Wednesday, 29 January 2014

[IRC 2014] Resensi Fiksi : Reuni


Judul Buku      :           Reuni
Kategori          :           Fiksi / Novel
Penulis             :           Ayu Gendis
Penerbit           :          Gramedia Pustaka Utama 
                                  (Jakarta, September 2013)
Tebal               :           232 Halaman
Rate                 :           3/5

Ini cerita tentang 5 wanita berusia 33 tahun. Tidak seperti kebanyakan novel lainnya,walaupun novel ini masuk dalam genre Metropop yang dimiliki oleh penerbit Gramedia Pustaka, mereka bukan kawan 1 gank. Mereka juga bukan para wanita metropolis yang eksis di mall atau cafe. Mereka bukan orang-orang yang dikatakan sebagai sosialita. Justru latar belakang mereka berasal dari kota sejuk di Jawa Tengah, Wonosobo. Mereka juga bukan para kembang desa yang kesohor hingga beritanya sampai ke desa tetangga. Ya, mereka memang para wanita yang “biasa”. Jangan kamu kira wanita yang “biasa” tidak memiliki berbagai problem/masalah yang anggapan sebagian orang hanya di miliki oleh penduduk metropolitan Jakarta atau sosialita.

Berbagai konflik dipaparkan oleh Penulis dengan mengalir, menggiring Pembaca untuk terus membaca dan penasaran – walaupun ditulisnya dengan gaya yang “loncat-loncat”. 5 wanita, tidak ada yang memiliki peran utama seperti dalam berbagai film layar lebar atau sinetron. Semua tokoh mendapat porsi yang sama.
Dalam novel ini juga Pembaca seolah mendapat sanggahan stigma dari masyarakat yang senantiasa mendengungkan bahwa pernikahan adalah sumber kebahagiaan seseorang. Ternyata pernikahan bukanlah keharusan seseorang akan memperoleh kebahagiaan. Penulis cukup berani mengantarkan masalah-masalah tersebut dengan apik. Dan saya sangat menyukai hal ini, apalagi masalah-masalah ini bukan terjadi di kota besar bernama Jakarta. 

Tokoh dalam novel ini :
  1 Yunika, seorang istri dari suami makmur dan ibu rumah tangga sejati tanpa anak.Kehidupannya pernikahan tidak pernah bahagia sejak awal karena tidak mendapatkan cinta dalam kehidupan rumah tangga (sekalipun hanya cinta semua tidak pernah didapatkan!). 

22 Nunik, saat ini tidak memiliki suami, tetapi memiliki pengalaman menikah 3 kali dalam kehidupannya. Memiliki 3 buah hati dari 3 lelaki yang menikahinya.

33  Nurleila, istri dari anggota DPRD. Menikah siri, tak memiliki anak...baguslah, akan lebih tragis kehidupannya jika sampai memiliki anak. Seperti di realita kehidupan tuh...*Yang saya baca di situs dan tabloid!

44 Sri, seorang istri dari TKI yang bekerja di Arab. Karakter wanita keibuan (tanpa anak) dan senantiasa hidup lurus walau penuh tekanan dan pertanyaan di hatinya. Lama sang suami tidak mengirim kabar, Sri-pun tipikal wanita pekerja di showroom mobil. Hidupnya yang terlihat lurus dan tenang berakhir justru dengan tragis.

5.5 Ajeng, jomblo sejati yang mencintai mendiang ayah dan sering konflik dengan ibu-nya. Hidup mandiri sebagai seniwati dengan perjuangan yang keras. Aaaah, sepertinya justru jomblo sejati ini yang justru sukses menemukan cinta dan jati diri.

Memang kaya warna pada cerita novel ini, tetapi cover buku ini justru menggambarkan sedikit warna. Warna cover buku ini hanya gradasi merah, peach dengan warna tulisan merah dan hitam.
Novel pertama yang diterbitkan Ayu Gendis. Termasuk berani bagi penulis  yang menyodorkan karya fiksi dengan banyak tokoh. Penulis terkesan ingin menggali karakter masing-masing tokoh, tetapi akhirnya terjebak di akhir tulisan yang terkesan terkendala oleh keterbatasan halaman :D Ditunjang dengan editing yang rapih, karya ini termasuk lumayan baik bagi penulis fiksi pemula. Masuk logika semua kok setiap kejadian dan karakter tokoh-tokoh yang berperan. Sedangkan untuk setting lokasi cerita sebenarnya penulis bisa lebih menggali lokasi tokoh di Wonosobo Jateng yang terkenal cantik, seperti wisata Dieng.

