Tuesday, 15 April 2014

Longweekend = Silaturahim. Weekday = Ibadah

Longweekend saya gunakan untuk bersilaturahim, sedangkan weekday saya gunakan waktu untuk ibadah - setidaknya untuk sedekah ke masyarakat setempat yang saya singgahi untuk berlibur. Terus kerjaannya apa dong? Kerjaan kita khan sebenarnya IBADAH karena Allah Swt. Iya gak sih? :) Silaturahim juga karena ditugaskan oleh Allah Swt kok. Yaaa, kita hidup di dunia ini khan karena Allah :)
Makanya disaat kebanyakan berlibur untuk "melepaskan diri" dari kepenatan bekerja mencari materi, maka saya lebih memilih longweekend kemarin untuk silaturahim. Alhamdulillah, terasa banget berkahnya. Melimpah rezeki pas sesuai porsi.

Sabtu, 29 Maret 2014 - Deep & Extrem Indonesia 2014
Owien, keponakan saya yang baru menjadi anak yatim (Postingan saya di Perjalanan Terindah ) semalam mengirim sms dan mengajak saya ke Deep & Extreme Indonesia 2014 di JIExpo Kemayoran. Ayuuuuk...jalan bersama anak yatim baru!


Berangkat berempat (Saya, Mba Nana, Owien en Tante E)...wuiiiihi, udah laksana rombongan "Panti Asuhan" nih, secara kami berempat sudah tidak memiliki Ayah. Bahkan Tante E tidak memiliki ayah dan ibu sejak SD. Tetapi kami tetap bersyukur dong, karena ayah kami adalah pria-pria yang bertanggung jawab penuh kasih sayang kepada keluarga sehingga kami merasa lebih beruntung dan diberkahi Allah Swt daripada mereka yang memiliki ayah yang masih hidup namun koruptor, doyan selingkuh atau nggak mampu memberi pendidikan baik bagi keluarganya. Weeeeeiii, bersyukur mboq ya jangan suka membandingkan dengan orang lain :p Jalin silaturahim dan tetap menjaga hati karena Allah Swt yuuuuk! Jangan silaturahim karena "kesepian" ya...hahaha...
FYI nih, Tante E ini (semoga) termasuk "Jomblo Berkah" loh! Beliau diusianya yang sudah kepala 3 status single saat ini merawat dan mengasuh keponakannya (1 tahunan) di Pulau Batam. Pengalaman kerja di perusahaan sudah berderet. Justru kakaknya karena kesibukannya sebagai PNS "terpaksa mempekerjakan" Sang Adik untuk merawat dan mengasuh anak ke-3nya. Wuuuuiiih, berkah banget khan waktu Tante E untuk merawat keponakan serta membantu kakak kandungnya. Barangkali lebih bermanfaat sebagai "jomblo" kalau gini. Allah memang MAHA BAIK! Lihatnya segala hal yang terbaik dari hidup ini :)

Makan siang, Alhamdulillah, dijemput sama New CRV-nya Mba Yoen & her husband. Plus My mom kami berempat lunch di Pondok Pangandaran Kelapa Gading. Ditraktir Mba Yoen. Setelah lunch baru deh saya ketemuan sama Owien, Mba Nana en Tante E di dekat Kalibaru.

Minggu, 30 April 2014 - Tahlilan 40 Hari Wafatnya Ibunda Seorang Teman


Kali ini silaturahimnya di rumah Jeng Yuli. Tahlilan kirim doa untuk Sang Bunda yang mengakhiri dunia fana menuju keabadian super indah di hari yang penuh berkah pula, Jumat 21 February 2014. Alhamdulillah, bisa silaturahim dengan lebih dari 100 orang di Kelapa Gading. Menurut Jeng Yuli , doski memesan120 Nasi Kotak dari katering dekat rumahnya. Tak tersisa, bahkan ada yang prasmanan juga.
FYI lagi nih, Jeng Yuli juga "Jomblo Berkah", di usia dewasanya (kepala "3) beliau dapat menjaga dan merawat Sang Bunda ketika sakit. Bahkan dirinya beberapa kali mengajukan cuti bergantian dengan adiknya. Terlintas dia mengatakan keinginannya untuk menikah, tetapi belum menemukan calon yang tepat. Secara kwalitas Jeng Yuli seorang sarjana, bekerja dan dirinya terawat baik - bahkan termasuk kategori cantik dibanding banyak istri. Tetapi saya ingatkan bahwa justru dengan belum menikahnya maka ia dapat merawat, menjaga dan berbakti kepada Bunda-nya yang sudah tergeletak sakit sejak akhir tahun 2013.
Yakin deh, Jeng, Allah pasti ngasih terbaik dan sekufu untuk umat-NYA. Oleh karenanya kita kasih yang terbaik juga untuk Allah :)
Seusai tahlilan kami berdua melanjutkan chitchat di Bakso Kepala Sapi dekat rumahnya.

Senin, 31 Maret 2014 dan Selasa, 1 April 2014
Silaturahim masih berlanjut....Nanti deh saya lanjutkan ceritanya. Saya mau kerja dulu nih.
Bersyukurlah saya yang beruntun silaturahimnya justru disaat menjadi "single", karena saat berpasangan saya sering merasa silaturahim dengan kerabat terhambat. Allah memang Maha Mengerti yang terbaik bagi kita :)

Friday, 28 March 2014

Wisata Masjid Makassar

Longweekend telah tiba...longweekend telah tiba....Hore...hore...horeeee

Longweekend bagi saya sama halnya dengan weekend biasanya. Boleh dikatakan saya adalah orang yang memiliki kekayaan waktu...hehehe udah pernah ngerasa punya uang banyak tapi nggak bisa memanfaatkannya karena nggak punya waktu :) Sekarang sih pintar-pintarnya saya mengatur waktu-lah, jangan kita yang diatur oleh waktu. 
Holiday dan traveling adalah hal yang berbeda bagi saya. Weekend 2 minggu lalu saya traveling ke Makassar. Bukan holiday, makanya waktu rekan kerja saya mengatakan di WA bahwa saya "holiday", saya mengoreksi,"Aku traveling, bukan holiday..." hehehe....karena saat di Makassar saya sempat membalas beberapa SMS dari kantor.
Masih ingat juga khan dengan cerita saya yang saat kebanyakan orang holiday saya justru berkutat menyelesaikan kerjaan??? Ituuuu yang : Christmas Holiday in Bali en Lombok

Laporan perjalanan saya mulai dari "Wisata Masjid Makassar"

Masjid Raya Makassar

November 2009 saya pernah berkunjung ke Masjid Raya Makassar nan mentereng bersama dengan Mr.Ardian Yeeeee....:p Saat itu saya tidak shalat karena sedang berhalangan. Saya naksir loh dengan rumah Allah yang satu ini. Bangunannya keren, dan ada Al Quran yang besaaaaar terpajang di lemari kaca. Al Quran yang diproduksi di Jawa Tengah. Tambah naksir lagi saat saya ketahui bahwa Masjid Raya Makassar diresmikan kembali (setelah renovasi) pada tanggal 27 May 2005 oleh Bapak Jusuf Kalla. Weeeiiii, sama dengan tanggal lahir sayaaaa! *Berkah dah ah :)
Namun foto-foto saya yang dilakukan oleh Mr.Kodok raib entah kemana. Semoga bermanfaat baik bagi yang menemukan dan melihatnya sehingga menambah amalan baik saya, Ya Allah. Amin.
Oleh karenanya saat kembali ke Makassar Maret 2013 saya minta diantar ke masjid ini oleh Mr.Bimo. Jadilah saya diantar Mas Bimo dan Mbak Silpi ke masjid ini. Bareng Mr.Echa juga, teman Bimo saat SMA yang dulu imut seperti anak SD....hahaha...kebetulan dia juga sedang bertugas di Makassar selama 3 bulan. Bahkan Mr.Echa yang memotret saya di masjid ini. Sedangkan Bimo en Silpi shalat Maghrib. Echa udah shalat di rumahnya, sedangkan saya...hiks, lagi-lagi sedang berhalangan.



