Showing posts with label JCC. Show all posts
Showing posts with label JCC. Show all posts

Tuesday, 5 November 2019

Connect : Pemberdayaan Ekonomi Digital Indonesia Melalui Inovasi dan Kolaborasi

Dunia digital merambah dalam kehidupan bisnis saat ini. Pentingnya menambah wawasan dan pengetahuan di dunia digital terpapar nyata di hadapan kita. Segala ilmu yang berkaitan dengan dunia digital telah membuat kita yang hidup di alam nyata sibuk bermanfaat, berkompetisi meraih ilmu namun terus berkolaborasi agar saling mengisi agar kita semakin berdaya. Bloggercrony Community tentunya tidak mau ketinggalan jika berkaitan dengan hal ini, dan salah satu cara berperan di dunia teknologi digital saat ini adalah berperan menjadi bagian acara “Connect” sebagai Event Partner. Tentunya kesempatan seperti ini juga tidak saya lewatkan dong, sebagai blogger serta pelaku usaha di dunia digital saya langsung menangkap kesempatan memperluas wawasan dan pengetahuan dalam event yang diselenggarakan di Hall B Convention Center tanggal 30 – 31 Oktober 2019. Bersama Bloggercrony Community saya hadir di hari ke-2 penyelenggaraan event yang ber-tagline “Empowering Indonesia’s Digital Economy through Innovation & Collaboration”.


Di acara Connect 2019 (Diorganisir oleh Traya Indonesia dan KITATAMA) merupakan kesempatan kita untuk bertemu dan terhubung dengan mereka yang berkecimpung di dunia digital entrepreneurs, pembuat kebijakan, tech startups dan berbagai perusahaan. Tujuan dari konferensi ini adalah membantu berbagai bisnis dengan penggunaan teknologi. Segala issue yang berhubungan dengan digital ekonomi, seperti e-commerce, digital marketing, payments dan logistik dieksplore. Sedangkan dengan mengikuti talkshow dari para ahlinya akan memberikan inspirasi agar kita dapat bergabung dalam networking serta memiliki lebih banyak ide dan lebih terbuka peluang bisnisnya.
Jam 10 - 11 pada tanggal 31 Oktober 2019 kami mengikuti class bertajuk “Synergistic Collaboration among Corporates, Startups, SMEs & Government”.  Narasumber pada class yang diadakan di main stage atau panggung utama Connect 2019 adalah Hery Sofiaji (AVP Micro Development and Agent Banking Group Bank Mandiri Tbk), Joddy Hernadu (EVP Digital & Next Business Telkom Grup), Agung Bezharie (Co-Founder/CEO Warung Pintar). Hery Sofiaji sebagai pembicara pertama menjelaskan topik dengan tajuk ‘Fintech, Tantangan dan Peluang Bagi Bank’. Dengan lugas dan jelas Hery sebagai perwakilan bank nomor 2 di Indonesia menjabarkan keterkaitan fintech versus bank. Langkah yang di ambil Bank Mandiri saat ini adalah berkolaborasi sekaligus berkompetisi dengan fintech industry. Terbukti pada bank BUMN ini telah berkolaborasi dengan banyak e-commerce, digital entrepreneur atau fintech yang kini banyak bermunculan. Gambaran produk yang telah diciptakan adalah permodalan Bank Mandiri melalui fintech untuk SME (mikro, kecil, menengah). Bahkan juga memberi modal sebagai saham ke 13 fintech. Intinya bahwa Bank Mandiri adalah bank pemerintah yang masuk di dunia digital dengan membantu membangun fintech.
Pemberi materi berikutnya adalah Joddy Hernadu sebagai perwakilan dari Telkom Grup yang menyampaikan bahwa Telkom sebagai BUMN telah membangun “Rumah Kreatif BUMN” yang banyak memberi pinjaman dan memberi bimbingan kepada pelaku SME. Rumah Kreatif BUMN telah memiliki inkubator bisnis yang tersebar di kota Bandung, Jogjakarta, Jakarta dan Makassar. Untuk hal lebih lanjut dapat diketahui informasinya melalui indigo.id
Agung Bezharie yang merupakan CEO Warung Pintar bercerita tentang kondisi warung-warung kecil yang sangat banyak di Indonesia. Mereka masih melakukan kegiatan usahanya dengan system yang sangat manual atau dapat dikatakan “kuno” karena mereka masih menggunakan catatan atau perhitungan keuangan dagang di balik bekas kertas rokok. Banyak diantara mereka yang tidak konsisten dalam melakukan usaha serta tidak memiliki finansial akses. Produk Warung Pintar adalah ‘tools education’ yang memberi bimbingan dan pelatihan bagi warung-warung kecil tersebut untuk mendapatkan akses lebih luas. Websitenya adalah warungpintar.co

