Sunday, 17 June 2018

Membeli Istana Surga Secara Online di Blibli.com



Bulan Ramadhan 1439 H telah kita lalui dengan keharuan yang mendalam. Bulan penuh rahmat, ampunan yang bahkan di dalamnya terdapat 1 malam yang lebih indah dari malam 1000 bulan telah kita lalui bersama. Insya Allah segala amal ibadah kita selama bulan tersebut diterima Allah Swt dan kita kembali mulia laksana bayi yang terlahir di dunia. Aamiin....
Apa saja yang telah kalian kerjakan di Ramadhan 1439 H? Tentunya kalian sangat memanfaatkan kesempatan dengan segala kebaikan serta berbagi kebahagiaan kepada dunia bukan? Kalau saya sih “yess”. Alhamdulillah, walaupun ini Ramadhan pertama tanpa di Ibu (Karena Ibu saya meninggal dunia di akhir bulan Januari 2018), namun saya sangat memanfaatkan bulan suci ini dengan menebar kebaikan semata karena Allah Swt. Saya harus tetap bahagia walaupun Ibu telah mendahului saya ke alam perjalanan berikutnya menuju pulang ke kampung kami, yaitu kampung akhirat surga nan indah penuh kebahagiaan. Justru saya harus berbagi kebahagiaan ke lebih banyak orang yang merupakan salah satu cara agar saya kembali dipertemukan dalam kebahagiaan bersama kedua orang tua dan saudara-saudara kami yang telah mendahului kami.
Saya berniat untuk membeli istana di surga bagi kedua orang tua dan keluarga lainnya. Terdengar mustahil? Jangankan membeli istana di surga, sedangkan membeli rumah di dunia saja kerepotan menyicil KPR-nya....Itukah yang terlintas di benak sebagian masyarakat kita? Hehehe...padahal untuk membeli istana di surga justru terasa lebih ringan, bahkan membahagiakan diri kita sendiri juga loh!

Dok.repstatic

Membeli Istana di Surga Dengan ZISWAF
ZISWAF seakan merupakan mata uang untuk membeli istana di surga-NYA. Belum tahu apa itu ZISWAF? ZISWAF adalah Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf. Aktifitas filantropi , yakni berdonasi terutama kepada mereka yang berhak memerlukannya. Bersedekah ke pengemis di jalanan atau yang nongkrong di rumah-rumah ibadah dengan wajah memelas? No, BIG NO. Menurut info terpercaya pengemis di jalanan kota-kota besar telah tersistem terorganisir. Pengemis diberi wilayah operasional dan menyetor kepada preman dan oknum tertentu. Seringkali mereka menzhalimi anak-anak, memanfaatkan agar orang-orang kasihan dan memberinya uang. Sudahlah, yang seperti ini, andaipun kita jatuh iba maka yang terbaik adalah memberi mereka makanan dan minuman saja. Jangan uang. Kalau kita terus memberi ke mereka, maka kita memakmurkan preman dan oknum tertentu tadi. Percaya tidak jika ada mereka ada yang memiliki deposito diatas Rp 100 juta, Honda CRV dan masih banyak lagi simbol kemakmuran yang mereka miliki. Hih,mendingan kita bantu pedagang kecil atau penjual jasa deh daripada memberi uang ke pengemis terorganisir ini.
Kalau saya pribadi dan menyarankan agar kita sebaiknya berdonasi melalui lembaga-lembaga terpercaya yang secara berkala arus keuangannya di audit oleh lembaga profesional.
Nah inilah yang saya tingkatkan “transaksi”-nya di “Kebaikan Ramadhan”. Berbagi kebahagiaan melalui lembaga-lembaga filantropi terpercaya. Penerima donasi-nya juga pastilah telah disurvey dengan akurat. Masyarakat pra-sejahtera sesungguhnya tanpa drama seperti pengemis jalanan. 