Masjid Amirul Mukminin

Masjid Amirul Mukminin atau biasa disebut Masjid Terapung. Ketika saya berkunjung ke Makassar tahun 2009 masjid di Losari ini belum ada. Iyalah, masjid ini baru diresmikan setahun yang lalu. Padahal waktu itu saya hampir setiap sore menikmati sunset di Pantai Losari. Kalau udah ada masjid ini saya pasti nongkrong terus deh di nih masjid. Eh, nggak juga sih, khan waktu itu saya juga lagi halangan. Eaaa, sebenarnya ada berkahnya juga jika saya traveling seringkali bertepatan dengan "halangan" karena berarti "membebaskan" saya untuk berjalan-jalan tanpa harus "laporan" setiap masa waktu shalat datang. Toh, saya musafir dan sedang menggali ilmu yang saya share di (minimal) beberapa blog...hehehe..jadi banyak-banyakin zikir dan doa saja deh selama traveling. 
Masjid ini memiliki jendela-jendela besar yang menghadap ke laut dan pantai. Kebayang deh kalau shalat Shubuh dan Maghrib shalat dan kemudian memandang lepas ke bagian alam ciptaan-Nya. Subhanallah, bagaimana indahnya surga ya? Anna pengeeeeen, Ya Allah....

Monday, 24 March 2014

Perjalanan Terindah, Kembali Kepada Allah Swt

Banyak tulisan yang ingin saya posting di Never Ending Journey dan Cinta Wisata Kita, karena saya baru saja melakukan perjalanan silaturahim ke keluarga baru di Makassar. Saya sangat menikmati perjalanan singkat tersebut, walaupun ini bukan pertama kalinya saya berkunjung ke bumi Makassar.
Perjalanan saya ini "didampingi" oleh perjalanan 2 kakak pria saya ke keabadiaan. Mereka melakukan perjalanan yang sangat indaaaaah, perjalanan kembali ke MahaCinta. Adakah yang lebih indah dari perjalanan tersebut???

Allah, lancarkan jalannya menuju surga-Mu. See You in Heaven, Mas Ferry...

Sehari sebelum saya berangkat ke Makassar, Ibu saya mengabarkan bahwa sepupu saya - Mas Prie meninggal dunia di Semarang. Mas Prie yang baru menikah kembali dengan gadis Semarang berusia 47 tahunan. Pernikahan mereka hanya berusia 3 bulan. Semoga Allah Swt membukakan pintu surga kepadanya, amal ibadah menikahi gadis berusia 47 tahun. Menyempurnakan dien gadis tersebut :)

Sehari setelah saya kembali dari Makassar. Kakak ipar saya (suami kakak kandung saya ke-5) yang mualaf menghembuskan nafas terakhirnya di hari yang penuh keberkahan, Jum'at 21 Maret 2014 di Rumah Sakit ISLAM Jakarta Pusat. Kakak ipar saya yang nyaris tidak pernah meninggalkan puasa sunah Senen Kamis-nya. Kakak ipar saya yang tidak pernah menyakiti hati istrinya dalam kurun waktu 23 tahun pernikahannya. Kakak ipar saya yang berbakti kepada kedua orang tua-nya, hingga akhirnya ibunda-nya juga menjadi mualaf.

Masing-masing memberi warisan seorang putri yang kini telah dewasa. Saya selalu berpesan kepada kedua keponakan saya tersebut agar mereka sebagai anak kandung tunggal Ayah mereka mendoakan Ayahnya setiap hari. "Menggempur" almarhum Ayah mereka dengan doa-doa, "merayu" kepada Maha Cinta agar senantiasa memberikan cinta kepada Ayah mereka di alam kubur hingga kita semua berkumpul di surga-NYA.

Saya pengen deh, jika saya pergi dari kefanaan menuju keabadian nan indah dengan suasana sederhana seperti ini. Dimandikan dan dishalatkan di suatu tempat khusus (bukan di rumah) dan langsung dibawa ke pemakaman. So jasad saya nggak perlu "dipajang" di rumah tempat saya tinggal selama di dunia :) Saya nggak mau orang-orang menganggap hal ini sebagai duka, karena justru inilah hal yang terindah bagi saya. Saya tidak pernah "iri" dengan orang yang melahirkan atau menikah, namun saya seringkali "iri" atau cemburu jika ada orang yang meninggalkan dunia yang fana ini dengan berbekal cinta dari Allah Swt :) Love You, Allah....
Inilah perjalanan yang sangat saya rindukan....Inilah yang saya yakini bahwa ini adalah perjalanan terindah bagi saya nanti....Ya Allah, kumemohon kepada-Mu, ampuni segala kesalahan kami dan terimalah amal ibadah kami. Jadikan segala amal ibadah kami semata karena-Mu. Amin.

Wednesday, 26 February 2014

Malam Puncak Miss Indonesia 2014


Seperti tahun lalu, saya mendadak mendapat undangan acara Malam Puncak Miss Indonesia 2014 - Senin 17 February 2014. Sehari sebelumnya saya memang sempat mengatakan bahwa saya berminat menyaksikan acara tersebut secara "live". Ada Donnie "ADA Band" Sibarani dan Afgan euuuy!!!

Yang ada waktu, silakan mampir di "Malam Puncak Miss Indonesia 2013" :)
Sayangnya di tahun 2014 posisi duduk saya kurang tepat untuk memotret stage, selain saya tidak membawa kamera. Maklum mendadak, lah saya di kasih kabar saat mendapat undangan saat saya sedang melaksanakan "Mistery Shopper Project" dari Research Marketing Company.
Makanya saya juga tahun ini agak gimana gitu karena tidak mengikuti dresscode : Elegan Formal. Berdekatan dengan Miss Indonesia 2013 - Vania Larrisa yang juga Miss World 2013 kategori Talent berkat suara seriosa yang Tuhan berikan kepadanya, saya nggak mengajaknya berfoto bersama. Padahal dia sedang "santai" menunggu penampilan di akhir acara. Tentunya Miss Indonesia 2013 dress up lengkap dengan mahkota Miss Indonesia. Beuuuh, bisa "drop" dah saya kalau foto berdua dia :p

Malam itu saya datang ke lokasi acara dari Kebon Jeruk naik Honda Brio yang dikendarai oleh sopir keluarga kakak saya. Di Brio hanya saya dan sopir, sedangkan kakak bersama dengan beberapa "anak-anak"-nya naik mobil kantor di depan mobil yang saya naiki. Alhamdulillah gak kena macet.
Mbak Nana (Kakak ke-5 saya) dan Mulia menyusul ke JIExpo Kemayoran naik bajaj dari daerah Senen - rumah kakak saya tinggal. Mereka berdua sih sesuai dengan dresscode...hahaha...Kakak saya malah pakek kebaya :)

Miss Pacuan Kuda di Tahun Kuda :D

Malam Puncak Miss Indonesia 2014 saya tidak sempat memotret Miss World 2013 - Megan Young dari Philipina yang dinobatkan sebagai Miss World di Bali I.N.D.O.N.E.S.I.A. Sayang banget acara sebesar itu tidak diselenggarakan di Sentul Convention Centre Bogor. Khan biar Justine Beiber terbuka wawasannya bahwa tempat yang dia katakan "negeri antah berantah" itu adalah tempat berkumpulnya wanita muda terseleksi dari seluruh jagad!

