia mengundang Bloggers untuk menghadiri acara FPS Media Workshop – Financial Planning Specialist : The Next Big Thing in Insurance Business. Bertempat di Mercantile Atletic Club Jakarta, kami para Bloggers mendapat tambahan pengetahuan tentang sebuah karir di dunia asuransi. Sebuah profesi yang bermasa depan cerah sebagai : Financial Planning Specialist.

“Aaah, itu sih cerita lama! Saya setiap kali melamar di perusahaan asuransi ujung-ujungnya pasti jadi agen asuransi. Nawar-nawarin premi sampai kehabisan ongkos untuk transport, pulsa nelpon calon nasabah, bahkan untuk nongkrong di cafe nunggu prospek yang sialnya setelah ditunggu lama mereka nggak muncul juga. Keburu uang saya habis untuk pengeluaran ngeprospek orang dong.”

Hayooo, siapa tuh yang langsung nyeletuk seperti itu sebelum kabar baik ini saya ceritakan kepada kalian? Awalnya saya juga menduga seperti itu kok, tetapi pencerahan segera datang bertepatan dengan Hari Blogger Nasional, 27 Oktober 2014.

Tentang Great Eastern Life

Sebelum berbicara mengenai FPS mari kita mengenal Great Eastern Life terlebih dahulu. PT.Great Eastern Life Indonesia adalah bagian dari Great Eastern Holdings Ltd, group asuransi tertua dan termapan di Singapore dan Malaysia. Group ini juga beroperasi di Vietnam, Brunei dan bekerjasama di China membuka kantor perwakilan di Myanmar.
Melalui 3 saluran distribusi yang sukses dan berupa satu kesatuan, yakni : Agency, Bancassurance dan perusahaan penasehat keuangan, Great Eastern Financial Advisor (Posisi FPS berada di sini)
Great Eastern Life memiliki aliansi strategis ekslusif untuk bancassurance dengan Bank OCBC NISP.
. Seringkali meraih berbagai penghargaan di bidang financial, seperti : Best Life Insurance Company 2013 pada Indonesia Insurance award 2013,dll. Great Eastern Life pula merupakan Pelopor Profesi Financial Planning Spesialist!






Nah, sekarang mari kita berbicara mengenai profesi Financial Planning Specialist atau disingkat dengan FPS. Great Eastern Life Indonesia resmi meluncurkan platform FPS sebagai bagian jangka panjang dari Great Easteren Life Agency Strategy. Pada awal terbentuknya (tahun 2013) hanya memiliki 20 FPS, dan terus menerus meningkat hingga lebih dari 300-an di tahun 2014. Nah, jika benar-benar konsisten, maka akan terbentuk Group Insurance yang "eksis" pada tahun 2018.


Untuk mencapai target tersebut di tahun 2018 Great Eastern Indonesia Life memberikan peluang kepada masyarakat Indonesia untuk berperan serta dan menjadikan FPS sebagai profesi. Prospek menjadi FPS benar-benar menjanjikan masa depan yang cerah, ini merupakan profesi baru dan bergengsi. Apalagi dilihat dari segi pendapatan. Pendapatannya mampu menyaingi profesi dokter, arsitek dan lainnya. Bahkan sama seperti profesi dokter yang bisa sekaligus menjadi pengusaha (Kalau dokter khan bisa menjadi pengusaha juga andai dokter tersebut membuka klinik yang di kelolanya bersama management-nya sendiri), profesi FPS juga dapat mengantar kita sebagai PENGUSAHA setelah 2 tahun kita bergabung sebagai FPS.
Setelah 2 tahun seorang yang telah bergabung di Great Eastern Life Indonesia dapat memilih, apakah kita ingin menjadi seorang Profesional atau Pengusaha.



Ini-lah yang membedakan FPS Program dari Great Eastern Life Indonesia dengan tranditional Agent Asuransi di berbagai perusahaan asuransi di Indonesia. Di Indonesia Great Eastern Life  merupakan perusahaan asuransi jiwa yang menawarkan program FPS ini. Padahal di berbagai negara besar profesi FPS sudah berkembang sehingga profesi FPS merupakan profesi bergensi di masa yang akan datang.
Jadi nggak perlu khawatir kamu akan kehabisan ongkos atau biaya operational lainnya untuk memprospek jika berprofesi sebagai FPS. Karena setiap bulannya sebagai FPS akan mendapatkan pendapatan tetap dan terus berkarir di kantor.