Monday, 5 August 2019

Menata Rumah Mungil dan Meja Kerja Generasi Millenial

Indonesia Properti Expo hadir kembali di tahun 2019! Sebuah pameran besar properti yang hampir setiap tahunnya Saya kunjungi untuk survey dan mengantar saudara dan kerabat yang berniat membeli properti. Sudah  sekitar 3 – 4 properti kami beli di pameran yang kami kunjungi di JCC setiap tahunnya. Saya yang telah bertempat tinggal di tengah kota Jakarta tetap sangat tertarik untuk hadir dalam Indonesia Properti Expo karena keluarga kami memiliki kegemaran mengumpulkan  instrumen investasi di properti. Selain itu kami gemar menata decor rumah agar rumah selalu nyaman dan aman. Proyeksi Saya kedepan salah satunga juga memiliki banyak properti untuk disewakan oleh nomaden citizen atau traveler. Seperti system yang dilakukan oleh AirBnB. Tentunya tipe rumah mungil atau unit studio/2 rooms apartemen yang akan Saya investasikan di sektor properti, karena model caravan atau tiny house belum popular di Indonesia.


IPEX 2019 berlangsung tanggal 27 Juli hingga 4 Agustus 2019. IPEX 2019 bernama Pesta KPR BTN. BTN, bank BUMN yang sejak zaman orang tua kita memiliki company branding sebagai pemberi KPR bagi rumah mungil (dahulu terkenal dengan istilah RS atau Rumah Sederhana), tahun ini menjadi sponsor utama Indonesia Properti Expo. Walaupun generasi millenial adalah generasi yang gemar bertualang dan nomaden, janganlah pernah mengabaikan pentingnya kepemilikan rumah. Sekecil apapun rumah tersebut, maka kita harus memilikinya. Dengan memiliki rumah maka kita akan memiliki kesempatan beramal baik kepada sesama, misalnya kehidupan rukun bertetangga, memuliakan tamu, merawat rumah hingga rumah menjadi “rumahku surgaku” yang kesemuanya dapat menjadi ladang amal kebaikan kita dan kesempatan tersebut dapat kita raih apabila kita memiliki rumah. Dalam setiap kali penyelenggaraan IPEX banyak promo bertaburan, yang ditawarkan antara lain : DP 0% , FREE biaya administrasi, FREE AJB, FREE biaya KPR, bayar DP langsung huni, subsidi KPR hingga BELI APARTMENT GRATIS APARTMENT!


Alhamdulillah, kesempatan menghadiri IPEX 2019 bersamaan dengan acara Talkshow & Blogger Gathering bertajuk “Serba Serbi Menata Rumah” dengan pembicara Zata Ligouw menyajikan topik Tip & Trick Menata Ruang Kerja Di Rumah dan Adelya Vivin dengan topik  Tip & Trick Menata Rumah Mungil. Sebagai moderator adalah blogger sekaligus founder ISB, Ani Berta. Talkshow ini berlangsung di hari ke-5 IPEX 2019.

Tuesday, 29 November 2016

Blibli Bloggers Day Out at IMBEX 2016

Blibli.com Bloggers Day Out berlangsung di hari ke-2 Indonesia Maternity, Baby and Kids Expo 2016 . Riuh dengan keramaian balita dan keluarganya. Bukan sekedar bersama kedua orang tuanya! Kakek, Nenek, Bibi, Paman, Sepupu, dan lainnya turut memeriahkan pesta keperluan Ibu hamil, bayi dan anak-anak yang sudah diselenggarakan untuk kesekian kalinya. 30-an Blogger diundang oleh Blibli.com untuk menghadiri acara ini.