Sunday, 10 June 2018

Dengan CekKLIK Pangan Lebaran Kita Akan Aman

Menjelang hari raya swalayan dan pasar pasti ramai dengan promo produk makanan dan minuman sebagai bahan baku pangan dan parcel yang akan dihadiahkan kepada relasi kerja/bisnis, teman, kerabat atau keluarga. Ketika Ayah saya masih bersama kami di dunia, setiap menjelang Lebaran rumah kami pasti ramai dengan aneka parsel kiriman dari network beliau. Jumlahnya puluhan, bahkan pernah mencapai lebih dari seratus parsel. Kami anak-anaknya di malam khusus diperkenankan memilih parsel-parsel tersebut dan membawa-nya ke kamar masing-masing. Dahulu kami memilihnya berdasarkan desain-nya yang bagus serta isi dari parsel tersebut banyak makanan dan minuman yang kami gemari. Alhamdulillah, kami tidak menemukan kerusakan pada makanan minuman di parsel tersebut.
Setelah Ayah meninggal dunia, kami Ibu masih menerima berbagai parsel dari kerabat dan  keluarga kakak-kakak saya yang telah menikah. Tentu jumlahnya tidak sebanyak ketika Ayah masih ada. Yang pasti lebih dari 5 parsel dan terbanyak belasan parsel saja. Saya jarang memeriksa kondisi barang dalam parsel ketika Ibu menerima parsel-parsel tersebut. Tahun ini merupakan pertama kalinya saya berlebaran tanpa kedua orang tua – Ibu saya meninggal di awal tahun 2018, berarti sudah dapat dipastikan semakin sedikit parsel di rumah saya. Saya masih menerima beberapa parsel, tetapi bukan makanan minuman yang dijual di swalayan pada umumnya. Tetapi menjelang lebaran tahun ini justru saya yang harus banyak memberikan parsel berisikan makanan dan minuman kepada security team di perumahan tempat tinggal saya. Di bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran mereka pasti harus lebih baik lagi kerjanya karena penghuni rumah di perumahan kami banyak yang berlibur dan assisten rumah tangga-nya mudik. Mayoritas penghuni perumahan di tempat tinggal kami tidak merayakan Hari Raya Idul Fitri. Tetapi masjid dan area lapangan di perumahan kami menjadi tempat shalat bagi masyarakat muslim yang melakukan shalat Taraweh dan Idul Fitri. Mereka mayoritas mengendarai kendaraan roda empat milik pribadi, sehingga security team perumahan pasti harus lebih banyak mengawasi parkiran mereka. Menjelang Lebaran mereka harus lebih mengawasi rumah-rumah yang ditinggal penghuninya berlibur. Karena inilah saya harus memberikan parsel berisikan makanan terbaik dan sehat agar menunjang pekerjaan mereka dan tetap sehat serta bugar di hari lebaran dan setelahnya.
Alhamdulillah, saya mendapat undangan untuk menghadiri Talkshow “Pangan Aman Lebaran” yang diselenggarakan BPOM RI pada tanggal 5 Juni 2018 di Pejaten Village. Tentunya ini sangat bermanfaat untuk masyarakat umum dan khususnya untuk saya yang sudah berniat memberikan parsel berisikan makanan dan minuman terbaik untuk security team di perumahan tempat tinggal saya.

PASTIKAN PANGAN LEBARAN KITA AMAN
Makanan dan minuman yang kita berikan kepada orang lain dan kita konsumsi sendiri tentunya harus yang terbaik. Harus aman dikonsumsi. Oleh karenanya beruntung sekali dapat mengetahui mengenai CekKLIK. Jika kita ingin membeli atau konsumsi pangan maka pastikan kita mengecek KLIK. 



KLIK adalah :
K yaitu Kemasan : Pastikan Kemasan produk dalam kondisi baik, tidak berlubang, sobek, karatan, penyok, dll.
L yaitu Label : Baca informasi produk yang tertera pada Labelnya dengan cermat.
I yaitu Izin Edar : Pastikan memiliki Izin Edar dari Badan POM. Izin Edar dapat dicek melalui aplikasi android Cek BPOM.
K yaitu Kedaluwarsa : Pastikan tidak melebihi masa Kedaluwarsa.