Monday, 27 January 2014

Yang Belum Tertulis di Blog Tentang Event 2013

Yang pasti begitu banyak event yang saya ikuti dari tahun ke tahun. Sebagian selalu saya tulis kemudian mempostingnya ke blog. Namun event/kegiatan 2013 tidak atau belum semua saya tulis atau posting ke blog. Diantara yang yang belum saya tulis atau posting adalah :
Congratulations! You are one of the first 150 people to send us an e-mail about @america’s event on Thursday, April 18, 2013, with the cast and crew of the film Java Heat.(Hohoho, itu kalimat dari @america yang memberi kabar bahwa saya bisa bertemu dgn aktor/artis dari film Hollywood Java Heat. Huaaa, malem Jumatan sama si vampire di Twillight, Kellan Lutz euy! Mimpi-pun tak pernah :D Alhamdulillah Sekar juga kebagian kuota. Nexttime saya posting foto saya bareng Sang Produser & Penulis Film ini, Mr. Rob Allyn yang baik hati serta tak sombong.)
Nona Dina minta ditemenin ke Ritz Carlton Hotel di kawasan Kuningan. Dia Juara II Lomba Blog Telkom. Yang menyerahkan hadiahnya (simbolik) Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak - didampingi oleh Direktur Utama Telkom Indonesia. Pada kata sambutannya Ibu mentri berpendapat bahwa para pemenang lomba blog ini berusia di bawah 25 tahun. Nona Dina mesem2 dibilang gitu. Hihihi...Ibu mentri kok gak jitu nebak umur perempuan bisa jadi mentri urusan perempuan en anak sih? Ntar dibilang suka korupsi en nyatut loh, Bu. Maksudnya korupsi en nyatut umur perempuan sampai 5 tahun...hehehe. Daku "terpaksa" nih duduk di kursi VIP saat acara di ballroom hotel tersebut :D

Dateng berdua Lia. Pengen ngerti aja gimana membuat blog lebih menarik dengan kreatif :)


Talkshow & Peluncuran Buku yang dihadiri salah 1 walikota Italia dan beliau muallaf. Saya datang bersam Madame Dina. Ketemu juga dengan Mpok Rahmadianti alias Mpok Dee yang bertahun2 gak ketemu en sekarang Mpok yang satu ini menjadi Manager Marketing & Promosi Noura. Seusai acara talkshow en launching buku kami melanjutkan silaturahim di resto China di Pasaraya Blok M. Sebenarnya daku agak sungkan karena pastinya Mpok Dee khan lagi sibuk, tapi Miss Dina nge-BBM en berminat bukber. Eh di resto malah ketemu semua crew Noura , Penulis-nya en Pak Walikota beserta keluarganya. Minta foto bareng deh...hehehe. Thanks untuk traktirannya, Mpok Dee :)
Kapalnya Greenpeace yang berkeliling dunia dalam rangka kampanye pelestarian lingkungan bersandar beberapa hari di Tanjung Priok. Saya, Lia en Mbak Nana datang ke kapal tersebut.

Dapat undangan untuk ke salah fashion show utama, dihidangkan dinner. Kenyang! :p Terpenting adalah : Frontrow...hehe,panitia sempet nanya apakah saya mau meliput or sebagai pengunjung. Saya diundang di event ini karena  Fashion Blogger , tapi akhirnya duduk di frontrow macam sosialita :p Saya mengajak Jeng Yuli diacara ini.


Masih ada event lain yang saya ikuti??? Banyaaaaak..... :)))  Suatu waktu deh akan saya posting. Nah, terus kesannya saya nggak ada kerjaan banget ya bisa hadir di banyak event ? Hahaha....itulah nikmatnya jadi Fulltime Freelancer and memiliki usaha sendiri :) Padahal di Marketing Research Company saya sedang menjalankan berbagai project  sebagai FIELD Researcher, yang pastinya harus kesana kemari mengambil data ke narasumber. Client yang projectnya saya kerjakan, antara lain : Indosat, Sinarmas Land,Toyota Astra Motor, Sucofindo, Bank Indonesia, Peruri, Pembangunan Perumahan, Askes dan bank syariah yang saya sendiri gak mengetahui  bank apa :) Lebih dari 100 orang saya wawancara, terbanyak sih level atas multinasional company/PMA/BUMN en Kementrian (minimal Supervisor) karena saya paling "nggak nahan" kalau harus wawancara ke  IRT atau masyarakat SES  B kebawah .*Iiiih, sumpe dah bukannya sombong, tp daripada saya kepaksa leading en data-nya bisa bias :D