Flight to Blibli.com Booth :D

Suasana sekitar Jakarta Convention Center sangat ramai. Begitu melakukan registrasi di meja VIP Registration , saya menuju booth blibli.com dan kemudian bergabung dengan bloggers lainnya yang telah berada di depan Panggung Utama IMBEX 2016 . Pada hari itu blibli mengadakan 3 aktifitas, yaitu :
  • Pukul 14.00 – 14.45 Introduction Inglesina (Fashion Show and Stoller Auction) Diperagakan oleh 3 model non-Indonesia, ditampilkan 3 baby stoller yang di lelang. Harga Iglesina pertama berwarna broken white harga jualnya Rp 19 juta-an, hari itu terjual Rp 6 juta-an.
  • Pukul 15.00 – 15.45 Classy Carriers for Mom and Dad (Fashion Show oleh I-Angel, Monstore, DuaPola, Heyboy dan PMC) . Wah, seru banget deh lihat Mamah dan Papah muda menggendong anak balita-nya dengan menggunakan gendongan balita tersebut. Tentunya sangat praktis dan aman. Para Papah-pun semakin terlihat macho menggendong anak-anaknya.
  • Pukul 16.00 – 16.45 Fit Moms (Exercises with Baby oleh I-Angel) Saya tidak sempat menyaksikan acara ini. Menurut informasi dari teman blogger lainnya, acara ini senam oleh Mama-Mama bersama bayi mereka.

Thursday, 17 November 2016

Sudahkah Kita Peduli Terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Industri Konstruksi ?

Hadirin Blogger Gathering dan Sosialiasi K3 Konstruksi bersama PU (Dok.Infrastucture Asia)
Pembangunan dan pengembangan infrastruktur merupakan pemandangan yang sangat mudah kita jumpai di berbagai daerah Indonesia. Sebagai masyarakat awam yang melintas di area pembangunan tersebut kita terkadang tidak memperhatikan alat-alat keselamatan di sana. Lebih parahnya banyak yang tidak peduli dengan rambu-rambu yang dipasang oleh pihak pembangun atau pengembang proyek tersebut. Sebagai anggota masyarakat kita juga harus turut mengutamakan keselamatan di proyek-proyek tersebut loh! Apalagi saat ini banyak proyek yang tengah di garap oleh pemerintah. Di depan rumah saya saja sedang dibongkar aspalnya untuk pekerjaan yang menurut para pekerja-nya adalah proyek saluran air agar penduduk Jakarta terhindar dari banjir. Tidak dapat dihindari saya harus melewati proyek tersebut dan berhati-hati apabila tiba – tiba muncul tumpukan beton dan alat berat di depan saya.

Tanggal 9 – 11 November 2016 di Jakarta Convention Center diadakan Konstruksi Indonesia 2016, dengan tagline Indonesia’s Complete Solution For The Construction Industry , Kementerian PU dan Perumahan Rakyat memberi sosialisasi kepada masyarakat dan blogger mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Tentunya aktifitas sosialisasi ini sangat memberi manfaat bagi berbagai pihak, apalagi Kementerian PU dan Perumahan Rakyat dahulu seringkali “diocehi” oleh masyarakat awam seperti saya, misalnya pada saat menghadapi jalanan yang rusak parah dahulu kami selalu teriak,”Duh, PU gimana sih nih? Jalanan rusak seperti ini kok tidak dibenahi!” ... Maafkan kami,PU! :)  Kini sebagai blogger saya seringkali mendapatkan edukasi dan sosialisasi dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, oleh karena itu sebagai blogger harus melanjutkan edukasi dan sosialisasi ke masyarakat melalui tulisan agar kita sebagai masyarakat awam juga dapat lebih memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di area konstruksi yang saat ini begitu dekat dengan kehidupan kita. Walaupun perusahaan – perusahaan konstruksi yang mengerjakan proyek tersebut pasti sudah memliki aturan standar K3 yang harus mereka lakukan. Ini kewajiban jika mereka ingin mengajukan tender proyek tersebut! Perlu diketahui pula bahwa bidang konstruksi adalah pekerjaan paling berbahaya.
Kalimat Keselamatan dan Kesehatan Kerja bagi saya bukanlah hal yang asing. Salah satu sahabat saya bekerja di bagian K3 di perusahaan tambang dan sepupu yang tinggal serumah lulusan Fakultas Kesehatan Masyarakat jurusan K3 dari universitas negeri di Jawa Tengah kini bekerja di BPJS Kesehatan. Berdasarkan inilah seringkali mengalir cerita mereka tentang istilah K3. Bahkan sahabat saya beberapa kali bercerita dirinya mengadakan simulasi kecelakaan, seperti kebakaran tanpa memberitahukan kepada pegawai-pegawai yang ada di sekitarnya. Seru yach?!
Akhirnya pada tanggal 11 November 2016 saya menyimak langsung penuturan mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat. Simak bersama ya sebagai pembelajaran kita agar selalu mengutamakan K3.