Sunday, 3 June 2018

Pesta Diskon dan Hadiah di Pameran Terbesar Se-Asia Tenggara, Jakarta Fair 2018

Bloggers Belanja di PRJ , Berburu Harga Promo :D
Jakarta Fair atau sebelumnya juga terkenal dengan Pekan Raya Jakarta merupakan ajang pameran legendaris di pusat kota Jakarta. Bagaimana tidak legendaris jika penyelenggaraan tahun 2018 merupakan gelaran Jakarta Fair ke-51 alias lebih dari setengah abad. Saudara dan kerabat saya yang tinggal di luar Jakarta setiap tahunnya meluangkan waktu berkunjung ke Jakarta Fair. Saya sampai kagum loh dengan antusias mereka meluangkan waktu dari luar kota (Jawa Tengah dan Jawa Timur) demi menghadiri pameran yang berlokasi relatif dekat dengan tempat tinggal saya.
Jakarta Fair Kemayoran merupakan ajang pameran terbesar, terlama dan terlengkap di Asia Tenggara. Nggak heran yach jika saudara-saudara saya bela-belain datang dari daerah untuk mengunjunginya. Beberapa tahun terakhir saya absen tidak berkunjung ke Jakarta Fair Kemayoran karena merasa harga-harga yang ditawarkan tak berselisih jauh dengan harga di pusat perbelanjaan atau marketplace di internet. Hingga akhirnya beberapa waktu lalu seorang teman mengajak saya berkunjung ke Jakarta Fair Kemayoran 2018. Saya tidak menolak ajakannya. Pas banget deh ada beberapa peralatan rumah tangga yang ingin saya beli, tetapi saya agak ragu jika membelinya melalui marketplace. Siapa tahu di pameran ini saya bisa menemukan barang-barang yang akan saya beli.
Menjelang petang hari Sabtu 26 Mei 2018 saya menggunakan jasa transportasi mobil online dari rumah langsung menuju Jakarta International Expo Kemayoran Jakarta Pusat. Jika berkunjung bersama keluarga , biasanya kami membawa mobil pribadi – namun karena saya berangkat ditemani oleh seorang saudara maka saya lebih nyaman menggunakan jasa transportasi online, mengingat seringkali kami sulit menemukan tempat parkir dan macetnya di sekitar area Kemayoran. Bersyukur petang itu area Kemayoran masih lenggang sehingga saya dapat lancar dan turun tepat di depan pintu masuk pameran. Barangkali juga karena hari itu bertepatan dengan bulan Ramadhan, dan Jakarta Fair Kemayoran 2018 diselenggarakan ke-3 kalinya bertepatan dengan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

ANEKA HARGA PROMO DIGELAR
Ketika kami berkeliling Jakarta Fair 2018, saya kaget loh begitu melihat harga-harga promo-nya yang emang besaaar!! Berbagai kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup lainnya benaran diskon-nya. Nggak bohong-bohongan...hahaha....Saya khan lumayan sering tuh membanding-bandingkan harga barang di mall dan di online shop, ternyata di Jakarta Fair 2018 harga benar-benar sangat terjangkau. Harga karpet yang biasa dibandrol diatas 1 juta-an (bahkan lebih dari 2 juta) terlihat hanya Rp 500,000 ,- , bantal brand terkenal yang biasanya dijual dengan harga lebih dari Rp 150.000 saya lihat hanya Rp 50,000 ,-/satuannya.


Berbagai voucher diskon besar-besaran juga bisa didapatkan melalui mobile aplikasi  bernama “Jakarta Fair” yang dapat di download di Apps Store dan Play Store. Melalui aplikasi ini kita bisa mendapatkan ribuan hadiah langsung dan promo dari JD.ID, Lottemart, Matahari, League, dll.
Bahkan kita dapat memenangkan grandprize dari aplikasi ini loh. Hadiahnya sangat menarik,yaitu : 4 unit mobil dan 40 unit motor. Lantas masih ada Undian Kejutan Lebaran. Bagi yang beruntung akan mendapatkan hadiah berupa 5 unit sepeda motor, 5 unit smartphone, 5 unit LED TV, 3 unit voucher belanja Lottemart masing-masing 3 juta dan 2 juta.

Aaah, pasti kamu kepengen juga khan?! Mari kita belanja bareng-bareng ke Jakarta Fair 2018.