15 Terbaik Miss Indonesia 2014

4 "Miss Indonesia" yang saya unggulkan (Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY dan Papua Barat) semuanya masuk dalam 7 terbaik. Yang 3 Tebaik adalah : Miss Sulawesi Barat, Miss Papua Barat dan Miss Jawa Timur. Terlihat kami banyak yang terpana saat yang terpilih menjadi Miss Indonesia 2014 adalah Miss Sulawesi Barat, karena kami - barangkali 3/4 undangan menjagokan Miss Papua Barat ketika sudah diumumkan 2 besar. Yaaa...kita nggak ngerti sih bagaimana kemampuan Miss Sulawesi Barat ketika masa karantina. Tetapi saat di stage malam itu penampilan Miss Papua Barat sungguh mengesankan kami. Lagipula mbok ya sekali-sekali Indonesia menampilkan karakter lain dari "wajah" Indonesia. Kebayang deh kalau Miss Papua Barat yang dikirim ke ajang Miss World 2014 mewakili Indonesia - Raja Ampat semakin tersohor. Luar biasa khan Indonesia-ku ini :)

Setelah sekian tahun berlalu, akhirnya foto lagi dgn Donnie Sibarani di Bakmi GK. Beberapa tahun lalu saya sering nongkrong dgn Donnie di seputaran Tebet,Cilandak,Rawamangun,Kelapa Gading bareng dengan Bang Ronald Sibarani en Mas Alief. Udah lama gak nenggak klorofil bareng,Don! Hahaha....

Friday, 21 February 2014

[IRC 2014] Resensi Non Fiksi : 69 Single Aphrodite The Beauty of Independent Woman


Judul buku   : 69 Single Aphrodite - The Beauty of Independent Woman
Penulis        : Aranda Ara & Reza Syariati
Penerbit      : Warmedia (Cetakan Pertama, Desember 2013)
Halaman     : 221 Halaman

Sesuai dengan judul bukunya, di awal halaman tercantum daftar isi. Uniknya daftar isi 69 Single Aphrodite : The Beauty of Independent Woman ini full colours dengan kertas mengkilat. Yang sungguh saya yang wanita saja mengatakan bahwa semua woman single di buku ini semuanya memiliki paras cantik dan menarik. Setelah membuka lembar demi lembar, walaupun hanya skimming maka dapat terbaca secara pasti mereka memiliki prestasi tinggi serta ekonomi yang mapan. 
Lantas dengan kehampir sempurnaan itu mengapa mereka masih single? Terlalu pilih-pilih dalam memilih suami barangkali ya? Yaaa iya-lah, naik ojek or taksi saja kita pilih-pilih yang pengendaranya gak ugal-ugalan agar selamat sampai tujuan walaupun dalam hati sudah berdoa :)
Di prolog buku Penulis menguraikan perspektif tentang wanita, baik secara sosiologis maupun psikologis, dan hal ini menjadi alasan mengapa buku ini ditulis.
Buku ini merupakan rangkaian awal dari Women Series mengenai 69 wanita lajang dengan berbagai pilihan hidup - mulai dari pengusaha, marketing, dosen, desainer, pengacara, atlet, chef, DJ, model, penulis, penyanyi, politisi, presenter dan lainnya. Boleh dikatakan pendidikan mereka sangat tinggi dari berbagai universitas di Indonesia maupun di luar negeri. Bercerita pula tentang bagaimana wanita mengaktualisasikan dirinya bersama keluarga dan lingkungan sosialnya. 69 wanita ini bukan hanya dari kalangan public figure, namun yang pasti mereka berprestasi dan memiliki fisik yang cantik menarik. Usia-pun beragam, minimal 23 tahun.
Sayangnya cerita mereka kurang terlalu banyak, masing-masing Independent Woman ini hanya mendapat 2 - 4 halaman kisahnya. Harusnya prestasi dan kontribusi positif mereka ke masyarakat bisa digali lagi lebih mendalam, khususnya kehidupan pribadi mereka dengan keluarga lainnya. Hal ini dapat meluruskan pandangan masyarakat yang sering mendesak anaknya yang belum menikah untuk "menikah asal-asalan" dan akhirnya justru melahirkan masyarakat sampah yang tidak memiliki kwalitas.Berkah menjadi wanita lajang khan salah satunya adalah mereka bisa lebih berbakti kepada orang tua atau masyarakat sekitarnya. Itu-lah undangan mereka ke surga :)
Ada statement 1 Single Aphrodite yang saya sukai di buku ini, yakni : Mematuhi perintah ibu adalah hal mulia, tetapi mengorbankan cinta seorang wanita juga bukanlah cara yang beradab (hal 66). Jleb banget khan tuh untuk cowok2 yg nurut sama emaknya untuk dijodohin tapi sempet macarin cewek! Gak punya sikap dan dzolim! Kalau memang sudah ada tanda bakal dijodohin sama ibu-nya, ya jangan nge-zholimin perasaan orang lain dong. Sabar ya, Mbak, cepat atau lambat Allah akan membalas ke-dzaliman pria yang tidak punya sikap itu kok :)

Membaca buku ini saya semakin menemukan kekuatan wanita lajang dalam menjalani hidupnya. Mereka bukan wanita yang sengaja menghindari lembaga pernikahan nan suci. Tetapi mereka lebih cerdas dalam mengisi waktu dan mencapai tujuan hidup mereka :)

Berminat untuk menceritakan keberkahan Anda sebagai wanita lajang? Silakan jika itu dapat bermanfaat dan menginspirasi banyak umat, syaratnya : kamu wanita lajang yang memiliki segudang aktifitas, baik bisnis maupun karir, usia 23 - 50 tahun, good looking, mempunyai achievement di profesinya masing-masing dan ingin berbagi ke masyarakat tentang kehidupan menjadi Independent Woman.


From : Timeline Cita Cinta - Majalah Dwi Mingguan Wanita (Jumat, 21/02/2014)


Thursday, 20 February 2014

Plagiat...Oh Plagiat...

Beberapa hari ini lagi ramai dibicarakan mengenai "plagiat". Bapak DR.Anggito A dituding melakukan plagiat. Salah satu beritanya ada di Kompas.  Sebenarnya apa sih definisi plagiat? 

Plagiarisme atau sering disebut plagiat adalah penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri.[1] Plagiat dapat dianggap sebagai tindak pidana karena mencuri hak cipta orang lain. Di dunia pendidikan, pelaku plagiarisme dapat mendapat hukuman berat seperti dikeluarkan dari sekolah/universitas. Pelaku plagiat disebut sebagai plagiator.
(Ini saya ambil dari id.wikipedia.org. Tuh saya bilang ya, berarti definisi plagiat ini saya tidak sedang menjadi Plagiator :D)

Mengapa tiba-tiba saya menuliskan tentang Plagiat or Plagiator di blog ini? Karena beberapa hari yang lalu saya sudah berpesan ke keponakan saya untuk menghubungi anak kandung Bapak Anggito A yang secara ksatria mengundurkan diri dari UGM - walaupun beliau boleh dikatakan "kesandung" dalam hal ini.
Mengapa saya berpesan ke keponakan saya untuk menghubungi anak kandung Bapak Anggito A? Karena sebelum berita ini ramai dibicarakan saya akan mengajak "kerjasama" dalam urusan naskah saya mengenai tanah suci. Dengan Bapak Anggito-pun saya pernah bertemu langsung di SMA Taruna Nusantara Magelang. Saya menengok keponakan, dan beliau menengok ke anaknya. Cerita saya ke Magelang nih....