Tuesday, 19 February 2013

Indonesia Fashion Week 2013 : Fashion Show Ibu & Anak #6

Indonesia Fashion Week 2013 Hari Kedua 15 February 2013
Muslim Wear
Plenary Hall JCC : Infinitely Covered

Dalam Fashion Parade ini ditampilkan beberapa karya dari lebih 30 Desainer busana muslim. Diantaranya 2 Desainer yang merupakan ibu dan anak kandung.
Sang Bunda adalah artis penyanyi papan atas di era tahun 70-an yang gaya-nya bak Lady Gaga ketika itu :) Hingga Sang Bunda mengambil sekolah mode di London Inggris. Boleh dikatakan beliau adalah Pelopor Bisnis Busana Muslim di Indonesia yang karyanya tidak saja dipasarkan di Indonesia melainkan juga hingga ke Rusia dan Amerika Serikat. Beliau adalah : Ida Royani ,  karyanya muncul sebagai awal dari Fashion Parade di hari kedua Indonesia Fashion Week 2013.

"Ida Royani : Gems From The East"



"Jenahara Nasution : The Tuareg"

Dari pernikahan Ida Royani dan Keenan Nasution (Musisi) melahirkan anak, dan salah satu anak mereka adalah Jenahara Nasution yang kini juga aktif di dunia fashion Muslim. Jenahara yang kini juga sudah menjadi seorang Ibu adalah President Hijabers Community Pusat, komunitas hijabers yang memiliki pengaruh dalam dunia fashion bagi muslimah belakangan ini.



Indonesia Fashion Week 2013 : Biru Jingga #5

Di booth C-108 Cendrawasih Hall saya menemui salah satu Exhibitor Indonesia Fashion Week 2013 yang merupakan teman lama ketika kami aktif di WWF. Sejak setahun belakangan ini teman saya yang lulusan FEUI ini berkecimpung di dunia kreatif, sebagai  Accessories Designer.


Imelda Suryani yang kini terjun di dunia bisnis dan membangun usaha berlabel :  
Biru Jingga
Saat berlangsungnya Indonesia Fashion Week 2013 "Biru Jingga" mulai memamerkan dan tentunya memasarkan karya-karya bersama dengan partner-nya.
Dr.Hertati Natasuminta,MSc yang memegang label Bedsndesign mengajaknya untuk berperan serta dalam event fashion terbesar di Indonesia ini.





Konsep perhiasan yang sederhana dan cantik. Berusaha menampilkan Indonesia melalui bahan-bahan dan tema-temanya. Awalnya Biru Jingga hanya membuat kalung kreasi batik dengan kombinasi manik, namun kemudian membuat kreasi-kreasi lain yang bisa dipakai harian oleh para pekerja kantoran untuk padupadan busana kerja mereka.
Biru Jingga sebisa mungkin memakai manik lokal buatan Jombang yang cantik dalam setiap kreasinya, pada setiap hasil kreasi diberi nama sesuai idenya. ide-ide yang terus berkembang seiring dinamika waktu dan tema."

Indonesia Fashion Week 2013 merupakan langkah awal yang besar bagi "Biru Jingga" untuk berperan serta dalam kemeriahan dunia fashion di Indonesia, bahkan di dunia.