Sunday, 27 May 2018

Berawal dari Zakat Kita Menjadi Kaya dan Sehat

Kopi dan Gula, beralih ke produk pemberdayaan DD. Lebih hemat dan sehat!
Kaya dan sehat adalah impian semua orang yang berada di dunia ini. Semua orang hidup pasti mendambakan hidup kaya lahir bathin dan sehat jasmani rohani. Bahwa sesungguhnya Allah tidak pernah menciptakan umat-Nya untuk hidup miskin dan sakit-sakitan. Salah satu buktinya adalah Allah memberikan kewajiban kepada umat-Nya untuk berzakat (Rukun Islam ke-4) dan pergi ke Baitullah menunaikan haji (Rukun Islam ke-5). Rukun Islam ke-1 hingga ke-3 Allah juga seakan menyatakan bahwa hamba-Nya harus memiliki kekayaan bathin dan waktu. Tidak mampu melaksanakan rukun Islam ke-3 berarti kita harus membayar fidyah. Jelas keinginan Sang Mahakaya menginginkan kita untuk kaya dan sehat.
Sayangnya masih banyak orang miskin di Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Kalau menurut Bung Ippho Santosa, Pakar Otak Kanan yang kini sangat mendukung kegiatan wirausaha bersama Dompet Dhuafa, memang banyak orang miskin di Indonesia asalkan bukan kita. Kita harus kaya. Hal yang membuat kita menjadi kaya dan sehat adalah kegiatan zakat, infak dan wakaf (plus sedekah jika kita belum kaya banget secara materi). Tak dapat diingkari, “Perumpamaan orang-orang yang menafkankah hartanya mereka di jalan Allah adalah serupa dengan butir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada setiap butir seratus biji. Allah (terus menerus) melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha luas (karunia-Nya) Lagi Maha Mengetahui.” (QS.Al-Baqarah : 261)

Tuesday, 15 May 2018

Gaya Hidup Sehat Bersama Allianz Sweat Challenge


Bergaya Hidup Sehat di Allianz Ecopark (Dok.Yulia R)
Sabtu di minggu kedua bulan Mei 2018, tepatnya tanggal 12 saya bersama dengan 4 rekan datang ke Allianz Ecopark di kawasan Ancol Jakarta Utara. Ini kunjungan saya kesekian kalinya ke Ecopark Ancol, tetapi ini pertama kalinya sejak penambahan nama “Allianz” di depan nama “Ecopark”. Penambahan nama tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Allianz Indonesia untuk memperkuat proposisi dalam hal kesehatan dengan mendorong orang untuk menjalani gaya hidup sehat. Ya, selain Ecopark memiliki area terbuka hijau berkonsep nature sport edutainment di kawasan Ancol, kini Ecopark menjadi tempat kepada masyarakat Jakarta untuk beraktifitas meningkatkan gaya hidup sehatnya. Allianz Ecopark juga menyediakan beberapa zona dengan fingsi dan fasilitas berbeda-beda seperti zona untuk berlari, jalan kaki dan bersepeda. Di tahun pertama kemitraannya ini, Allianz ingin memberikan tempat dan fasilitas tujuan bagi setiap orang yang ingin memulai  gaya hidup sehat dan juga ingin mengisi waktu berkualitass bersama orang-orang tercinta melalui kegiatan yang dilakukan secara regular di minggu kedua dan keempat setiap bulan. Disamping itu juga diadakan setiap 2 bulan program Tematik yang berkaitan dengan olahraga, kesehatan, budaya, konser atau pertunjukan .

Allianz Sweat Challenge
Meja registrasi ulang sebelum sessie exercise di mulai (Dok.Pribadi)

Di akhir pekan ke-2 bulan Mei 2018 itulah saya bersama 4 rekan hadir di program regular Allianz Indonesia yang diberi nama “Allianz Sweat Challenge”. Allianz Sweat Challenge adalah acara yang dipersembahkan Allianz untuk mengajak Indonesia sehat besama.  Setiap minggu kedua dan keempat Allianz Sweat Challenge diadakan dengan tema olah raga yang berbeda-beda. Pada kedatangan kami itu, kami melakukan kegiatan yoga sekaligus bincang-bincang dengan topik bahasan “Healthy Nutrition During Fasting”. Oh ya, “Allianz Sweat Challenge” ini sudah terselenggara sejak bulan November 2017 dan akan berakhir di bulan Desember 2018.
Aktifitas apa saja saat program reguler ini berlangsung ? Kita dapat melakukan latihan zumba, yoga, pound fit, running exercise dan cardio. Aktifitas ini ada instruktur profesional-nya loh, dan free alias tanpa membayar. Ketika kami mengikuti sessie yoga, semua peserta dipinjamkan matras yoga tanpa dikenakan biaya. Syaratnya memberikan jaminan KTP. 