Bpk Anggito, saya, anak Bpk Anggito dan Keponakan saya
Berbicara mengenai plagiat juga nih. Beberapa hari lalu saya mengikuti lomba blog. Setelah saya posting dan memasukkan link ke list peserta lomba blog, keesokan harinya saya melihat seseorang posting dan mendaftar lomba blog yang sama. Doh! Kalimat yang dia tulis memang berbeda, soal sumber juga saya ada yang mengutip dari media lain. Namun saya melihat dengan matahati bahwa postingannya setipe - bahkan menjiplak dari ide saya. Saya membaca postingannya yang lain. Doh! Ternyata nih orang yang menang juara pertama dalam lomba blog beberapa bulan lalu. Yang konsepnya juga mengambil dari konsep tulisan saya. Awalnya saya tidak peduli, toh selama ini saya nge-blog bukan maksud berharap dibaca orang banyak - apalagi berharap menang dalam suatu lomba. *Nggak berharap saja udah sering menang kok!hehe, karena saya menulis dari hati dan saya senang. Nggak ada yang baca juga saya nggak pernah mempermasalahkan. Berpartisipasi dalam lomba juga tidak memaksakan diri. Yaaa walaupun jika tulisan saya bermanfaat bagi banyak umat, maka saya lebih bersyukur lagi.
Alhamdulillah, juri lomba beberapa hari lalu itu menilai secara profesional. Si plagiat ide itu sama sekali tidak menang dalam lomba blog tersebut. Saya menang 2 kategori, yakni : Pemenang Hiburan dan Penghargaan khusus Foto. Sedangkan juara 1 - 3 memang tulisannya orisinil dan pastinya bagus.
So buat apa sih ngebela-belain jadi "plagiator ide" dalam suatu lomba? Ngincer hadiah? Ketenaran? Iiiih....nyantai aja :p


Wednesday, 19 February 2014

[IRC 2014] Novel : Blackjack


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZpx1dECqCKT4XE1nClV1dpePsdes_lPOyQ-tZioCuLBdnWBb_5QpMGsm98gqtLej7p4Pvj2vcPiYYJR4YwAa8Zvi618sQBKvR52MiyYBXvBXJKF7TxPYVLvZSyAca1xAdgwQqjd-fSp6N/s1600/novel+black+jack.jpg
Saat Mencintai Seseorang Sama Dengan Berjudi
Judul Novel : Blackjack
Penulis : Clara Ng & Felice Cahyadi
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Girang banget waktu menemukan novel dengan thema perjudian. Aaaah masa lalu....hahaha. Dunia Blackjack pernah akrab mewarnai masa lalu saya. Kalau lihat tampilan saya sekarang (atau bahkan dahulu) nggak ada yang percaya khaaaan? Makanya don’t judge the book by its  cover. Baca dong...baca setiap bab hingga mendalam :D Masih nggak percaya bahwa saya mantan penjudi??? Nanti deh ya saya perlihatkan membercard dari kasino terbesar di luar negeri sonoh (Huuus,  ini aib yang harus ditutupi!)
Tapiii sekarang saya sudah tobat kok! Lagipula saya kalau nge-bet di meja kasino nggak sampai tekor, kalau udah menang saya langsung ngeloyor. Bandar-nya sampai sebel sambil bersyukur kaliiii, bersyukur karena gak saya bikin tekor :D

99,9 % kisah ini (mungkin) pernah terjadi di tempat lain, pada zaman yang berbeda, pada dunia yang tak lagi sama.

Membaca novel ini memang seakan melempar saya ke masa lalu yang menurut saya konyol  namun penuh hikmah yang buaaanyak banget di dapat dan bertubi-tubi saya syukuri sampai detik ini. Novel yang terinspirasi dari kisah nyata. Sebelum membaca bab pertama buku ini maka kita akan membaca kalimat diatas. Ya, kisah seorang gadis muda – mahasiswi cantik dan baik hati yang kuliah di luar negeri bernama Ashlyn. Berpacaran dengan mahasiswa asal Indonesia. Si cowok ini punya hutang ngejublek.
Hutang Jaeed yang ngejublek dengan banyak mahasiswa Indonesia serta mahasiswa asing lainnya teramat sangat merepotkan Ashlyn, sang kekasih. Berulangkali Ashlyn ditipu dengan sandiwara ala drama oleh Jaeed. Dari alasan Jaeed memiliki masalah dengan chavas sampai harus dioperasi di rumah sakit. Bahkan Jaeed seringkali menggunakan nama Ashlyn untuk meminjam uang ke mahasiswa Indonesia lainnya.
Tetapi dasar Ashlyn yang cinta mati dengan cowok doyan judi ini, maka dia seringkali lari dari kenyataan – dalam artian walaupun beberapa kali dia melihat kenyataan namun alam sadarnya berusaha menyangkal kenyataan bahwa si cowok yang dicintainya banyak memanfaatkan dirinya.

Saturday, 1 February 2014

Resensi Fiksi : Mahameru.Bersamamu

MAHAMERU. BERSAMAMU.
Penulis    : Ken Ariestyani
Penerbit  : Grasindo (September 2013)

Judul novel ini : Mahameru.Bersamamu.
Kesan saya setelah membaca novel ini : Tanpamu. Kuingat Masa Lalu Ketika Bersamamu.
Membaca novel Mahameru.Bersamamu. membuat kerinduan saya terhadap kegemaran lama saya kembali hadir. Kegemaran? Entahlah apakah saya gemar mendaki gunung, walau dulu saya menjabat ketua pecinta alam di SMA serta pernah menjuarai lomba kebut gunung, hikking dan trekking. Menyaksikan puncak gunung sesungguhnya di tahun 2011, romantisnya penerbangan nan menawan itu J
Mahameru. Bersamamu. Debut pertama di dunia fiksi penerbitan bagi Ken Ariestyani yang awalnya seorang Jurnalis, profesi pengantar ke tempat-tempat eksotis di Indonesia. Barangkali boleh dikatakan buku ini merupakan semi fiksi. Di dekat ISBN tertulis bahwa buku ini masuk kategori Memoar. Tetapi buku ini saya ambil dari deretan kategori novel di salah satu toko buku terbesar di Indonesia, di Jakarta Timur.

Cerita Mahameru.Bersamamu.
Seorang gadis usia 30-an jenuh akan pertanyaan mengenai pasangan hidup. Sampai akhirnya dia memiliki mimpi yang sederhana : Seorang pria mewujudkan lirik lagu Janji Suci-nya Yovi and Nuno di Mahameru.
Sang gadis mengikuti kelompok pendakian ke Mahameru pada malam pergantian tahun 2012 ke 2013. Hebat sekali ya, padahal itu khan puncak gunung tertinggi di Jawa. Saya tidak tahu pasti apakah kisah ini nyata dan penulis terinspirasi dengan film yang pada saat itu tengah booming, film yang bersetting Mahameru dan terkesan mendaki Mahameru ibarat dari Blok M menuju Gunung Sahari dengan melalui jalur Busway :D
Jadi seusai membaca novel ini saya merasa novel ini bisa “meluruskan” anggapan bahwa mencapai Mahameru memerlukan perjuangan tersendiri.
Jujur saja, saat membaca buku ini saya tidak merasakan “kegalauan” seorang gadis berusia tigapuluhan yang mendambakan pasangan hidupnya sambil berpetualang di alam bebas. Suasana dan peristiwa yang tertulis justru apa yang saya rasakan saat saya masih SMP – SMA. Apa karena saya merasakan cinta yang lebih dari sekedar “Janji Suci”-nya Yovie en Nuno??
Tetapi novel ini sangat cocok untuk wanita usia berapapun yang senang berpetualang . Penulisannya lugas dan tetap memiliki unsur romantis. Percaya deh, mendaki gunung sambil jatuh cinta itu indah bangeeet....

MahaMERU aku cinta kamu, karena MAHApencipta-mu.