Untuk mendapatkan koleksi "Biru Jingga" yang ekslusif ini dapat menghubungi berkunjung ke facebook-nya : Biru Jingga atau langsung ke owner-nya di 08128120776

Monday, 18 February 2013

Indonesia Fashion Week 2013 : Main Lobby Stage #4

Selain Plenary Hall yang merupakan stage paling "gambreng" diantara arena acara yang berlangsung selama Indonesia Fashion Week 2013, begitu memasuki entrance maka kita dapat melihat "Main Lobby Stage" yang dapat diikuti oleh semua pengunjung.
Saya hanya sempat mengikuti 2 acara di Main Lobby Stage ini.

Hari Pertama 14.30 - 15.30 : Nova Kreasi Sarung by Irna Mutiara
Workshop Mengkreasikan Sarung


Pada saat workshop berlangsung pengunjung dibagikan goodiebag dari tabloid Nova.

Hari ke-2 16.30 - 17.30 : Hijab Clinic by Zoya

Launching produk kecantikan BB Cream by Zoya 


Hijab Clinic : 2 style hijab, Turban en Jilbab Segi Empat


Vocalis Muslimah Pemenang Festival Muslimah 2012 

Diantara Pengunjung yang Menyaksikan Hijab Clinic ada Model/Peragawati/Artis Papan Atas yang kini juga terjun ke Politik, Mrs.Marisa Haque dengan rekan sesama model,desainer dan pelaku industri fashion seangkatannya. Waw deh, biar usia nyaris setengah abad, tetapi energi dan aura-nya sangat "cling" :)

Saturday, 16 February 2013

Indonesia Fashion Week 2013 : Snapped Blossom #2

Indonesia Fashion Week 2013 Hari Pertama 14 February 2013
Plenary Hall JCC : Avant Garde, Cocktail & Party

Snapped Blossom by Nefrin Fadlan


 Saya : "Wah, sepatu yang di pakai peragawatinya lucuk-lucuk.Warnanya gue banget!Pengen motret deh,tp camera yang daku bawa camera pocket.Duh!"

Baru terlintas pikiran seperti itu, tiba-tiba salah satu Peragawati berjalan tanpa alas kaki dan menenteng sepatu yang tadi PAS yang saya ingin potret. Hah? What coincidence!


Indonesia Fashion Week 2013 Hari Ketiga 16 February 2013
Cendrawasih Hall JCC : C-077

Saya dan Silvy berkeliling Cendrawasih Hall. Silvy baru saja memesan sepatu di salah satu stand. Tatapan mata saya terpaku dengan sepatu di beberapa stand dengan warna yang ceria.
Silvy : "Nce, ini sepatu cocok banget deh warnanya untuk baju pengantinku nanti."
Penjaga stand menjelaskan bahwa sepatu tersebut diperagakan pada hari pertama parade fashion show.Saya pikir pasti saya tidak menyaksikan saat sepatu tersebut diperagakan karena saya hanya 1 jam berada di Plenary Hall saat itu, dan tidak ada peragaan khusus sepatu.


Tanjung Barat 16 February 2013

Amel melihat foto-foto IFW 2013 yang ada di camera saya.
Saya : "Ini foto sepatu yang kata Silvy cocok sama baju pengantennya nanti..."
Amel : "Ini sepatu khan yang difoto kemarin...."
Saya : "Loh iya ya?"
Amel : "Nih, zoom aja...sama khan?"
Lagi "What Coincidence!"

Padahal khan banyak ya sepatu yang diperagakan di Indonesia Fashion Week 2013...


Monday, 18 June 2012

Mahakarya Ahmad Dhani Dewa 19

Sempat terlintas di pikiran saya untuk menyaksikan konser Ahmad Dhani Dewa 19, tetapi nggak ngoyo sih untuk mendapatkan tiket-nya. Saya khan kini bukan tipikal orang yang bekerja keras untuk mendapatkan sesuatu, jadi setiap memiliki keinginan maka saya menabungnya dalam pikiran alam bawah sadar. Kesannya memang absurb untuk terwujud, namun hal ini seringkali (keinginan itu) terjadi dalam kehidupan saya. Kali ini terbukti lagi, saat sedang memperhatikan timeline dan berita tiket sold out sehingga banyak penggemar musik Indonesia yang mencari tiket kesana kemari, handphone saya berbunyi.

