Wednesday, 1 May 2013

Imagine Concert : Jakarta Concert Orchestra and Batavia Madrigal Singers


Awalnya saya mencari satu  informasi di media sosial Majalah Pesona, dan tiba-tiba pandangan saya mengarah ke tulisan-tulisan tentang The Beatles. Ternyata majalah dengan pasar wanita dewasa ini mengadakan kuis untuk mendapatkan tiket "Imagine Concert : Jakarta Concert Orchetra". Beeuh, langsung deh mupeng berat! Ngecheck dateline-nya, tinggal beberapa jam lagi! Doooh! Nih, kalau pertanyaan kuis-nya : Apakah yang terlintas di benak anda jika Anda melihat pamflet acara ini?? Maka jawaban spontan saya adalah : Mas Bowie! Secara saya baru minta temenin Mas Bowie untuk menyaksikan Palestine National Orchestra. 

Tetapi sayangnya pertanyaan kuis tersebut bukan itu, tetapi :
Mengapa Anda berhak untuk memenangkan tiket ini ?
Eeeeh, jawabannya kok masih sama??? Karena hanya itu yang terlintas dipikiran, makanya saya menjawab bahwa saya akan mengajak Om yang satu ini untuk menyaksikan konser Imagine. Yaaa, saya sih nggak menyebutkan nama dong :)
Maka melajulah saya menulis mengapa saya berhak untuk memenangkan tiket ini, ya intinya untuk diberikan kepada seseorang yang .... ya pokoknya gak bakalan rugi deh kalau kasih ke dia.
Selesai nulis apakah langsung saya kirim??? Nggak, karena tiba-tiba laptop yang saya gunakan ngambek. Duaar, please deh,jangan sampai saya mengulang tulisan tersebut lagi dan batas waktu pukul 12.00 tinggal beberapa menit lagi. Jadilah saya mondar mandir antara laptop dan PC untuk mengirimkannya. Alhamdulillah, sended pada pukul 11.57!! Yes! Saya yakin dapat! Nggak sengaja loh terkirim jam 11.57 yang juga 3 menit sebelum batas waktu pengiriman.


Alhamdulillah akhirnya saya-pun bisa mendapatkan tiket kursi Gold seharga @ Rp 500.000 x 2 yang dimenangkan oleh 2 orang.Jam 10 pagi ditelepon dan dikabarin oleh Majalah Pesona.

Gold Ticket - BG 1 dan BG 2
Seat telah ditentukan di tiket yang sudah kami pegang. Saat melihat posisi-nya saya agak "ngenes" sih karena kok dapatnya di pojokan, nomor 1 dan 2. Bayangannya tuh seperti nonton film bioskop aja yang nontonnya mojok, kurang asyik. Apalagi bulan Oktober 2012 saya juga ada acara di sini dan dapat tempat di pojok kanan...hih pegal! Eeeeh, Alhamdulillah di posisi BG 2 malam  ini malah nggak kehalang dengan kursi lain plus saya bisa mengamati jemari pemain piano-nya! Hehehe...saya emang seneng banget ngamatin tarian jemari pianis loh...sambil dilihat udah pakek cincin belum tuh pianis #halah! Ternyata juga nih, saya menyaksikan konser ini nggak merasa pegal seperti acara bulan October 2012. Ya eyaaalah, harga tiket yang sekarang 500 ribu, jadi pasti ditata ergonomic-laaah! :)



Stage
Stage konser ini terlihat fresh and asyik di pandangan. Image band legendaris dan orchestra yang biasanya orang berpikir jadul dan "serius" jadi lebih segar, muda dan energic. Benerannya dari awal saya penasaran juga dengan sebuah grup orchestra yang seringnya membawakan musik klasik barat plus traditional Indonesia akan membawakan musik The Beatles yang fresh hingga kini. Penata artistik panggungnya bakal gimana tuh?? Juga pengen lihat bagaimana lagu-lagu pop ini dinyanyikan oleh seorang Soprano ...
Fullcolours dan di depan kami pas terdapat mobil Mini Cooper edisi lama yang sudah digambar dengan cat khusus. Weeeh, jadi ingat apa yang sudah saya tanam di mindset dan sudah saya ikhlaskan nih. Mas Bowie sempat memotret Mini Cooper tersebut sebelum petugas memberi tahu bahwa ada larangan memotret :)) (Kenapa, Mas? Mau mobil seperti itu? Insya Allah dan doa-kan aja kalau memang rezeki suatu saat aku bisa ngehadiahin kamu mobil yang "livery"-nya persis seperti itu :) Baca aja postingan-ku ini tentang Mini Cooper .... "gantungan kunci"-nya sudah aku simpan kok sejak tahun lalu.)