Gaya Hidup Sehat
Peserta sessie Yoga di minggu ke-2 bulan Mei (Dok.Pribadi)

Monday, 16 April 2018

Idealektika Forum #3 : Jaminan Kesehatan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Mungkinkah jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia akan terwujud di tahun 2019? Atau sekedar mimpi di siang hari nan tak berarti? Waaah, saya sebagai warga negara Indonesia yang baik (hhmmm) merasa optimis loh bahwa Seluruh Rakyat Indonesia mendapatkan jaminan kesehatan dalam ‘Menuju Indonesia Universal Health Coverage 2019’ . Insya Allah...

Pembicara dan Moderator Idealektika Forum #3
Sebelumnya saya ingin bercerita tentang pengalaman keluarga kami dalam mendapatkan  jaminan kesehatan di Indonesia. Tanggal 23 Januari 2018 Ibunda tercinta kami harus dibawa ke rumah sakit, kakak-kakak saya membawa beliau ke Omni Hospital Pulo Mas Jakarta Timur. Rumah sakit ini berjarak hanya sekitar 500 meter dari rumah kami, dan Ibu kami adalah orang yang selalu berupaya agar selalu sehat dengan melakukan tindakan promotif serta preventif. Dengan kesadaran menjaga kesehatannya secara berkala Ibu rutin melakukan check up kesehatan ke Omni Hospital Pulo Mas atau RS Kartika Pulo Mas. Namun beliau sangat menghindari diopname di RS. Prinsipnya jika masih dapat mandi sendiri maka sebaik-baiknya upaya kesehatan yang prima adalah di rumah yang bersih dan terawat. Beliau memiliki asuransi kesehatan dari pemerintah (dahulu ASKES yang kini berubah menjadi BPJS), tetapi jikalau check up rutin seringkali Ibu tidak menggunakan fasilitas tersebut karena menghindari antrian serta biaya check up-nya diniatkan sebagai sedekah bagi mereka yang benar-benar sakit dan kurang mampu. Pada tanggal 23 Januari 2018  pihak rumah sakit menyarankan kami menggunakan BPJS yang dimiliki oleh Ibu. Pihak rumah sakit benar-benar perhatian dan berupaya yang terbaik bagi kesembuhan beliau. Namun, apa daya ruang ICU di Omni Hospital Pulo Mas sedang penuh. Mereka mengupayakan Ibu kami mendapatkan ruang ICU yang tersedia. Selama di ruangan UGD Ibu mendapatkan pelayanan terbaik dari dokter dan paramedis yang terus memantaunya.. Kami anak-anaknya diperkenankan mendampingi dan melantunkan ayat-ayat suci Al Quran, tentunya kami tahu diri dengan menjaga ketenangan pasien lainnya. Pukul 3 dini hari Ibu kami berangkat dengan ambulan menuju RSPAD Gatot Subroto Jakarta Pusat yang dapat menerima Ibu. Dengan pelayanan yang luar biasa baiknya – dari semua dokter, perawat hingga sopir ambulan dan petugas lainnya benar-benar layak diacungkan jempol! Mobil ambulan-nya juga terlihat canggih, peralatan di dalamnya sudah seperti kamar di ICU. Dokter, perawat dan petugas lain turut mengantar Ibu ke RSPAD dan “menyerah terima-kan” pasien secara profesional. Ketika kami menanyakan berapa yang harus kami bayar, ternyata jawabannya adalah “semua sudah beres” alias 0 rupiah! Bahkan mereka menolak tips sebagai ucapan terima kasih dari kami. Masya Allah...sungguh mulia mereka dan semoga Allah membalas perbuatan tersebut dengan kebaikan yang berlipat ganda.
Singkat cerita, akhirnya tanggal 29 Januari 2018 waktu Dhuha Ibunda kami menghembuskan nafas terakhirnya di RSPAD. Selama seminggu dalam perawatan kami menyaksikan betapa baik dan komunikatifnya para dokter, perawat dan petugas lainnya (termasuk pihak security) di RSPAD. Kami benar-benar merasakan dan menyaksikan Ibu mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan terbaik dalam upaya kesembuhannya – apalagi RSPAD merupakan rumah sakit kepresidenan dan petinggi Angkatan Darat RI yang tentunya harus optimal memberikan layanan kesehatan bagi pasiennya. Seperti hal-nya di Omni Hospital Pulo Mas, kami tidak dikenakan biaya sepeserpun dari pihak rumah sakit selain untuk jasa ambulan jenazah dari RSPAD ke rumah kami. Jumlahnya juga sangat terjangkau bagi keluarga  yang sudah mempersiapkan dana untuk pengobatan Ibu kami. Masya Allah...Alhamdulillah....
Dari pengalaman ini saya merasa optimis bahwa jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia bukan sekedar mimpi. Asalkan semua rakyat Indonesia patuh terhadap aturan yang berlaku dalam upaya menjaga diri agar senantiasa sehat.