Perbedaan Financial Planning Specialist dengan profesi agen Asuransi pada umumnya, antara lain :
  • FPS mendapat fixed income
  • FPS mendapatkan Variable Compensation (Commision, Quarterly Production Bonus,dll)
  • FPS memberikan Konsultasi Perencanaan Keuangan
  • FPS mendapatkan Enhanced Training Program
  • FPS memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri sebagai Profesional Certification (ChFC, CFP,RFP)
  • FPS menawarkan Overseas Training Convention
  • FPS menawarkan menjadi profesional di industri asuransi atau pengusaha di dunia keuangan ,dll


Syarat menjadi Financial Planning Specialist adalah :
  • Pria atau Wanita
  • Berusia 25 - 35 tahun
  • S1 segala jurusan
  • Pengalaman 2 tahun di dunia perbankan/keuangan
Beberapa waktu yang lalu saya mendengar "keluhan" dari seorang berprofesi Financial Planning Consultant yang merasa kesal dengan Traditional Insurance Agent yang menyatakan diri-nya sebagai "Financial Planning" dikarenakan untuk menjadi "Financial Planning" tidak sekedar menjadi agen asuransi. Nah, tenaaaang, di Great Eastern Life Insurance inilah kita bisa mencapai gelar dan profesi "Financial Planning Spesialist" dengan berbagai fasilitas yang telah saya sebutkan diatas.

PASAR LIFE INSURANCE DI INDONESIA

Sebagai FPS kalian tidak perlu khawatir akan pasar life Insurance di Indonesia. Pada saat FPS Media Workshop Mr.Albert Koh ChFC,CLU,IARFC,FTC memaparkan berbagai hal yang mendasari FPS ini “terbentuk” di Indonesia.
Beliau sebagai konsultan Great Eastern Holdings dan bergabung di Great Eastern Life Indonesia sejak February 2013 menjelaskan (diantaranya)  apa yang terjadi di Indonesia. Seperti :
  • Pertumbuhan ekonomi masyarakat kelas menengah yang pertumbuhannya sampai mencapai 170 juta di tahun 2030. Hal ini tentu-nya akan merubah lifestyle serta menciptakan pasar yang lebih luas (Sumber : Mc Kinsey 2012).
  • Kenaikan upah minimum, yang biasa kita kenal dengan UMR yang semula Rp 1.5 juta menjadi Rp 2.2 juta sejak 2013. Kenaikan upah minimum ini mencapai 30 % dari selam 2010 hingga 2013
    Dari berbagai data statistik (khususnya pertumbuhan ekonomi dan perubahan gaya hidup) yang terjadi di Indonesia, maka diperlukan perencana keuangan dan life insurance semakin meningkat maka FPS menjadi profesi yang sangat dibutuhkan dan bermasa depan cerah. FPS berbeda dengan Agent Asuransi biasa :) Siap melamar menjadi Financial Planning Specialist? Silakan kirimkan lamaran kamu melalui online :) * Pekerjaannya FULLTIME dan FULLHEART yaaa :) Kabar gembiranya lagi nih, pemerintah Indonesia tidak membuka pendaftaran CPNS dalam 5 tahun ini, justru inilah kesempatan kita untuk belajar dan bekerja bersama Great Eastern Life Indonesia yang telah menyusun sistem untuk kesuksesan FPS dalam kurun waktu 2 tahun :) Suuukseeeesss....GOOD LUCK!



Foto/ilustrasi : Materi FPS Media Workshop, 27 October 2014 & FB Grat Eastern Life Indonesia

Wednesday, 1 October 2014

Menikmati Bisnis Cantik

Akhirnya salah satu leader saya di Batam meraih level 6% di bisnis Oriflame yang kami ikuti. Impiannya memang ingin melanjutkan pendidikan kecantikan international. Semoga saja segera terwujud ya, Jeng :)


Jeng Ely di Batam juga tengah bersiap-siap mengikuti kontes berfoto dengan tas batik yang sudah diperolehnya. Tas batik hadiah promo rekrut bulan September 2014



Di bisnis ini kami dapat melakukannya secara jarak jauh, khususnya kalau kita masih terkoneksi dengan internet/media social. Gadget kita maksimalkan untuk menangkap peluang usaha dan karier yuk! Bisa menambah uang serta merawat diri.