Penelpon : An, nanti malem mau nonton Mahakarya Ahmad Dhani......*kalimat lanjutannya nggak saya dengar.
Saya        : Maaauuuu ddoooong....*nyamber.
Penelpon  : Iya , bintang tamunya Afgan nih.
Saya        : Iya...iya...mauuu...ada berapa tiket? *masih nyamber gak sabar.

Pukul 18.45 saya  berada di depan JCC. Yang pasti sudah ramai oleh calon penonton dan calo. Kali ini si calo nggak nawarin saya untuk membeli tiketnya, tapi mereka justru ingin membeli tiket dari saya. Yeee, ngajarin jadi calo aja nih! Gawat juga kalau sampai tergoda...hehehe.Sebenarnya sih nggak jadi calo disini tiket saya pasti udah direbutin sama teman-teman kalau pasang status di FB atau mention twitter seseorang...hahaha,makanya males banget deh kalau nulis status di FB,contohnya waktu konser 25 Tahun Kahitna (Eh,tapi saya ikhlas kok waktu itu :))
Saya berdiri dekat gerombolan Officially Broadcaster konser tersebut. Setelah 2 tiket Tribun terpegang saya dan Ika masuk ke dalam barisan pintu masuk kelas tribun. Sebenarnya saya ditawarin tiket kelas Festival, tapi saat itu saya berniat menyaksikan konser sambil mengenang satu masa terindah dalam kehidupan sambil duduk dengan manis. Lagi nggak niat nonton berdiri pecicilan. Antrian di barisan penonton tribun membuat Ika berkeringat dingin dan nyaris pingsan. Hah??? Secara gituh si Ika umurnya masih 23 tahun. Alhamdulillah saya malah merasa segar bugar dan semangat di antrian yang meliuk-liuk. 
Sedangkan Mpok Yuli yang dulu memproklamirkan diri bahwa "Nonton konser adalah pekerjaan utama, sedangkan ngantor adalah pekerjaan sambilan" justru 'kalah' dengan meeting kantor sore itu. Padahal sebelumnya untuk konser kelurahan atau mall aja biasanya sudah nongkrong di depan stage saat si artis masih check sound :)) Eeeeh, sekarang kok untuk konser yang tingkat dewa Mpok Yuli malah mau dateng mepet waktu sih?
Saat masih dalam barisan, kakak saya menelpon , miskol. Saya telpon balik, en beliau mengatakan : "An, aku akhirnya nonton juga nih di kelas Diamond. Kalau ada apa-apa telpon ke aku aja yaa."  Yeaay, akhirnya kakak saya nonton juga, padahal niat semula hanya "melongok" anak-anak buahnya yang bertugas dalam acara ini.
Iiih, kebanyakan curcol-nya nih. Kapan mulai cerita tentang konser-nya?! ;-p



Oke...Oke...konser di mulai pukul 21.Penonton sempat sorak-sorak nggak sabar, kemudian bertepuk tangan pada saat di layar besar Ahmad Dhani mengenakan dress ala Bung Karno sambil menyanyikan lagu nasionalisme-nya.


Tiba-tiba barisan tentara muncul di stage, kemudian Agnes Monica tampil disusul Mulan J yang membawakan 'Makhluk Tuhan Yang Paling Seksi'. Setelah usai kembali barisan tentara hadir di stage disusul pasukan marching band Akabri. Ternyata di barisan belakang ada Dhani beserta para pengiringnya. Ada Ari Lasso juga, yang langsung masuk ke Restoe Boemi. Mantap, seakan terbang ke masa lalu dibawa ELANG.Dhani mengaku terharu saat lagu tersebut berlalu. Saya sih nggak sempat lihat dia menitikkan air mata. Hahaha, takut di-cap air mata buaya kali yaa ;-D