The Long and Winding Road & Here Where Everywhere
 Saya termasuk orang yang menyukai sesuatu nggak "freak". Jika menyukai sesuatu...ya sekedar nge-favorit, nggak "tergila-gila". Demikian pula dengan The Beatles, saya sih familiar dengan lagu-lagunya. Kakak ke-3 saya sering menyanyikan lagu Yesterday jika ada acara-acara (Walaupun sering menyanyikan lagu ini, tetapi kakak saya masih suka nyari teks tuh kalau mau nyanyi :D)
Dan di konser ini ada hal yang "ngegeplak" saya banget deh. Tentang 2 lagu, The Long and Winding Road dan Here Where Everywhere. Dua lagu yang sering menyusup jadi backsound mimpi-mimpi saya selama di New Zealand, dan selalu mengikuti kemanapun saya melangkah. Laaah, kok baru saya sadar kalau itu lagu-lagunya The Beatles. Oke-lah, kalau Paul McCartney saya memang menyukai-nya sejak SMP, bahkan termasuk favorit! Baru ngerti juga kalau pencipta utama lagu-lagu band legendaris ini berzodiac Gemini...Tuuuh khan?
Setelah dari sini saya jadi bolak balik muter kedua lagu ini nih, jadi ingat juga kalau George Michael pernah menyanyikan The Long and Winding Road dengan cihuuuy banget! Sayang ye elu gay, George :D
Akhirnya saya-pun bisa "membaca" apa yang ada di lagu ini untuk keindahan masa depan. Lagunya emang terdengar sedih, pun liriknya...tetapi kalau kita iqro maka kita bisa mendapatkan petunjuk-NYA :)

Jakarta Concert Orchestra dan Batavia Madrigal Singers
Kalau mau info lebih jelasnya , silakan check aja di web atau media social-nya. Dalam konser kali ini juga The Resonanz Children Choir membawakan medley : With a Little Help from My Friend - I Want to  Hold Your Hand dan Drive My Car. Bukti bahwa lagu The Beatles juga asyik dan adaptable dinyanyikan untuk anak-anak.
Penyanyi lainnya : Soprano Bernadeta Astari yang tahun lalu menyelesaikan studi Master di bidang vokal klasik.Belajar musik aja sampai Utrecht di didik oleh seorang profesor. Hadeuh, saya jadi pengen diajarin nyanyi sama profesor deh. Kemudian ada Elisabeth Dwi Purna, Teddy Panelewen dan Teza Sumendra - salah satu finalis Indonesian Idol. Pianis Janice Wijaya yang akan melanjutkan studi musiknya di Amerika September 2013. Saya sekarang salut dengan orang-orang yang belajar musik dengan serius, dalam artian ketika kuliah (tamat SMA) mereka bersikap langsung masuk ke pendidikan musik yang lebih profesional. Hebat orang-orang seperti itu! Salut juga untuk orang tua yang mengizinkan anaknya kuliah di jurusan tersebut. Nggak seperti zaman era sebelum 90-an yang kalau nggak kuliah di Teknik,Ekonomi,Hukum,Politik atau Kedokteran dianggap "nggak serius belajar".Kuno banget deh loe andai masih bersikap ala manusia dulu.Ujung-ujungnya malah duit yang dikejar.*Lah kok malah curhat!?
Ya udah, supaya nggak semakin nambah curhat, mendingan udahan dulu ya. Oh ya, satu lagi...yang pegang 'Concert Master' di koneser ini adalah Michelle Siswanto (Biola 1) yang juga ikut sebagai violis The Palestine National Orchestra di Indonesia.Aktif di UPH Conservatory of Music.Hhhmmm, jadi ingat keponakan saya yang lulusan UPH Fakultas Musik (Gimana ya dia bisa ngerayu kakak sepupu saya yang sepengetahuan saya mindset-nya "PNS" banget? :)))
Tanpa jeda istirahat, apalagi jeda iklan Imagine Concert berjalan mulus.Sekitar 20-an lagu The Beatles yang dibawakan. Bersyukur juga sih saya familiar dengan semua lagu...yang malah anehnya "nggak kenal" sama 2 lagu backsound kehidupan pribadi yang ternyata lagu grup ini :))