Masih ada kesempatan untuk meraih berbagai kesuksesan, siapapun - dimanapun  dan apapun impian kita. Berkomunitas dengan menjadikan Oriflame sebagai alat menuju impian kita. Yuuuk..hubungi saya di Facebook : http://facebook.com/balqis57



Kalau benar-benar pengeeeen banget start di bisnis ini, silakan kirim copy/scan KTP ke : balqis57@gmail.com atau facebook.com/balqis57

Friday, 5 July 2013

Sebuah Impian : Gold Cruise 2014

Tahun 2013 saya melepaskan aneka impian, maksudnya saya menyerahkan segala keputusan hanya kepada-NYA. Toch beraneka impian orang lain telah saya wujudkan sejak saya berusia 27 tahun. So beberapa impian yang melampaui secara umum saya serahkan kepada Allah swt. 
Tiba-tiba impian lama meletup, dan semoga ini merupakan jalan yang dirancang oleh Allah agar saya terbangun untuk mewujudkan salah 1 impian lalu, yakni : 
Saya nggak mau terlalu banyak berbicara sekarang, eh menulis maksudnya. Saya ingin mengajak kamu untuk bersama di kapal pesiar mewah ini. Ya, Kamu! Tentunya dengan "syarat dan ketentuan" berlaku...lah wong kuis yang hadiahnya pulsa @Rp 20rb-an aja ada syarat dan ketentuannya :) Tetapi yang pasti semua-nya sambil bersenang-senang. Serius? Hubungi Inbox Facebook saya atau mention Twitter. Silakan :)
Seminar Art of Success, Jakarta Theater XXI Ballroom
Meeting dimana aja - here there and everywhere - di cafe tak terasa berjam-jam
Hijab Class en Make Up Demo (Foto di Depok,December 2012)
Melatih ketangguhan ala SPG di Mall
Mendapat Sertifikat dari Oriflame Beauty Academy
Seminar en Sharing di Hotel Berbintang, walau level masih 0 %
Berfoto ria di lobby hotel berbintang...Kalau jadi "simpenan" orang partai mana bisa seperti ini? *huus!
Oriflame Opportunity Meeting di Oriflame Standard Chartered Building, 2012
Nah yang ini kami mendapat kesempatan menginap di hotel berbintang - 5 Hotel berbintang 4-5 di booking oleh Oriflame.Saya dan Leader saya mendapat kamar di Le Grandeur Hotel

Next :
Cruising di Mediterania sambil konferensi dengan dandanan cantik dan gagah bersama dengan ratusan bahkan ribuan orang dalam 1 company, Oriflame. Boleh mengajak orang yang kita cintai tanpa dituding KKN. Ayo, pekerjaan dimana yang bisa seperti ini dengan tenang? PNS, anggota dewan terhormat, pejabat BUMN???Situ siap diwawancara KPK dengan bertanggung jawab? :) *Oh siaaap dong, khan orang yang saya sayangi member sukses Oriflame....
Oriflame sudah berdiri sejak 45 tahun lalu loh, berasal dari negeri yang sama dengan asal penghargaan Nobel , sekarang Oriflame telah tersebar di 60 negara seluruh dunia. Aaaah, ngapa'in daku harus mengais-kais di perusahaan pemerintahan/BUMN yang kesempatan supertipis untuk ngajak saya keliling Eropa pakek kapal pesiar, apalagi kalau ngajak orang-orang yang saya sayangi...beuh,mau nunggu sampai pensiunan botak sariawan? :) Mendingan saya bersenang-senang di Oriflame - bisa plesiran en menggali potensi diri...teruuus bisa terus nuliiiis plus cantik teruuuus...:))))
Kamu mau juga??? Yuk...inbox di FB saya ya : www.facebook.com/balqis57

<iframe src="https://id.oriflame.com/business-opportunity/become-consultant?sc_device=Blog&potentialSponsor=14239624" scrolling="no" frameborder="0" width="450" height="1600"></iframe>