* Saya juga punya kisah pribadi berkaitan dengan Mahameru loh , nih : Penerbangan Menawan di Hari Kasih Sayang 

Beli buku2 ini tgl 03/01/2014 di Gramedia Matraman sebagai investasi mewujudkan impian learning centre terbaik di dunia

Menyambut Tahun Kuda di Pacuan Kuda

Tahun baru or "lebaran" China. Di darah saya memang mengalir keturunan China, tapi paling tinggal 3 tetes...hehehe...Merayakan Imlek??? Sejak saya kecil tetangga kami di daerah Senen Jakarta Pusat sering mengirimkan kue Kranjang dan beberapa kue lainnya ke keluarga kami.
Kini saya bertempat tinggal "dikepung" warga keturunan China. Kanan - kiri - belakang dan seberang rumah keluarga kami adalah keturunan China, termasuk Pak RT kami :)

Model : Hana Sadewa yang awalnya susah dipanggil2in, tp begitu saya bawa kamera trus ngomong,"Sini, Mamik Anna foto ya."...eh dia lgs gaya. Minta difoto lagi pulak saat saya udah selesai motret. Sorry ya, Han....camera-nya lowbatt :D
Menyambut tahun Kuda Kayu alias 2014 Masehi justru rumah kami yang di datangi banyak tamu. Hampir 200an orang bertamu ke rumah keluarga besar kami, setelah mereka melaksanakan shalat Jumat. Jadilah di jalan depan rumah saya berderet mobil para tamu. Alhamdulillah, tetangga sebelah kanan merayakan Imlek-nya justru hari Sabtu - kalau barengan hari Jum'at sih mending saya jadi tukang parkir aja yak? ;p Sebenarnya kami merayakan ultahnya Seno ke-17 tahun. Ultahnya sih tanggal 28 January, tapi makan-makannya tanggal 31 January - pas tanggal merah. Jadi yang datang dari beragam usia, dari usia 77 tahun sampai 1 tahun. Urusan konsumsi kami nggak mau repot...hahaha, jadi pesan catering - praktis, gak resek nyuci piring and selesai kumpul-kumpul ruangan sudah beres kembali :)


Pokoknya imlek tahun ini ramai-lah di kehidupan keluarga saya. Bahkan Bimo dari Makassar Sulawesi Selatan meluangkan waktu untuk hadir , sebelum ke airport untuk kembali ke Makassar. Saya jadi inget waktu Imlek "sendirian" di Surabaya tahun 2011, walaupun asyik juga sih imlekan saat itu. Khan sambil menjajal SURABAYA HERITAGE TRACK ke klenteng tertua di Surabaya. Asyeeeekkk...



Selamat datang tahun kuda di Pacuan Kuda. Yup, kami merayakannya di rumah keluarga besar di Pacuan Kuda :) Saya menyukai karakter kuda, bayangin kalau kita kuat maka di sebutnya tenaga kuda. Hewan ini dapat menjadi alat transportasi. Bahkan olahraga berkuda menjadi salah satu olah raga yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW. Aaaah, saya jadi teringat berkuda di New Zealand. Saya mau lagiiiii.......

Eh iya, baru inget deh kalau tahun 2012 saya en keluarga juga "Imlek Holiday"" di ""Ancol Superblock" - stay 2 malam di Mercure Hotel. Saya posting juga kok di blog "Cinta Wisata Kita"

Wednesday, 29 January 2014

[IRC 2014] Resensi Fiksi : Reuni


Judul Buku      :           Reuni
Kategori          :           Fiksi / Novel
Penulis             :           Ayu Gendis
Penerbit           :          Gramedia Pustaka Utama 
                                  (Jakarta, September 2013)
Tebal               :           232 Halaman
Rate                 :           3/5

Ini cerita tentang 5 wanita berusia 33 tahun. Tidak seperti kebanyakan novel lainnya,walaupun novel ini masuk dalam genre Metropop yang dimiliki oleh penerbit Gramedia Pustaka, mereka bukan kawan 1 gank. Mereka juga bukan para wanita metropolis yang eksis di mall atau cafe. Mereka bukan orang-orang yang dikatakan sebagai sosialita. Justru latar belakang mereka berasal dari kota sejuk di Jawa Tengah, Wonosobo. Mereka juga bukan para kembang desa yang kesohor hingga beritanya sampai ke desa tetangga. Ya, mereka memang para wanita yang “biasa”. Jangan kamu kira wanita yang “biasa” tidak memiliki berbagai problem/masalah yang anggapan sebagian orang hanya di miliki oleh penduduk metropolitan Jakarta atau sosialita.

Berbagai konflik dipaparkan oleh Penulis dengan mengalir, menggiring Pembaca untuk terus membaca dan penasaran – walaupun ditulisnya dengan gaya yang “loncat-loncat”. 5 wanita, tidak ada yang memiliki peran utama seperti dalam berbagai film layar lebar atau sinetron. Semua tokoh mendapat porsi yang sama.
Dalam novel ini juga Pembaca seolah mendapat sanggahan stigma dari masyarakat yang senantiasa mendengungkan bahwa pernikahan adalah sumber kebahagiaan seseorang. Ternyata pernikahan bukanlah keharusan seseorang akan memperoleh kebahagiaan. Penulis cukup berani mengantarkan masalah-masalah tersebut dengan apik. Dan saya sangat menyukai hal ini, apalagi masalah-masalah ini bukan terjadi di kota besar bernama Jakarta. 

Tokoh dalam novel ini :
  1 Yunika, seorang istri dari suami makmur dan ibu rumah tangga sejati tanpa anak.Kehidupannya pernikahan tidak pernah bahagia sejak awal karena tidak mendapatkan cinta dalam kehidupan rumah tangga (sekalipun hanya cinta semua tidak pernah didapatkan!). 

22 Nunik, saat ini tidak memiliki suami, tetapi memiliki pengalaman menikah 3 kali dalam kehidupannya. Memiliki 3 buah hati dari 3 lelaki yang menikahinya.

33  Nurleila, istri dari anggota DPRD. Menikah siri, tak memiliki anak...baguslah, akan lebih tragis kehidupannya jika sampai memiliki anak. Seperti di realita kehidupan tuh...*Yang saya baca di situs dan tabloid!

44 Sri, seorang istri dari TKI yang bekerja di Arab. Karakter wanita keibuan (tanpa anak) dan senantiasa hidup lurus walau penuh tekanan dan pertanyaan di hatinya. Lama sang suami tidak mengirim kabar, Sri-pun tipikal wanita pekerja di showroom mobil. Hidupnya yang terlihat lurus dan tenang berakhir justru dengan tragis.

5.5 Ajeng, jomblo sejati yang mencintai mendiang ayah dan sering konflik dengan ibu-nya. Hidup mandiri sebagai seniwati dengan perjuangan yang keras. Aaaah, sepertinya justru jomblo sejati ini yang justru sukses menemukan cinta dan jati diri.

Memang kaya warna pada cerita novel ini, tetapi cover buku ini justru menggambarkan sedikit warna. Warna cover buku ini hanya gradasi merah, peach dengan warna tulisan merah dan hitam.
Novel pertama yang diterbitkan Ayu Gendis. Termasuk berani bagi penulis  yang menyodorkan karya fiksi dengan banyak tokoh. Penulis terkesan ingin menggali karakter masing-masing tokoh, tetapi akhirnya terjebak di akhir tulisan yang terkesan terkendala oleh keterbatasan halaman :D Ditunjang dengan editing yang rapih, karya ini termasuk lumayan baik bagi penulis fiksi pemula. Masuk logika semua kok setiap kejadian dan karakter tokoh-tokoh yang berperan. Sedangkan untuk setting lokasi cerita sebenarnya penulis bisa lebih menggali lokasi tokoh di Wonosobo Jateng yang terkenal cantik, seperti wisata Dieng.