Wednesday, 10 April 2013

Superblock di Tri-Juction Jakarta

Holland Village, nama superblock yang akan hadir di tri-juction Jakarta. Mengapa disebut Tri-Juction Jakarta? Karena letaknya yang diantara 3 wilayah Jakarta, yakni Jakarta Pusat (Cempaka Putih), Jakarta Utara (Kelapa Gading dan Sunter) dan Jakarta Timur (Pulo Mas). Yang ketiga wilayah terdekat dengan proyek Holland Village merupakan perumahan mewah di Jakarta. Nggak usah bicara harga rumah di ketiga wilayah tersebut deh, soal harga lahan daerah tersebut adalah masuk dalam jajaran termahal karena super strategisnya. Lokasi Holland Village, tepatnya di eks Coca Cola Cempaka Putih. Tepat di sisi jalan toll yang menghubungkan ke seluruh lokasi terpenting di Jakarta.
Bukan sekedar promosi nih, tetapi selama 30 tahun saya telah merasakan asyiknya tinggal di kawasan ini dan sangat merasakan keuntungan tinggal di kota besar Jakarta. Oleh karenanya begitu LippoLand Club mengundang saya untuk mengikuti Holland Village Sales Briefing pada tanggal 9 April 2013 di St.Moritz Jakarta Barat, saya dengan yakin hadir! Selama menempuh perjalanan Pulo Mas - St.Moritz saya semakin bersyukur tinggal di wilayah dekat dengan Holland Village.

Silakan pelajari brosur di bawah ini jika Anda berminat untuk investasi, bahkan tinggal di Holland Village Apartment dalam waktu 4 - 5 tahun mendatang. Priority Pass sudah tersedia dan refundable :) So nggak perlu khawatir bakalan "dipaksa" untuk membeli yaaa...Yang kami tawarkan bukan kacang kok :)



Jika sudah membayar Priority Pass maka Anda akan mendapatkan prioritas memilih unit apartment di Holland Village pada saat launching.

HOLLAND VILLAGE LAUNCHING
Sabtu, 18 Mei 2013 
Pukul 09.00 dan 13.00
Bertempat di Ballroom dan Mezzanine 
Aryaduta Hotel, Tugu Tani - Jakarta Pusat

Keterangan lebih lanjut mengenai Holland Village, silakan SMS 081280086827 / 0818477757

Thursday, 4 April 2013

Palestina Damai Mewujud Dalam Orchestra di Tanah Airku, Indonesia

Alhamdulillah , banyak hal yang  dapat saya lakukan di bulan Maret 2013. Sampai harus mengingat-ingat kembali,termasuk bulan February 2013 yang belum saya rekap apa yang sudah saya lakukan di bulan tersebut. Sebelum saya rekap aktifitas February - Maret 2013 saya cerita tentang akhir bulan Maret terlebih dahulu yaa...

Menyaksikan The Palestine National Orchestra

Menutup bulan Maret 2013 dengan sesuatu yang sangat berbekas di hati. Antara bahagia dan haru deh...hehehe, kalau sedih sih nggak lah yaaa...karena saya yakin "dia" telah bahagia disana, dan malam ini saya ditemani oleh cowok yang berzodiak sama dengan beliau, sama-sama menyukai musik - walaupun sikapnya berbeda . Aaah, panjang jika saya ceritakan...nanti di akhir posting saya ceritakan deh.
Awal tahun 2013 saya membuat wishlist, diantaranya adalah berkeliling dunia menapaki sejarah musik dunia (seperti Austria) dan menyaksikan aneka konser musik klasik kelas dunia serta mengunjungi tanah suci. Anugerah banget kalau bisa melakukannya bersama dengan orang yang kita sayangi, walaupun asyik-asyik aja sih kalau sendiri juga :) Nah, kok menyaksikan konser ini saya merasa bahwa ini adalah miniatur terwujudnya wish saya ya?
Pada konser kali ini , diantaranya yang tampil secara menonjol, diantaranya , Conductor   : Matthew Coorey berdarah Lebanon. Ada juga seorang Soprano berayah Palestina dan ibu Jepang bernama Mariam Tamari yang merupakan lulusan Bryn Mawr College jurusan Music dan Filsafat. Kemudian Kinan Azmeh yang saat ini sedang menyelesaikan doktoral bidang musik di City Universitas New York membawakan Wedding dengan Clarinet-nya. Kemudian ada Wissam Boustany, satu-satunya peniup Flute yang sukses berkarier sebagai solois international dan juga Profesor Musik Flute di Royal Northern College of Music Manchester. Woohooo, sekarang banyak banget ya orang yang cerdas di bidang musikal dan menekunimya di pendidikan formal. Saaaallluuut!!!! Nggak seperti pandangan "orang kuno" yang menganggap pelajaran eksata dan pendidikan otak kiri saja yang dianggap sukses! Alhamdulillah, sebenarnya orang tua saya membebaskan anaknya untuk menekuni bidang apapun juga, bahkan kami sejak kecil diharuskan belajar Music (Khususnya Piano,Menari Jawa dan Bela Diri). Entahlah, kok ya sudah dibebaskan demikian kami malah jadi Pilot, Pejabat Pemerintahan, Jaksa, Dokter, Pengusaha dan profesi "otak kiri" lainnya. Hahaha...pengaruh lingkungan nih :p Sepertinya hanya saya yang dominan menggunakan otak kanan. Bersyukur sih, sepertinya saya lebih menikmati hidup ini :)
Nonton konser ini dapat tiketnya juga asyik banget, bisa dapat 2 tiket Gold yang masing-masingnya seharga Ro 1.500.000 (Total Rp 3000.000), dan dapat seat-nya malah di kelas Platinum. Aaah, DIA memang MahaPengatur. Simple, saya hanya menuliskan tentang Musisi Klasik Favorite berikut alasan mengapa saya menyukainya, dalam 100 kata tetapi saya menuliskannya lebih dari itu, karena .... saya emang curcol,hehehe, lantaran ingin fasih memainkan karya-nya melalui piano tapi...gak bisa-bisa sampai sekarang! ;-p
Menyaksikan konser ini teringat ketika saya menjejakkan kaki ke Palestina tahun 1996, dan menuliskan sebuah cerpen yang telah dimuat di Majalah Annida berjudul : Yang Tertinggal di Sudut Palestina.
Aaah, menyaksikan The Palestine National Orchestra di Kemayoran ini memang mengingatkan masa lalu  sekaligus proses mewujudkan masa depan saya :) Di Kemayoran, setiap Senin pagi saya balita melambaikan tangan ke pria terkasih yang berharap saya menjadi Pianis handal. Hingga lambaian pria itu menghilang di balik awan, saya masih terpaku di salah satu tapak Kemayoran.