Next performance, bukan kenangan masa lalu yang tampil, justru masa depan yang terlihat di mata bathin saya dengan masih membawa bekal dari masa lalu #jleb! Penampilan Dul, anak bungsu dari Bapak Ahmad Dhani dan Ma'E ;D So sweet deeeeh...bikin saya jatuh cinta sama anak yang satu ini. Blah, ternyata gue masih gak tahan goda-an dengan permainan piano yak? ;-p Kayaknya sih bakal seumur hidup...(Oh GOD, di surga ada Grand Piano and Harpa khan? Kalau nggak ada, mending saya di dunia aja deh, jatah surga saya kasih ke orang yang nggak suka dengan 2 alat music itu ). Dul bersama ayah-nya mengiringi Om Ari Lasso yang menyenandungkan Cintakan Membawamu. Meleleeeeh saya mendengarnya...:) Dul memainkan piano dari hati yang lugu. Hiks, jadi mau belajar piano lagi neh...tapi pasti saya harus berlatih ekstra keras untuk mendapatkan aura hati seperti anak ini. Selang beberapa lagu, Si Dul kembali ke stage bersama kedua kakak dan sepupu-nya. Lagi-lagi penonton dibuat terpukau oleh performance mereka. Sepupu mereka menyanyikan lagu Black Dog dengan lantang en nggak asal teriak. Kemudian intro lagu The Final Countdown-nya Europe masuk...hehehe, mereka memainkan 'Aku Bukan Superman'.Huhuhu...semoga kalian menjadi anak-anak yang sholeh, berprestasi dan memiliki keyakinan yaaa....Sebenarnya melihat kedua orang tua-nya mereka adalah orang tua yang cerdas dalam mendidik anak, masing-masing memiliki prinsip, namun ya karena satu hal mereka akhirnya berpisah. Bukan hal aib seperti yang diberitakan infotainment , tapi...aaah saya kok malah ngebahas rumah tangga orang lain sih? ;-p

GEMINI Night
Yaa, malam ini saya menemukan aura Gemini di konser Mahakarya Ahmad Dhani Dewa 19. Beberapa kali Dhani mengatakan bahwa bintangnya adalah Gemini. Menyatakan kehebatan Gemini bersama Titi DJ dan Afgan yang berkelahiran 27 May, sama dengan tanggal lahir saya.Demikian pula dengan Once yang terlahir 21 May. Sayangnya Reza yang sebenarnya juga diva "didikan" Dhani tidak menjadi bintang tamu, padahal lagu Keabadian ciptaan Dhani yang dia populerkan dibawakan malam ini oleh Kamasean, finalis Indonesian Idol 2012.Reza Artamevia si Gemini kelahiran 29 May. Proud to be Gemini daaah, soale banyak orang Gemini yang lahir sebagai manusia hebat - khususnya di dunia kepemimpinan dan seni. Bung Karno, RI 1 berbintang Gemini juga "hadir" di konser ini. Aaah, pokoknya aura Gemini banget ! Tapi nama album "Gemini" sudah dipakai oleh Katon Bagaskara en Sherina, 2 makhluk Gemini beda gender dan generasi namun sama dalam kejeniusan berkarya.
Gemini Lady, Titi DJ membawakan lagu yang ia populerkan beberapa tahun lalu. Kalau gak salah lagu ini pernah jadi soundtrack-nya satu sinetron masa Dessy Ratnasari deh ;-D Aura Gemini sangat saya rasa-kan saat Afgan menyanyikan lagu yang juga pernah dinyanyikan almarhum Chrisye, Brian Knight (Weeei, kenapa nggak sekalian nyanyi One Last Cry aja sih, biar saya meleleh dengan iringan keyboard-nya Duo Gemini ini??) and Risalah Hati...huhuhu...lirik lagu-nya "gueee baanggeeettzz.."...yeah, diatas love masih ada belief...."Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku walau kau tak cinta....."
Titi DJ dan Afgan, 2 penyanyi favorit saya beda gender dan generasi, namun seolah dipersatukan oleh aura kembar. Pada konser kali ini juga penyanyi favorit saya sejak SD menjadi bintang tamu, VINA Panduwinata! Si Leo bertanggal lahir sama dengan pria yang paling saya cintai dan mencintai saya di dunia dan Insya Allah akhirat. Inget banget deh, saat SMP kalau nge-"break" di udara saya menggunakan nama Vina karena nge-fans-nya dengan Mami yang satu ini. Selain menyanyikan karya Ahmad Dhani Mami cantik menyanyikan lagu hits Di Dadaku Ada Kamu...kalau gak salah yang nyipta'in Dodo Zakaria, musisi mantan suami penyanyi Dian Mayasari yang lahir tanggal 27 May (juga!).