Monday, 27 January 2014

Yang Belum Tertulis di Blog Tentang Event 2013

Yang pasti begitu banyak event yang saya ikuti dari tahun ke tahun. Sebagian selalu saya tulis kemudian mempostingnya ke blog. Namun event/kegiatan 2013 tidak atau belum semua saya tulis atau posting ke blog. Diantara yang yang belum saya tulis atau posting adalah :
Congratulations! You are one of the first 150 people to send us an e-mail about @america’s event on Thursday, April 18, 2013, with the cast and crew of the film Java Heat.(Hohoho, itu kalimat dari @america yang memberi kabar bahwa saya bisa bertemu dgn aktor/artis dari film Hollywood Java Heat. Huaaa, malem Jumatan sama si vampire di Twillight, Kellan Lutz euy! Mimpi-pun tak pernah :D Alhamdulillah Sekar juga kebagian kuota. Nexttime saya posting foto saya bareng Sang Produser & Penulis Film ini, Mr. Rob Allyn yang baik hati serta tak sombong.)
Nona Dina minta ditemenin ke Ritz Carlton Hotel di kawasan Kuningan. Dia Juara II Lomba Blog Telkom. Yang menyerahkan hadiahnya (simbolik) Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak - didampingi oleh Direktur Utama Telkom Indonesia. Pada kata sambutannya Ibu mentri berpendapat bahwa para pemenang lomba blog ini berusia di bawah 25 tahun. Nona Dina mesem2 dibilang gitu. Hihihi...Ibu mentri kok gak jitu nebak umur perempuan bisa jadi mentri urusan perempuan en anak sih? Ntar dibilang suka korupsi en nyatut loh, Bu. Maksudnya korupsi en nyatut umur perempuan sampai 5 tahun...hehehe. Daku "terpaksa" nih duduk di kursi VIP saat acara di ballroom hotel tersebut :D

Dateng berdua Lia. Pengen ngerti aja gimana membuat blog lebih menarik dengan kreatif :)


Talkshow & Peluncuran Buku yang dihadiri salah 1 walikota Italia dan beliau muallaf. Saya datang bersam Madame Dina. Ketemu juga dengan Mpok Rahmadianti alias Mpok Dee yang bertahun2 gak ketemu en sekarang Mpok yang satu ini menjadi Manager Marketing & Promosi Noura. Seusai acara talkshow en launching buku kami melanjutkan silaturahim di resto China di Pasaraya Blok M. Sebenarnya daku agak sungkan karena pastinya Mpok Dee khan lagi sibuk, tapi Miss Dina nge-BBM en berminat bukber. Eh di resto malah ketemu semua crew Noura , Penulis-nya en Pak Walikota beserta keluarganya. Minta foto bareng deh...hehehe. Thanks untuk traktirannya, Mpok Dee :)
Kapalnya Greenpeace yang berkeliling dunia dalam rangka kampanye pelestarian lingkungan bersandar beberapa hari di Tanjung Priok. Saya, Lia en Mbak Nana datang ke kapal tersebut.

Dapat undangan untuk ke salah fashion show utama, dihidangkan dinner. Kenyang! :p Terpenting adalah : Frontrow...hehe,panitia sempet nanya apakah saya mau meliput or sebagai pengunjung. Saya diundang di event ini karena  Fashion Blogger , tapi akhirnya duduk di frontrow macam sosialita :p Saya mengajak Jeng Yuli diacara ini.


Masih ada event lain yang saya ikuti??? Banyaaaaak..... :)))  Suatu waktu deh akan saya posting. Nah, terus kesannya saya nggak ada kerjaan banget ya bisa hadir di banyak event ? Hahaha....itulah nikmatnya jadi Fulltime Freelancer and memiliki usaha sendiri :) Padahal di Marketing Research Company saya sedang menjalankan berbagai project  sebagai FIELD Researcher, yang pastinya harus kesana kemari mengambil data ke narasumber. Client yang projectnya saya kerjakan, antara lain : Indosat, Sinarmas Land,Toyota Astra Motor, Sucofindo, Bank Indonesia, Peruri, Pembangunan Perumahan, Askes dan bank syariah yang saya sendiri gak mengetahui  bank apa :) Lebih dari 100 orang saya wawancara, terbanyak sih level atas multinasional company/PMA/BUMN en Kementrian (minimal Supervisor) karena saya paling "nggak nahan" kalau harus wawancara ke  IRT atau masyarakat SES  B kebawah .*Iiiih, sumpe dah bukannya sombong, tp daripada saya kepaksa leading en data-nya bisa bias :D



Wednesday, 25 December 2013

Christmas Holiday in Bali en Lombok

Masih belum menetapkan keputusan antara bersyukur atau bersabar menghadapi "liburan" akhir tahun ini...secara dimana harusnya (atau maunya?!) akhir tahun ini berlibur, tetapi justru harus menyelesaikan pekerjaan yang bertumpuk. Bersyukurnya sih berarti itu adalah rezeki yang Allah berikan untuk menambah anggaran next traveling. It's okay-lah :)
Lagipula saya juga belum sempat posting cerita traveling akhir tahun 2012 yang seru banget! Blessing! Berlibur ke Jawa Timur dan Bali bersama keluarga besar Kansas57 sekalian pernikahan Bimo. Secuplik cerita saya posting di : Perjalanan Hari Kiamat dan Pernikahan : Journey Banyuwangi - Jatim

Sekarang, di hari yang tanggalannya merah, dan besok harus ngasih laporan kerja  (pyuuuh!) saya posting report liburan tahun lalu deh...dari pada saya report kerjaan tahun ini di blog :p
Sebelum berlibur ke Bali di tahun 2012, saya berkunjung terakhir di February 2010 dalam rangka kerja. Jiaah....plesiran aja kok ya kerja yach, kayak orang susah :p Sekilas ceritanya bisa dibaca di artikel Tour of Duty : Pulau Dewata 

24 December 2012
Kansas 57 berlibur ke Bali. Kami tiba di Bali pada tanggal 23 December 2012 sore dari Banyuwangi Jawa Timur, kemudian menginap di Coco de Heaven, penginapan baru daerah Jimbaran. Kalau gak salah ingat kami menempati 5 - 6 kamar. Saya menempati kamar bersama Sekar dan Mbak Nana di lantai 2.
Banyak obyek wisata yang kami kunjungi, diantaranya : Pantai Padang Padang - tempat Tante Julia Robert shooting film Eat, Pray and Love. Lumayanlah bisa berkunjung ke sini, terakhir saya berkunjung ke Bali bulan February 2011 (Valentinan euy di Kuta :D) pengen banget napak tilas film ini, tapi karena February 2011 saya ke Bali dalam tugas kerja....nggak sempeeeet!

Foto yang mewakili travel tanggal 24 December 2012 di Turtle Island aja ya :

Naik perahu dari Tanjung Benoa yang di tahun 2003 tempat saya ber-parasailing
Setelah berkeliling beberapa daerah di Bali dan mampir ke rumah adik ipar-nya Mbak Wien di Denpasar kami makan (late) siang di Ayam Betutu yang cabangnya ada di Rawamangun - Jakarta Timur. Selama di perjalanan si penganten baru, Bimo sms saya, menanyakan apakah saya jadi menonton. Bali sekarang ada XXI euy! Waktu saya tinggal di Kuta Bali beberapa tahun yang lalu....beuuuh, kagak ada tuh!

Dinner Malam Natal di Bubba Gump
'Forest Gump' merupakan salah satu film yang berkesan dalam hidup saya. Saya menyaksikannya ketika saya masih di Auckland New Zealand. 24 December 2012, seusai mengantar Kansas 57 ke I Gusti Ngurah Rai saya en Mr.T's Family menuju Bubba Gump, restaurant yang thema-nya mengadaptasi dari film yang dibintangi oleh Tom Hanks. Oh ya, saya dan Mr.T's Family tidak kembali ke Jakarta malam itu dikarenakan kami akan melanjutkan perjalanan ke Pulau Lombok NTB.