Hanya bisa motret ini pakai hape, karena selain memang nggak boleh motret selama concert juga camera ketinggalan

Mengenai review konser-nya saya link aja ke beberapa blog ya. Bagi yang memiliki blog dan merasa berkeberatan jika posting-nya saya link, silakan beri peringatan ke saya dan sebelumnya saya mengucapkan maaf dan terima kasih :)
http://hiburan.kompasiana.com/musik/2013/04/02/melodi-dari-palestina-pesan-damai-dalam-harmoni-orkestra-547754.html
http://dwimirnani.wordpress.com/2013/03/31/the-palestine/
http://imhp3.blogspot.com/2013/03/pesan-cinta-universal-melalui-musik.html?spref=tw

Wednesday, 20 March 2013

Money Therapy : Do Your Passion and Money Will Follow

Berbekal undangan dari Jeng Laura Khalida (Manager Media EHI) saya merasa mantap hadir dalam Launching Buku Money Therapi yang ditulis oleh Teh Irma Rahayu (Soul Healer). Ternyata acara-nya boleh untuk umum toh? Saya terlanjur sudah mendaftar sebagai Blogger...Alhamdulillah, dapat rezeki goodiebag yang salah 1 isi-nya adalah buku yang akan dilaunching sore itu. Waduh, maaf nih, saya bukan berharap buku gratisan sehingga terdaftar sebagai Blogger. Sungguh deh, apalah arti Rp 38.000,- untuk sebuah buku yang bermanfaat seperti Money Therapy??? Apalagi bagi saya yang banyak mendapatkan "imbal balik" dari dampak menulis dan membaca :)



Tepat dugaan saya mengenai isi buku yang cuma semalam saya lahap di Room 1721 Menara Peninsula Hotel. Bahasa yang digunakan oleh Teh Irma begitu lugas, saklek dan straight to the point. Cocok untuk saya, tetapi barangkali tidak cocok untuk pembaca yang "bermental menya menye". Orang yang tidak gemar membaca bisa langsung mendapatkan inti yang ingin disampaikan oleh buku 142 halaman ini.