Agnes membawakan lagu PUPUS dengan total, tapi saya kok nggak sreg ya kalau cewek yang nyanyi'in lagu ini .Karena selama ini yang nyanyi lagu ini di depan saya cowok mulu sih ;p Lagipula kok dress yang dipakek Agnes malah ala2 Miss.Sesuatu ;D


Duo Ari Lasso dan Once


Di penghujung konser Ari Lasso kembali menyanyikan lagu-lagu Dewa 19 di era-nya. Yang bikin penonton bersorak adalah saat ia menyanyikan lagu Kangen! Cihuy! Biarpun lagu ini pernah dinyanyikan lagi oleh Almarhum Chrisye dan Sophia Latjuba, tapi tetaaaap aura-nya berbeda. Ini nih, lagu penghantar saya bobo saat awal kuliah di New Zealand. Sok kangen sama yang nun jauh disana, en akhirnya malah jadian sama yang deketan, tapi lagu tetap jadi lagu kebangsaan di mobil saat berangkat dan pulang kuliah. Kebayang dong, di suhu bawah 5 derajat celcius mendengarkan lagu ini sambil diresapi membelah kota Auckland yang hening. #tssaaah ;p Ari Lasso nyanyi'in-nya jadi agak-agak makan gaji buta nih...hahaha,soale tuh hampir semua penonton nyanyi lagu ini dan si vocalis senyum-senyum doang. Ah lihat aja di tipi nanti yak!
Setelah Ari Lasso nyanyi, bergantianlah dengan Once. Di pinggir stage kedua Om ini berpelukan ala Telletubis. Om Once-pun menyanyian "Arjuna"....aaawhaaa....yang mencari cinta.Di akhir bergemalah Separuh Nafas yang benar-benar bikin separuh nafas saya berhenti kalau saya sampai duduk diam manis di kursi. Langsung saya berdiri joged-joged. Nggak cuma penonton yang joged-joged sambil ikutan nyanyi. Itu semua pemain musik pada berhenti memainkan alat musik-nya dan langsung ikutan goyang nggak karuan. Dicuekin tuh peralatan music-nya...Syeet dah.Selesai lagu tersebut, penonton teriak-teriak minta lagu lagi walaupun semua sudah tidak berada di stage dan lampu stage sudah tak menyala. Saya sih duduk dengan tenang, penuh keyakinan bahwa mereka akan muncul kembali untuk menyanyikan lagu 'Engkaulah Satu Satunya". Bukan karena dapat bocoran, tetapi judul lagu ini khan pernah difilmkan - film yang menceritakan tentang BalaDewa (Saya link ke blog yang saya nonton film ini ya) So gak mungkinlah kalau nggak dinyanyikan...
Tuuuh khan, mereka akhirnya kembali ke stage and keyakinan saya terbukti bahwa mereka menyanyikan lagu ini. Jadilah saya bukan sekedar joged, tapi lompat-lompat, dari gerakan mukul-mukul sampai gaya petinju...ingat gaya-nya Tante Farida Feisol di video klip, ibu dari Drummer Dewa saat itu (Wong Akhsan). Duo vocalis menyanyikan bersama...Ah sayang ya, Wong A dan Tio Nugros nggak ikutan, padahal 2 lagu terakhir yang dibawakan Once saya suka banget pukulan drum-nya. Oh iya, Edwin juga gak ada yaa...

Note :
  • "Heh??Dilarang motret? Sorry,baru baca peraturannya setelah di rumah ;p Lagipula bukan pakek camera pro kok, en hasilnya juga gak gede karena saya khan duduknya nun diatas sana. Diatas Dewa masih ada saya." Maaf yaa... :)
  • Nggak ada MC yang ngasih tauk pengumumannya sih, tapi tanpa MC aja Om Dhani benar-benar bisa menghidupkan acara. MC yang tidak profesional, tapi sanggup "menuntun" acara selama 4 jam dengan cuap-cuapnya.
  • Sumpe dah, nonton konser ini saya nggak jadi galau loh - walaupun lagu-lagunya banyak yang disukai mantan saya saat tidak berada di Indonesia.