DISKUSI PUBLIK KESEHATAN : IDEALEKTIKA FORUM #3 (Mimpi) Jaminan Kesehatan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Peserta Diskusi Kesehatan (Dok.Pribadi)
Pengalaman mendapatkan jaminan kesehatan bagi keluarga tersebut menjadi salah satu alasan kuat saya untuk hadir dalam Idealektika Forum #3 yang diselenggarakan Dompet Dhuafa yang berkolaborasi dengan IDEAS, IMZ dan Dompet Dhuafa University. Bertempat di Halal Hotel Sofyan Inn Tebet Jakarta Selatan , hari Rabu 11 April 2018 melemparkan saya pada Idealektika Forum di bulan Desember 2018, dimana saya masih memberikan buah naga merah hasil pemberdayaan Dompet Dhuafa kepada Ibu dan menceritakan mengenai kegiatan Dompet Dhuafa ke beliau. [ Alhamdulillah 3 tahun terakhir ini Ibu mempercayakan Dompet Dhuafa untuk menyalurkan kambing kurban yang beliau donasikan ke pelosok negeri.]
Pada forum ketiga ini narasumber yang hadir adalah : Yusuf Wibisono (Direktur IDEAS), dr. Prasetyo Widi Buwono,Sp.PD-KHOM (Wakil Sekjen PB IDI), Chandra Nurcahyo, SKM (Assisten Deputi Bidang Pengelolaan Fasilitas Kesehatan Primer) dan dr.Rosita Rivai (GM Divisi Kesehatan Dompet Dhuafa). Sebagai moderator adalah Sifing Lestari (Pemberdaya Kesehatan Masyarakat) dan keynote speaker adalah Yuli Pujihardi (Direktur DD University)
Dompet Dhuafa sebagai salah satu lembaga yang berkomitmen dalam upaya memberikan solusi atas permasalahan kesenjangan akses kesehatan. Dompet Dhuafa telah membangun berbagai infrastruktur dan layanan kesehatan serta modal social kesehatan di beberapa kota di Indonesia, dari Aceh, Palembang, Makassar, Papua, Kupang dan 11 kota di pulau Jawa. Semua ini diharapkan mampu membantu pemerintah untuk mewujudkan jaminan kesehatan di berbagai pelosok wilayah Indonesia. dr.Rosita Rivai, GM Divisi Kesehatan Dompet Dhuafa menuturkan,”Layanan Kesehatan Cuma Cuma sebagai salah satu pemberdayaan kesehatan Dompet Dhuafa telah mencapai jumlah penerima manfaat sebanyak 208.232 jiwa. Intervensi dalam program ini lebih banyak kepada aspek promosi dan preventif, hingga mencapai 61,29% sedangkan kuratif hanya 38,72%. Hal ini tentu sesuai dengan semangat Indonesia Universal Health Coverage yang ke depan akan menitik beratkan pada kesehatan masyarakat.”
Selain LKC Dompet Dhuafa juga membangun model wakaf pemberdayaan kesehatan Rumah Sakit melalui mekanisme wakaf produktif sejumlah 8 RS Dompet Dhuafa di Bogor, Lampung, Jakarta, Bekasi, Jawa Timur.

RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa Bogor (Dok.Pribadi)