Teh Irma en Uni Laura

Buku ini memang tidak tebal, dan tidak menjual mimpi atau kata-kata yang panjang. Makna "kaya" yang dimaksud oleh Teh Irma adalah bagaimana kita berjiwa kaya raya atau barokah. Tercapai segala hal yang kita inginkan (lebih tepatnya apa yang kita perlukan). Yup, memang lebih bahagia hidup dengan meraih apa yang kita perlukan/inginkan yang berguna bagi kehidupan kita. Daripada memiliki uang Rp 500 juta di bank, namun belum mengerti untuk apa uang itu digunakan. Nah, kalau uang  tersebut masih di rekening buku kita khan sebenarnya uang tersebut belum berwujud, belum kita gunakan dan berarti bukan rezeki kita kaliiii...
 Buku ini diterbitkan oleh Penerbit Republika. Penulis Pendamping : Uni Laura Ariestiyanty.
Royalti dari buku ini akan disumbangkan melalui Dompet Dhuafa loh :)

I Love U, Dad....
Salah satu langkah untuk mengikuti therapy adalah dengan melakukan "Family Therapy" yakni menulis minimal 20 hal yang membuat kita bangga terhadap Ayah, dalam segala hal, termasuk pekerjaan dan keuangan. Hohohoho...saya-pun langsung jumpalitan kegirangan! Di buku ini ditulis bahwa ayahlah yang mewakili energi uang, sebagai pencari nafkah di rumah dan yang menanamkan belief system tentang uang kepada kita. Aiiih, senang deh - senang saya! Karena, jujur aja nih, saya adalah pengagum sosok ayah walaupun ayah saya telah meninggal dunia. Sosok ayah adalah The One and Only dalam kehidupan saya.

Testimonial
Pada akhir acara Launching Buku Money Therapy dan juga di halaman-halaman terakhir buku (sebelum biodata mengenai Penulis) muncul beberapa alumni EHI. Testimonial-nya nyantai, nggak "dagang" seperti para pemberi testimonial di buku-buku sejenis yang karena terlalu semangatnya jadi terkesan lebay. Kalau 3 diantara pemberi testimonial di launching-nya Money Therapy logis and "manusiawi" kok, tapi kok ya cewek semua sih,Teh?hehehe....


Saya juga mau kasih testimonial setelah membaca buku Money Therapy nih....Begini cerita-nya....sehari setelah membaca buku ini, saya bertekad untuk membereskan kamar yang luas-nya melebihi unit apartment type 28! (Alhamdulillah yah, kamar saya luasnya ngelebihin unit apartment milik ibu saya di Kalibata City - belum lagi bathroom di kamar saya yang air-nya belum diaktifin padahal ada bathub-nya segala.Terus lemari pakaian/sepatu saya juga berada di ruang terpisah yang luasnya juga melebihi rumah type 21....*jiaaah,gw malah cerita tentang kamar!). Dengan luas demikian saya nyaris putus asa gimana membereskan kamar ini, karena PRT yang saya percaya khusus membereskan kamar pribadi saya sedang tidak ada. Tahap awal saya bereskan tas-tas yang jumlahnya belasan deh, rata-rata dibeli di luar negeri (Tapi jarang beli sendiri! Hadiah dari kakak or teman...tapi saya nggak ngemis loh dapetinnya ::D). Belum lagi kerepotan dengan buku-buku, majalah, cd saya yang jumlahnya ribuan. Terus hadiah-hadiah goodie bag yang selalu saya dapatkan jika datang ke undangan acara....waw....waw...waw. Baru saja saya mengeluarkan "sampah" (nota/struk belanja/ATM/transaksi debet or creditcard,brosur,dll) yang belum sempat saya keluarkan selama ini ,eh saya nemu uang Rp 50rb yang masih halus mulus yang sudah saya "lupakan"....Alhamdulillah, langsung saya gunakan untuk lunch dengan makanan yang saya inginkan! Terasa berkah en lebih bermanfaat dibanding uang ratusan juta yang sekedar di bilyet deposito atau tercantum di buku tabungan yang masih "blank" mau digunakan untuk apa.
Nah, hal yang pualing "merepotkan" saya dan harus dilakukan jika kita akan melakukan Money Therapi adalah menyingkirkan barang-barang lama, apalagi yang ada kenangannya dengan masa lalu. Waw...waw...waaaw,padahal mantan-mantan saya tuh kalau ngasih hadiah ke saya selalu mahal, original branded , parfum - parfum branded yang sekarang saya cuma mampu ngejualin (Untuk beli pakek uang sendiri mah mikir-mikir dah. Jadi seringan saya jadi Reseller atau Agent ajah....yeee, emang loe aje yang doyan dagang :p)

BBB : Bukan Bintang Biasa?? Bukan! - Beli, Baca dan Barokahlah!
Sekalipun kamu nggak suka baca, tetapi ingin mendapatkan kekayaan yang sesuai dengan keperluanmu, maka bacalah buku ini....Yang nggak gemar membaca masih tetap bisa menangkap isi buku ini dengan mudah deh. Kalau masih nggak ngerti juga? Berdoa dulu aja gih sono, supaya dapet hidayah!
Sebenarnya sih "kunci" dari kekayaan itu adalah "PASSION", seperti yang tertulis di cover/judul : "Do Your Passion and Money Will Follow...."
Alhamdulillah saya sudah menemukan passion saya, yakni : Menulis, Research, Traveling, Volunteer, Mengajar and....Sex (Sssttttt....;p)