Run....Forest Ruuunnn....
Di Bubba Gump kami mengajak Om Amilus & his wife untuk bertemu. Sahabat kakak saya sejak di SMP Negeri 2 Jakarta Pusat ini memang sedang mengerjakan project di Bali. Bimo dan Silvy yang sedang berbulan madu-pun menyusul kami ke Bubba Gump pertama di Asia (luar Jepang).
Bimo & Silvy mendapat Honey Moon Suprise. Begitu pula dengan Om Amilus & istrinya.....hehehe, bulan madu ke berapa nih?! Inget anak-anak di Jakarta yaaa...hahaha...keasyikan bulan madu nanti anak-anak gak keurus loh, Om en Tante :D
Bubba Gump ini lokasi-nya di Kuta Centre. Hanya 300 meter-an dari tempat tinggal saya di Bali beberapa tahun lalu, dulu ini masih resto fastfood en hampir setiap hari saya nongkrong disini karena saking nggak ada kerjaannya di  Kuta...hahahaa...usia lagi seneng2nya "rusuh" kok ya di suruh tinggal di Bali yang cocoknya untuk orang yang mau bertenang-tenang ria :D

Christmas Day 2012
Pagi, kami masih kasak kusuk untuk berangkat ke Lombok NTB antara naik kendaraan laut atau pesawat terbang. Alhamdulillah, Om Amilus dan istri menjemput kami dengan mobilnya lalu mengantarkan kami ke airport untuk membeli tiket pesawat ke Lombok. Kami dapat penerbangan ke Lombok malam nanti.


Makan siang di Waroeng Miyabi. Saat sedang menikmati hidangan makan siang, melalui timeline Twitter Ariel memesan ke saya untuk membeli beberapa bodycare produk Bali . Jadilah kami sedikit berbelanja di Khrisna yang berada di depan Waroeng Miyabi. Nanti belanja lagi deh sekembalinya dari Lombok :)
Siang sampai sore kami menanti penerbangan sambil menyeruput kopi di Starbucks Beachwalk Kuta Bali.

Yang seru dari penerbangan kali dengan Merpati Nusantara Airlines kali ini adalah : Tiba-tiba airlines menelpon kami dan mengatakan bahwa jam penerbangan dipercepat. Padahal waktu libur gini yang namanya Raya Kuta macetnya benar-benar jahanam. Kami langsung ke airport melalui Tuban...berlari sekencang-kencangnya dan sampai di ruang tunggu airport....penerbangan tidak jadi dimajukan jadwalnya! Blah. malah ada penumpang yang salah naik pesawat segala loh.
Di waktu yang sama namun Gate berbeda Bimo dan Silvy juga sedang boarding pesawat menuju Makassar. Kalau ada jeda waktu sih kita bakal janjian nongkrong makan malam lagi, tapi....nggak sempat makan malam!

Buat ngeganjel perut, cake-nya bertuliskan Merry Christmas
Serunya lagi sampai Lombok International Airport listrik padam....hahaha....untungnya cuma sebentar :D Ini airport baru, sebelumnya berada di Mataram, dan saya baru pertama kali ke airport ini. Kunjungan saya ke Lombok sebelumnya juga berawal dari Bali, naik Mabua Express dari Benoa yang penumpangnya bulek semua - tariff dollar tapi nggak ngejamin kami gak mabuk laut....hahaha...Seru loh waktu itu lihat bulek-bulek berbadan besar pada ambruk lantaran mabuk laut.

Menginap 2 malam di hotel ini. Persiapan peralatan mandi dgn produk Oriflame :D
Karena belum makan malam, sebelum ke hotel kami makan di KFC Mataram Mall. Oh ya, kami dijemput oleh Pak Mukhlis di airport,diantar ke KFC kemudian di drop di Lombok Plaza Hotel & Convention yang lokasi-nya di tengah kota, dekat dengan Pura Meru.
Keesokan harinya (26 December 2012) kami berkeliling Lombok bersama Pak Mukhlis lagi, en lusa (27 December 2012) lagi-lagi kami diantar ke  Pelabuhan Bangsal untuk menyebrang ke Gili Trawangan. Mengenai pengalaman saya ke Gili Trawangan sudah saya posting di Cinta Wisata Kita : Gili Trawangan, I'm Fallin' in Love with Yuuh...

Dikarenakan saya pernah tinggal di Kuta Bali, jadi kalau ada yang menanyakan berapa kali saya sudah traveling ke Bali, maka saya akan jawab,"Puluhan kali" dengan belasan kali melakukan penerbangan dengan berbagai airlines (Segera saya akan menuliskan pengalaman traveling dengan berbagai perusahaan penerbangan). Demikian pula dengan hotel tempat saya bermalam selama di Bali, sebagian saya pernah menuliskan tentang bermalam di Hard Rock Hotel Bali (The First Hard Rock Hotel in Asia) dan pertemuan dengan Andi Malarangeng di salah satu hotel di Kuta. Sekilas ceritanya bisa didapatkan di : Hotel Hard Rock, Andi Malarangeng dan The Beatles

Sunday, 13 October 2013

X Factor Around The World : Ketemu Penyanyi Dunia

Beberapa hari sebelumnya saya menerima SMS yang menawarkan undangan Ulang Tahun RCTI ke-24 tahun. Saya tanya dulu dong acaranya diselenggarakan dimana. Kemayoran. Deal karena dekat dengan tempat tinggal saya.


Sabtu pagi baru ngerti kalau acaranya adalah X Factor Around The World dan bakal ada Paula Abdul (USA), Louis Walsh (UK) dan Daniel Bedingfield (Asliiii eike baru ngerti doski ini Kiwi,padahal suka banget lagu-nya sejak dulu kala)! Jingkrak-jingkrak deh daku, berasa terbang lagi karena akan berdekatan dan seruang dengan orang-orang yang memiliki prestasi dunia :)

Wohoooo...Mak, aye bedeketan nih sama Paula Abdul penyanyi kondang Amerika itu! Low profile banget sih Tante Abdul ini...kalau daku mau ngejambak rambutnya kemarin sih gampang banget sebenernya...hehe,iseng banget :p

Daniel Bedingfield yang "If You are Not The One"-nya mencapai puncak top lagu di Inggris 

Karena kami mendapatkan 4 undangan, maka kami berangkat berlima. Kok 5? Iya, yang seorang lagi sopirnya kakak saya yang menyetir dan menunggu Honda Accord saat kami menonton. Undangan Platinum dan kami-pun makan malam bersama para undangan Platinum lainnya. Makanan yang sempat saya makan adalah Nasi Ayam Campur Bali dan Soto Mie. Sempat nyamber secangkir Starbucks, tapi baru menyeruput minuman tersebut sudah dipanggil agar kami memasuki ruangan  pertunjukan (Bioskoooop kaliii).

Yiiipppiiiii...akhirnya berhasil foto bareng Daniel Bedingfield!

Bareng Bude-nya Alif. Yang pasti Anggun udah nggak inget sm daku yang sering ketemu di rumah sepupunya saat kami masih SD...*Nggak ngira doski jd penyanyi yg go international

Tentunya saya nggak akan membiarkan "Berondong" satu ini berlalu tanpa berfoto bersamanya :))

Berasa bareng-bareng menjadi Miss Hijab deeeh ..

