Showing posts with label Malang. Show all posts
Showing posts with label Malang. Show all posts

Monday, 14 February 2011

Penerbangan Menawan di Hari Kasih Sayang

Awalnya saya merasa under estimate begitu mengetahui perjalanan udara Semarang - Denpasar harus saya tempuh dengan menggunakan aircraft ATR 72 - 500. Pesawat yang baling-baling-nya masih terlihat jelas,seperti baling-baling milik Doraemon ;-D
Hari masih gelap ketika saya meninggalkan Raden Patah Semarang menuju Ahmad Yani Airport dengan taksi Kosti yang dipesan oleh Tutur yang saat itu menjadi Front Officer. Hhhmmm...baru sekali-kali-nya nih di Ahmad Yani Airport Semarang (konon the most dangerous (for flight) airport in Indonesia....sssttt ;-D) tanpa keluarga atau teman.

Tanpa delay kami memasuki pesawat terbang dengan berjalan kaki. Masuk dari pintu belakang yang merupakan satu-satunya akses masuk ke cabin. Sesuai pesanan ketika check in, saya mendapat seat nomer 12F. Konfigurasi 2 - 2 dengan 20 barisan. "Lucu" rasanya begitu melongok ke luar dan melihat wings aircraft berada di atas kepala dengan baling-baling yang transparan.
Rasa under estimate saya benar-benar terpatahkan oleh baling-baling yang transparan itu ;-) Entahlah, barangkali kapten penerbangannya yang memang sudah sangat mengenal akan pesawat yang ia bawa. Saya merasakan kehalusan ketika pesawat take off meninggalkan runway Ahmad Yani Airport, merasakan kelembutan ketika pesawat menembus awan dan maintan di ketinggian 17.500 kaki.

Keindahan nan Sempurna
Dengan maintain yang tidak setinggi pesawat jenis Boeing atau Airbus kami dapat memandang beberapa puncak gunung di Jawa. Ketika saya samar-samar melihat satu puncak gunung, saya baru berpikir,"Duh,andaikan di hari Kasih Sayang ini saya dapat berada di cockpit tentu-nya saya bisa menanyakan nama gunung tersebut!". Ada pula pikiran,"Waduuuh, kalau ada GPS asyik banget nih!". Apalagi daratan masih samar terlihat dari jendela pesawat. Memang tidak terlihat "padang masyar" yang biasanya saya lihat ketika naik pesawat besar lainnya, namun penerbangan kali ini terasa indah. Saya tidak merasakan "jedukan" sedikitpun! Awan putih yang biasanya menggoncangkan pesawat ketika pesawat menembusnya kali ini saya rasakan membelai wajah saya ;-)

Ketika saya sedang bertanya-tanya dan menikmati puncak gunung yang terlihat tiba-tiba kapten pesawat berbicara. Saya yakin perjalanan masih di Pulau Jawa, saya yakin udara sangat cerah sehingga sang kapten tidak perlu menenangkan kami dan menginstruksikan cabin flight untuk duduk di seat-nya.Atau sang kapten ingin bernyanyi??? Lebih nggak mungkin kaaalliiii...;-D Cruuiing..tongkat nenek peri baik hati kembali beraksi ; Sang Kapten menjelaskan kepada kami bahwa gunung yang baru saja kami lewati adalah Gunung Bangil...mungkin Gunung yang berada di Bangil-kah? Karena saya cari-cari info soal Gunung Bangil nggak ditemukan di Google. Daaaannn di samping kanan kami tampak 2 puncak gunung yang lebih tinggi lagi, yakni : Gunung Semeru yang di puncaknya terpayungi oleh awan. Kweeerreeen...Maak, aye terbang lebih tinggi dari MAHAMERU neeh!!! Puncak Semeru nyata di depan mata, gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3676 meter dari permukaan laut. Huhuhu, Mahameru,sungguh kuterharu memandangmu. Apalagi seat yang kududuki tepat di sebelah kanan sehingga tak ada yang menghalangi pandangan.