Saturday, 16 March 2013

Pernikahan : Journey - Banyuwangi Jatim

Rasanya baru kemarin keluarga besar saya mengadakan hajatan pernikahan Galuh dan Arif yang di blog ini dapat dilihat di "Pernikahan : Journey" , "Pernikahan : Journey II" dan "Pernikahan : Journey III" . Acara tersebut berlangsung di September 2011. Lebih dari 1 tahun kemudian, tepatnya tanggal 22 December 2012 keluarga besar kami mengadakan kembali hajatan Pernikahan Bimo dan Silvy, dilanjutkan acara party dari pihak mempelai pria di Jakarta tanggal 9 Maret 2013 alias minggu lalu :) 
Hajatan (Party/Resepsi) diadakan di 2 kota, yakni : Banyuwangi Jawa Timur dan Jakarta Selatan. Seru pastinya hajatan dilakukan di 2 kota di Indonesia, apalagi keluarga besar kami kembali dapat berjalan-jalan kembali ke Bali dengan formasi generasi ke-2 yang nyaris lengkap (Kecuali Mbak Naning dan Mbak Dien yang masih di Leiden, Belanda)


Sekar nyanyi lagu-nya Maroon 5 yang judulnya "Telepon Umum"


Foto-foto lain menyusul :)

Sunday, 24 February 2013

Lomba Novelet Valentine's Day Peri Penulis 2013

Waktunya tinggal 5 hari lagi nih! Yuk yang mau ikutan Lomba Novelet Valentine's Day Peri Penulis 2013 silakan kirimkan cerita kamu..... :)


Friday, 22 February 2013

Malam Puncak Miss Indonesia 2013

Lagi menikmati Mie Tarik Tom Yam di Plaza Indonesia, tiba-tiba seseorang menelpon dan mengabarkan bahwa ada undangan Malam Final Miss Indonesia 2013 yang harus saya ambil di RCTI Kebon Jeruk. Waduh, gak bisa diambil di RCTI Kebon Sirih aja ya?? Sedangkan acaranya di Kemayoran dekat Kebon Kosong....Jiaaah, maenannya kok jadi "kebon" gini sih??!

Waktu yang mepet dan dikabari-nya mendadak, walaupun JIExpo Kemayoran dekat dengan tempat tinggal saya namun tetap saya tidak sempat ganti dress sesuai dengan dresscode, Elegan Formal.
Jadilah saya menuju tempat acara dengan dress ala Penonton Sepak Bola. Eh, nggak selebai itu kok. Biar bagaimanapun juga kemeja atasan dan tas yang saya pakai beli di Eropa dengan harga jutaan.*sok! Oleh-oleh dari kakak saya yang memang tinggal di Eropa kok, kalau saya pribadi sih emang lebih cinta produksi Indonesia (Kalau harus beli dari uang sendiri)  :)

Saya berangkat ke JIExpo Kemayoran bareng Mbak Nana en Jeng Ely. Bertiga dapat tiket Gold,nggak dapat makan tetapi dapat goodybag.

Pembukaan tarian ala 1000 tangan dari beberapa cowok, kemudian 3 Idols menyanyi 33 Finalis tampil.

33 Finalis Manner,Impressive,Smart,Social

10 FinalisTerbaik

5 Finalis Terbaik
3 Finalis Terbaik (Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Barat)

Miss Indonesia 2013 : Vania Larissa - Kalimantan Barat

Yang saya suka dari Miss Indonesia adalah mereka memiliki bakat yang unik yang bukan sekedar bakat ala artis masa kini (Model,Peragawati,Presenter,Artis Sinetron,Penyanyi Pop). Misalnya Miss Indonesia 2012 Inez Putri yang atlet Golf International. Makanya dia bisa masuk 13 Miss World. Tekstur wajahnya juga nggak indo, dan waktu saya saksikan pada malam final ini ialah gaya jalannya yang tetap "sporty", gak sok dianggun-anggunin seperti tuan putri di pentas sebelah :D Sedangkan Miss Indonesia 2013 jago nyanyi seriosa!! Bukan Penyanyi Biasa! Dahsyat deh, kalau memang jadi penyanyi dengan suara komersial sih mendingan ikut Indonesia Idol or X Factor :)

Miss World 2012 from China : Wenxia Yu yang ternyata lulusan universitas fakultas Musik