Friday, 30 March 2018

Ashley Hotel Jakarta , Hotel Bisnis di Lokasi Super Premium Indonesia


Bulan Maret merupakan salah satu bulan yang bersejarah bagi keluarga saya, karena kedua orang tua saya menikah di bulan Maret. Tahun ini merupakan tahun pertama pernikahan mereka kembali bersama, di alam kelanjutan dari dunia fana ini. Maret 2018 mereka bersama melanjutkan perjalanan kehidupan abadi-nya, semoga perjalanan mereka menuju surga-NYA mendapatkan kelancaran dari Allah yang Maha Kudus. Sedangkan kami anak-anaknya juga melanjutkan perjalanan di dunia ini dengan mengisi waktu di dunia dengan segala aktifitas yang bermanfaat baik . Serta semua dari anak cucu kedua orang tua kami menyukai dunia hospitality industry karena sejak kecil orang tua selalu mengajak kami staycation saat malam pergantian tahun baru dan liburan sekolah di luar kota.
Kebiasaan tersebut terbawa kepada kami anak cucunya. Jika kakak-kakak saya bercerita tentang hotel-hotel di Jakarta yang mereka gunakan untuk meeting atau kegiatan kantornya maka kami akan memasukkan hotel tersebut ke dalam list baru yang akan kami gunakan untuk meeting, event atau staycation.  Saya juga memiliki kebiasaan “escape” ke berbagai hotel di sekitar Jakarta untuk menyelesaikan berbagai  tugas tulisan dari media, penerbit atau agency.


Ashley Hotel  di Jalan KH Wahid Hasyim 73 – 75 Jakarta
Suatu sore di bulan November 2017 saya berpamitan kepada Ibu untuk menghadiri acara di Ashley Hotel Jakarta. Saya mendapatkan undangan ini melalui Bloggercrony, salah satu komunitas terkemuka di Indonesia. Ashley Hotel Jakarta merupakan salah satu butik hotel bergaya di kawasan bisnis dan wisata Jakarta dibawah manajemen Prima Hotel Indonesia.
“Ajak kakakmu sana...” sahut Ibu ketika saya berpamitan. Saya diminta mengajak salah satu kakak yang sedang diberi tugas keluarga menjaga Ibu dalam beberapa bulan terakhir.
“Undangan hanya untuk 1 orang, Bu. Lagipula seusai acara aku ditugasin untuk menulis.”
Mendengar jawaban itu Ibu mengangguk mengerti.

Fasilitas teknologi terbaik dari Ashley Hotel yang mencuri perhatian saya sejak hadir di 1st anniversary-nya :)
Ya, hari itu merupakan acara 1st Anniversary Ashley Hotel Jakarta. Saya sangat bersyukur menghadiri perayaan yang di selenggarakan di restaurant hotel tersebut. Apalagi dalam acara tersebut pihak management mengumumkan bahwa Ashley Hotel telah mengadakan kunjungan ke Panti Jompo Yayasan Aisyah di kawasan Manggarai Tebet sebagai wujud syukur dan berbagi kebahagiaan kepada para lansia di Panti Jompo Yayasan Aisyah. Kembali, tiba-tiba perasaan mengharu biri merayapi kalbu saya, teringat Ibu di rumah yang di saat saya kecil  kedua orang tua kami tinggal di kawasan hotel ini. Ketika saya kecil Ayah sering pula mengajak kami berkunjung ke Jakarta Theater yang terletak beberapa meter dari Ashley Hotel. Disana terdapat pusat telekomunikasi (wartel dan telepon genggam belum ada di Indonesia di kalangan masyarakat) maka dari lokasi tersebut kami sekeluarga menelpon kakak saya yang tengah menuntut ilmu di Eropa.
Lokasi Ashley Hotel memang sangat strategis, Tepat di pusat bisnis dan wisata Jakarta. Hanya beberapa menit dari Monas, landmark kota Jakarta. Pastinya juga dekat dengan Istana Negara. Boleh dikatakan bahwa sangat dekat dengan kawasan “ring satu”-nya Indonesia (baca : pusat pemerintahan). Beberapa kedutaan besar negara asing juga berada di area ini. Landmark Indonesia, Bundaran Indonesia juga dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari Ashley Hotel. Tentunya demikian pula dengan pusat perbelanjaan terkemuka di Indonesia, Grand Indonesia Shopping Centre dan Plaza Indonesia. Ada lagi pusat perbelanjaan terdekat, yaitu Sarinah. Jika ingin menikmati kuliner jalanan atau street food, Jalan Sabang yang merupakan salah satu surga street food hanya berjarak beberapa meter dari hotel ini. Pikiran yang terlintas di benak saya mendengar kata “Jalan Sabang” adalah toko musik terlengkap di Indonesia....hahaha, generasi 80 – 90an yang bertempat tinggal di Jakarta pasti mengenal toko kaset ini. Ketika TK hingga SMP saya sering nongkrong di toko ini, mendengarkan dan membeli berbagai kaset/CD.