Wednesday, 25 December 2013

Christmas Holiday in Bali en Lombok

Masih belum menetapkan keputusan antara bersyukur atau bersabar menghadapi "liburan" akhir tahun ini...secara dimana harusnya (atau maunya?!) akhir tahun ini berlibur, tetapi justru harus menyelesaikan pekerjaan yang bertumpuk. Bersyukurnya sih berarti itu adalah rezeki yang Allah berikan untuk menambah anggaran next traveling. It's okay-lah :)
Lagipula saya juga belum sempat posting cerita traveling akhir tahun 2012 yang seru banget! Blessing! Berlibur ke Jawa Timur dan Bali bersama keluarga besar Kansas57 sekalian pernikahan Bimo. Secuplik cerita saya posting di : Perjalanan Hari Kiamat dan Pernikahan : Journey Banyuwangi - Jatim

Sekarang, di hari yang tanggalannya merah, dan besok harus ngasih laporan kerja  (pyuuuh!) saya posting report liburan tahun lalu deh...dari pada saya report kerjaan tahun ini di blog :p
Sebelum berlibur ke Bali di tahun 2012, saya berkunjung terakhir di February 2010 dalam rangka kerja. Jiaah....plesiran aja kok ya kerja yach, kayak orang susah :p Sekilas ceritanya bisa dibaca di artikel Tour of Duty : Pulau Dewata 

24 December 2012
Kansas 57 berlibur ke Bali. Kami tiba di Bali pada tanggal 23 December 2012 sore dari Banyuwangi Jawa Timur, kemudian menginap di Coco de Heaven, penginapan baru daerah Jimbaran. Kalau gak salah ingat kami menempati 5 - 6 kamar. Saya menempati kamar bersama Sekar dan Mbak Nana di lantai 2.
Banyak obyek wisata yang kami kunjungi, diantaranya : Pantai Padang Padang - tempat Tante Julia Robert shooting film Eat, Pray and Love. Lumayanlah bisa berkunjung ke sini, terakhir saya berkunjung ke Bali bulan February 2011 (Valentinan euy di Kuta :D) pengen banget napak tilas film ini, tapi karena February 2011 saya ke Bali dalam tugas kerja....nggak sempeeeet!

Foto yang mewakili travel tanggal 24 December 2012 di Turtle Island aja ya :

Naik perahu dari Tanjung Benoa yang di tahun 2003 tempat saya ber-parasailing
Setelah berkeliling beberapa daerah di Bali dan mampir ke rumah adik ipar-nya Mbak Wien di Denpasar kami makan (late) siang di Ayam Betutu yang cabangnya ada di Rawamangun - Jakarta Timur. Selama di perjalanan si penganten baru, Bimo sms saya, menanyakan apakah saya jadi menonton. Bali sekarang ada XXI euy! Waktu saya tinggal di Kuta Bali beberapa tahun yang lalu....beuuuh, kagak ada tuh!

Dinner Malam Natal di Bubba Gump
'Forest Gump' merupakan salah satu film yang berkesan dalam hidup saya. Saya menyaksikannya ketika saya masih di Auckland New Zealand. 24 December 2012, seusai mengantar Kansas 57 ke I Gusti Ngurah Rai saya en Mr.T's Family menuju Bubba Gump, restaurant yang thema-nya mengadaptasi dari film yang dibintangi oleh Tom Hanks. Oh ya, saya dan Mr.T's Family tidak kembali ke Jakarta malam itu dikarenakan kami akan melanjutkan perjalanan ke Pulau Lombok NTB.

Run....Forest Ruuunnn....
Di Bubba Gump kami mengajak Om Amilus & his wife untuk bertemu. Sahabat kakak saya sejak di SMP Negeri 2 Jakarta Pusat ini memang sedang mengerjakan project di Bali. Bimo dan Silvy yang sedang berbulan madu-pun menyusul kami ke Bubba Gump pertama di Asia (luar Jepang).
Bimo & Silvy mendapat Honey Moon Suprise. Begitu pula dengan Om Amilus & istrinya.....hehehe, bulan madu ke berapa nih?! Inget anak-anak di Jakarta yaaa...hahaha...keasyikan bulan madu nanti anak-anak gak keurus loh, Om en Tante :D
Bubba Gump ini lokasi-nya di Kuta Centre. Hanya 300 meter-an dari tempat tinggal saya di Bali beberapa tahun lalu, dulu ini masih resto fastfood en hampir setiap hari saya nongkrong disini karena saking nggak ada kerjaannya di  Kuta...hahahaa...usia lagi seneng2nya "rusuh" kok ya di suruh tinggal di Bali yang cocoknya untuk orang yang mau bertenang-tenang ria :D

Christmas Day 2012
Pagi, kami masih kasak kusuk untuk berangkat ke Lombok NTB antara naik kendaraan laut atau pesawat terbang. Alhamdulillah, Om Amilus dan istri menjemput kami dengan mobilnya lalu mengantarkan kami ke airport untuk membeli tiket pesawat ke Lombok. Kami dapat penerbangan ke Lombok malam nanti.