Cakra Khan feat.Ava Victoria : Harus Terpisah
Miss World ... hhhmm maksudnya Miss Dunia Lain :D
Miss Earth (Quake) foto dulu di wall of fame Miss Indonesia 2013 :D

Tuesday, 19 February 2013

Indonesia Fashion Week 2013 : Bima by Stephanus Hamy #7

Indonesia Fashion Week 2013 Hari Pertama 14 February 2013
Avant Garde, Cocktail & Party
Plenary Hall JCC : Stylopedia

Saya memang masih terkenang dengan tenun NTB yang banyak saya temukan di Desa Sasak Mataram NTB. 2 bulan yang lalu saya baru dari sana. Belum pupus kekaguman saya dengan tenun lokal NTB, di Indonesia Fashion Week 2013 saya banyak "dijejali" aneka kain lokal Indonesia yang kaya, salah satu yang membuat saya jatuh cinta pada pandangan pertama adalah BIMA karya Stephanus Hamy.








Sayang ya hasil foto saya kurang maksimal. Selain karena posisi terlalu kepinggir,saya tidak membawa DSLR dan saya kok merasa ingin cermat menikmati karya BIMA ini ya,sehingga "enggan" untuk memotret karena khawatir kehabisan moment :)
Ayo, Ariel...jadi beli dress ini?Keren loh....:)

Indonesia Fashion Week 2013 : Fashion Show Ibu & Anak #6

Indonesia Fashion Week 2013 Hari Kedua 15 February 2013
Muslim Wear
Plenary Hall JCC : Infinitely Covered

Dalam Fashion Parade ini ditampilkan beberapa karya dari lebih 30 Desainer busana muslim. Diantaranya 2 Desainer yang merupakan ibu dan anak kandung.
Sang Bunda adalah artis penyanyi papan atas di era tahun 70-an yang gaya-nya bak Lady Gaga ketika itu :) Hingga Sang Bunda mengambil sekolah mode di London Inggris. Boleh dikatakan beliau adalah Pelopor Bisnis Busana Muslim di Indonesia yang karyanya tidak saja dipasarkan di Indonesia melainkan juga hingga ke Rusia dan Amerika Serikat. Beliau adalah : Ida Royani ,  karyanya muncul sebagai awal dari Fashion Parade di hari kedua Indonesia Fashion Week 2013.

"Ida Royani : Gems From The East"



"Jenahara Nasution : The Tuareg"

Dari pernikahan Ida Royani dan Keenan Nasution (Musisi) melahirkan anak, dan salah satu anak mereka adalah Jenahara Nasution yang kini juga aktif di dunia fashion Muslim. Jenahara yang kini juga sudah menjadi seorang Ibu adalah President Hijabers Community Pusat, komunitas hijabers yang memiliki pengaruh dalam dunia fashion bagi muslimah belakangan ini.



Indonesia Fashion Week 2013 : Biru Jingga #5

Di booth C-108 Cendrawasih Hall saya menemui salah satu Exhibitor Indonesia Fashion Week 2013 yang merupakan teman lama ketika kami aktif di WWF. Sejak setahun belakangan ini teman saya yang lulusan FEUI ini berkecimpung di dunia kreatif, sebagai  Accessories Designer.


Imelda Suryani yang kini terjun di dunia bisnis dan membangun usaha berlabel :  
Biru Jingga
Saat berlangsungnya Indonesia Fashion Week 2013 "Biru Jingga" mulai memamerkan dan tentunya memasarkan karya-karya bersama dengan partner-nya.
Dr.Hertati Natasuminta,MSc yang memegang label Bedsndesign mengajaknya untuk berperan serta dalam event fashion terbesar di Indonesia ini.





Konsep perhiasan yang sederhana dan cantik. Berusaha menampilkan Indonesia melalui bahan-bahan dan tema-temanya. Awalnya Biru Jingga hanya membuat kalung kreasi batik dengan kombinasi manik, namun kemudian membuat kreasi-kreasi lain yang bisa dipakai harian oleh para pekerja kantoran untuk padupadan busana kerja mereka.
Biru Jingga sebisa mungkin memakai manik lokal buatan Jombang yang cantik dalam setiap kreasinya, pada setiap hasil kreasi diberi nama sesuai idenya. ide-ide yang terus berkembang seiring dinamika waktu dan tema."

Indonesia Fashion Week 2013 merupakan langkah awal yang besar bagi "Biru Jingga" untuk berperan serta dalam kemeriahan dunia fashion di Indonesia, bahkan di dunia.