Monday, 5 August 2013

3 Hari Mengejar Arsenal : Arsenal Asia Tour 2013


"Kamu Gooners,Na'?" tanya seorang kawan.
Saya menggeleng dan menjawab,"Nemenin kakak en saudara aja..." (Walaupun sebenarnya mereka menyaksikan Arsenal bersama dengan kerabat lainnya.)
Selain itu, Alhamdulillah, saya memang mendapatkan rezeki undangan selama 3 hari berturut untuk "memantau" kegiatan Arsenal selama berada di Indonesia :) Allah swt yang Mahabaik juga mengizinkan saya, dengan "membebaskan" saya untuk tidak berpuasa dan bertarawih di hari ke-3 sampai ke-5 bulan Ramadhan 1434 H. Asyiknyaaa jadi wanita :)

Gala Dinner @ Ballroom Grand Hyatt Hotel

Kabar mendapatkan undangan Gala Dinner Arsenal Asia Tour 2013 hanya 4 jam sebelum acara dimulai. Untungnya saya sudah pulang dari kantor Gudang Peluru, sehingga ketika dikabari saya sedang berada di kamar sambil menanti waktu berbuka puasa hari ke-3.
Saya menanyakan dresscode acara gala dinner malam ini, tetapi pemberi kabar juga belum mengetahui dresscode dikarenakan beliau dalam perjalanan mengambil undangan yang hukumnya wajib untuk dibawa. Beruntung banget deh mendapatkan kesempatan dinner bersama dengan para petinggi Arsenal. Saya merasakan keberkahan Ramadhan :) 
Saya dan kakak saya yang penggemar Arsenal kasak kusuk mengenai dress yang akan kami kenakan. Gimana nih? Berdasarkan tempat dan nama acara sepertinya kami harus mengenakan gaun resmi, tetapi kami justru khawatir dresscode-nya ala pemain atau supporter sepak bola. Duuuh, jangan sampai saltum dah ih! Inget tulisan/cerita saya ketika hadir di event "Malam Final Miss Indonesia 2013"??? Saat itu juga terlintas soal dress! Kali ini saya mengambil jalur aman, yakni mengenakan batik ala pegawai pulang ngantor...hehehe, memang pas hari kerja khan tuh - hari Jumat pula dan motif batik cenderung fleksibel, bisa digunakan di event formal atau non formal. Lagipula yang hadir pasti banyak orang asing-nya yang tidak memiliki kapasitas mencela ciri khas Indonesia.
Yeaay, ternyata banyak tamu undangan yang mengenakan dress batik. Yang pria juga banyak yang mengenakan jas, khususnya para petinggi Arsenal dan petinggi RCTI. Yang menyalahi aturan dresscode mengenakan kaos dan pernak pernik Arsenal. Oh ya dresscode : Formal Simple. Saya nggak merasa saltum deh ;) Rombongan saya yang datang : Mas Tunggal, Mbak Rita, Sekar, Seno,Rifki, Mbak Nana dan saya...jadi kami bertujuh. Datangnya sih terpencar-pencar, bahkan kami terbagi di 2 meja. Saya, Mas Tunggal dan Mbak Nana duduk di meja 23 bersama dengan 3 pria dari Sumatera Utara dan seorang ibu muda en seksi bersama anaknya yang terlihat blasteran. Ternyata ibu berwajah Indonesia dan dress seksi ini khusus datang ke Indonesia dari Bahrain untuk menyenangkan anak-nya (Usianya sekitar 6 tahun) yang nge-fans berat dengan Arsenal! Spesial dari Bahrain ke Indonesia untuk menyaksikan pertandingan Arsenal vs Indonesia. Cool banget deee.... :D


Dahsyat RCTI dan Coaching Clinic


Pagi , saat baru tidur selama 2 jam saya sudah diuprak-uprak oleh Oma Gooner alias Mbak Nana! Pokoknya nih seharian kami ngikutin jadwalnya Arsenal! Dari acara Dahsyat RCTI sampai selesai Coaching Clinic. Walaupun hari itu saya nggak puasa, tapi karena kurang tidur jadi berasanya ikutan maen bola deh. Dari Senayan, kami ke Gandaria City beli 12 tiket nonton Pacific Rim di IMAX, kemudian keluyuran di GanCy. Saya dan Mbak Rita sempat lunch di Solaria. Kemudian kami balik lagi ke Senayan untuk Coaching Clinic, malamnya balik lagi untuk nonton bersama keluarganya Om Ar.Nonton ber-12....

Indonesia Dream Team vs Arsenal FC


Nah, ini sebenarnya puncak acara dari 3 hari ,yakni menyaksikan pertandingan Indonesia Dream Team melawan Arsenal FC. Udah pada nonton di RCTI? Khan siaran langsung tuh....jadi saya nggak perlu cerita ya, apalagi saya benar-benar sebagai team penggembira aja...hehehe. Yang Gooners banget tuh Mr.Arif and Mrs.Nana yang bersama kami...Oh ya, sebelum ke GBK kami bukber dulu di Cempaka Putih, syukuran keponakan saya diterima di FH UGM bertepatan dengan ultah ke-1 Banyu alias anak Mr.Arif...beuuuh, berasa yang dikasih hadiah bapaknya ya dengan kedatangan Arsenal :)) Dari Cempaka Putih kami berangkat bertujuh (Saya, Arif, Mbak Nana, Mas Tunggal, Mba Rita, Sekar dan Seno), di pelataran Kantor Pengelola GBK kami parkir dan janji ketemuan dengan Om Fakih dan Rifki (Gooners). Trus janjian serah terima tiket dengan temannya Mas Tunggal beserta anak cowoknya.

Sunday, 21 July 2013

YCPA 2013 : Cantik, Peduli dan Berkarir




Saya memang pernah masuk dalam 10 Terbaik Caring Colours Care For Your Dream 2007 dari 1919 peserta, namun itu bukan jaminan saya mendapatkan tiket/undangan setiap perusahaan kosmetik ini mengadakan acara. Apalagi pihak agency sepertinya berbeda-beda. Oleh karena-nya saya mengikuti kuis untuk mendapatkan undangan event ini. Kuis di twitter Caring Colours yang mendapatkan 2 undangan gratis  Dina Mardiana yang awalnya justru sebagai teman yang akan saya ajak. Maklumlah, jawaban saya nggak sesuai dengan thema event, Social Network for Profesional Woman. Hehehe, maklum deh, lah wong selama ini kebanyakan teman/kenalan saya yang karier-nya bagus justru account social media-nya tidak aktif, bahkan banyak yang nggak memiliki account twitter/instagram. Dina nggak sempat mengambil undangannya, saya juga nggak bisa mewakili karena ada liputan di JCC. Ngambil undangannya di daerah Kebayoran yang terkenal macet sih, andai di kantor pusat CC (Pulo Gadung) atau di agency yang saat saya masuk final event-nya CC (di Cempaka Mas) barangkali saya bisa mengambil undangan tersebut.
Alhamdulillah, saya mendapat 2 undangan event ini dari Majalah Kartini! Undangannya juga akan diberikan on the spot, sebelum acara di mulai. Yeaaay, Terima kasih, Mbak Tasia dari Majalah Kartini...yang waktu SD saya beberapa kali mengikuti lomba yang diadakan olehnya :)

Sebelum dimulainya acara....jam 1 siang

Menjelang Pulang sekitar jam 8-an malam

Sebelum memasuki ballroom utama kami disuguhi aneka musik klasik dari Taman Suropati Chamber

Acaranya baru selesai jam 8-an malam setelah makan malam prasmanan yang awalnya mendapatkannya dengan "perjuangan". Lama ya...selain talkshow, anugrah YCPA 2013 juga Mara Sophie yang katanya pencipta lagu dan penyanyi dari luar negeri ....hhhmmm so sorry, kami yang doyan ngamatin musik kok baru "kenal" cewek ini sekarang ya ? :D Hehehe...maaf juga, karena saya, Dina en Jeng Dian lebih tertarik dengan mini orchestra yang membawakan musik klasik kesukaan kami :)