Untuk mendapatkan koleksi "Biru Jingga" yang ekslusif ini dapat menghubungi berkunjung ke facebook-nya : Biru Jingga atau langsung ke owner-nya di 08128120776

Monday, 18 February 2013

Indonesia Fashion Week 2013 : Main Lobby Stage #4

Selain Plenary Hall yang merupakan stage paling "gambreng" diantara arena acara yang berlangsung selama Indonesia Fashion Week 2013, begitu memasuki entrance maka kita dapat melihat "Main Lobby Stage" yang dapat diikuti oleh semua pengunjung.
Saya hanya sempat mengikuti 2 acara di Main Lobby Stage ini.

Hari Pertama 14.30 - 15.30 : Nova Kreasi Sarung by Irna Mutiara
Workshop Mengkreasikan Sarung


Pada saat workshop berlangsung pengunjung dibagikan goodiebag dari tabloid Nova.

Hari ke-2 16.30 - 17.30 : Hijab Clinic by Zoya

Launching produk kecantikan BB Cream by Zoya 


Hijab Clinic : 2 style hijab, Turban en Jilbab Segi Empat


Vocalis Muslimah Pemenang Festival Muslimah 2012 

Diantara Pengunjung yang Menyaksikan Hijab Clinic ada Model/Peragawati/Artis Papan Atas yang kini juga terjun ke Politik, Mrs.Marisa Haque dengan rekan sesama model,desainer dan pelaku industri fashion seangkatannya. Waw deh, biar usia nyaris setengah abad, tetapi energi dan aura-nya sangat "cling" :)

Sunday, 17 February 2013

Indonesia Fashion Week 2013 : Welcome #3

Indonesia Fashion Week 2013
Hari ke-4 : Disambut oleh 3 model menggunakan busana ala Jember Fashion Carnaval
What coincidence! Hari ke-3 IFW 2013 bersama Silvy yang orang Banyuwangi/Jember dan berkata padanya,"Aku pengen loh lihat Jember Fashion Carnaval.Kapan sih?Mau datang aaah..."
Alhamdulillah,sesuatu banget ya akhirnya dikasih Tuhan untuk melihat langsung di IFW 2013.Anggap aja sebagai "pembuka" untuk menyaksikan lebih banyak lagi di Jember Fashion Festival.
Padahal 3 hari sebelumnya ke-3 model ini  nggak ada di sini loh ! :)






Saturday, 16 February 2013

Indonesia Fashion Week 2013 : Snapped Blossom #2

Indonesia Fashion Week 2013 Hari Pertama 14 February 2013
Plenary Hall JCC : Avant Garde, Cocktail & Party

Snapped Blossom by Nefrin Fadlan


 Saya : "Wah, sepatu yang di pakai peragawatinya lucuk-lucuk.Warnanya gue banget!Pengen motret deh,tp camera yang daku bawa camera pocket.Duh!"

Baru terlintas pikiran seperti itu, tiba-tiba salah satu Peragawati berjalan tanpa alas kaki dan menenteng sepatu yang tadi PAS yang saya ingin potret. Hah? What coincidence!


Indonesia Fashion Week 2013 Hari Ketiga 16 February 2013
Cendrawasih Hall JCC : C-077

Saya dan Silvy berkeliling Cendrawasih Hall. Silvy baru saja memesan sepatu di salah satu stand. Tatapan mata saya terpaku dengan sepatu di beberapa stand dengan warna yang ceria.
Silvy : "Nce, ini sepatu cocok banget deh warnanya untuk baju pengantinku nanti."
Penjaga stand menjelaskan bahwa sepatu tersebut diperagakan pada hari pertama parade fashion show.Saya pikir pasti saya tidak menyaksikan saat sepatu tersebut diperagakan karena saya hanya 1 jam berada di Plenary Hall saat itu, dan tidak ada peragaan khusus sepatu.


Tanjung Barat 16 February 2013

Amel melihat foto-foto IFW 2013 yang ada di camera saya.
Saya : "Ini foto sepatu yang kata Silvy cocok sama baju pengantennya nanti..."
Amel : "Ini sepatu khan yang difoto kemarin...."
Saya : "Loh iya ya?"
Amel : "Nih, zoom aja...sama khan?"
Lagi "What Coincidence!"

Padahal khan banyak ya sepatu yang diperagakan di Indonesia Fashion Week 2013...


Friday, 15 February 2013

Indonesia Fashion Week 2013 : "Jokowi" Fashion Show di IFW 2013 #1

Hari ke-2 Indonesia Fashion Week 2013 : Muslim Wear
Ada yang lucuuk dari rancangan Fenny Mustafa for Zoya pada Fashion Parade : Infinitely Covered.