Makan siang di Waroeng Miyabi. Saat sedang menikmati hidangan makan siang, melalui timeline Twitter Ariel memesan ke saya untuk membeli beberapa bodycare produk Bali . Jadilah kami sedikit berbelanja di Khrisna yang berada di depan Waroeng Miyabi. Nanti belanja lagi deh sekembalinya dari Lombok :)
Siang sampai sore kami menanti penerbangan sambil menyeruput kopi di Starbucks Beachwalk Kuta Bali.

Yang seru dari penerbangan kali dengan Merpati Nusantara Airlines kali ini adalah : Tiba-tiba airlines menelpon kami dan mengatakan bahwa jam penerbangan dipercepat. Padahal waktu libur gini yang namanya Raya Kuta macetnya benar-benar jahanam. Kami langsung ke airport melalui Tuban...berlari sekencang-kencangnya dan sampai di ruang tunggu airport....penerbangan tidak jadi dimajukan jadwalnya! Blah. malah ada penumpang yang salah naik pesawat segala loh.
Di waktu yang sama namun Gate berbeda Bimo dan Silvy juga sedang boarding pesawat menuju Makassar. Kalau ada jeda waktu sih kita bakal janjian nongkrong makan malam lagi, tapi....nggak sempat makan malam!

Buat ngeganjel perut, cake-nya bertuliskan Merry Christmas
Serunya lagi sampai Lombok International Airport listrik padam....hahaha....untungnya cuma sebentar :D Ini airport baru, sebelumnya berada di Mataram, dan saya baru pertama kali ke airport ini. Kunjungan saya ke Lombok sebelumnya juga berawal dari Bali, naik Mabua Express dari Benoa yang penumpangnya bulek semua - tariff dollar tapi nggak ngejamin kami gak mabuk laut....hahaha...Seru loh waktu itu lihat bulek-bulek berbadan besar pada ambruk lantaran mabuk laut.

Menginap 2 malam di hotel ini. Persiapan peralatan mandi dgn produk Oriflame :D
Karena belum makan malam, sebelum ke hotel kami makan di KFC Mataram Mall. Oh ya, kami dijemput oleh Pak Mukhlis di airport,diantar ke KFC kemudian di drop di Lombok Plaza Hotel & Convention yang lokasi-nya di tengah kota, dekat dengan Pura Meru.
Keesokan harinya (26 December 2012) kami berkeliling Lombok bersama Pak Mukhlis lagi, en lusa (27 December 2012) lagi-lagi kami diantar ke  Pelabuhan Bangsal untuk menyebrang ke Gili Trawangan. Mengenai pengalaman saya ke Gili Trawangan sudah saya posting di Cinta Wisata Kita : Gili Trawangan, I'm Fallin' in Love with Yuuh...

Dikarenakan saya pernah tinggal di Kuta Bali, jadi kalau ada yang menanyakan berapa kali saya sudah traveling ke Bali, maka saya akan jawab,"Puluhan kali" dengan belasan kali melakukan penerbangan dengan berbagai airlines (Segera saya akan menuliskan pengalaman traveling dengan berbagai perusahaan penerbangan). Demikian pula dengan hotel tempat saya bermalam selama di Bali, sebagian saya pernah menuliskan tentang bermalam di Hard Rock Hotel Bali (The First Hard Rock Hotel in Asia) dan pertemuan dengan Andi Malarangeng di salah satu hotel di Kuta. Sekilas ceritanya bisa didapatkan di : Hotel Hard Rock, Andi Malarangeng dan The Beatles

Sunday, 13 October 2013

X Factor Around The World : Ketemu Penyanyi Dunia

Beberapa hari sebelumnya saya menerima SMS yang menawarkan undangan Ulang Tahun RCTI ke-24 tahun. Saya tanya dulu dong acaranya diselenggarakan dimana. Kemayoran. Deal karena dekat dengan tempat tinggal saya.


Sabtu pagi baru ngerti kalau acaranya adalah X Factor Around The World dan bakal ada Paula Abdul (USA), Louis Walsh (UK) dan Daniel Bedingfield (Asliiii eike baru ngerti doski ini Kiwi,padahal suka banget lagu-nya sejak dulu kala)! Jingkrak-jingkrak deh daku, berasa terbang lagi karena akan berdekatan dan seruang dengan orang-orang yang memiliki prestasi dunia :)

Wohoooo...Mak, aye bedeketan nih sama Paula Abdul penyanyi kondang Amerika itu! Low profile banget sih Tante Abdul ini...kalau daku mau ngejambak rambutnya kemarin sih gampang banget sebenernya...hehe,iseng banget :p

Daniel Bedingfield yang "If You are Not The One"-nya mencapai puncak top lagu di Inggris 

Karena kami mendapatkan 4 undangan, maka kami berangkat berlima. Kok 5? Iya, yang seorang lagi sopirnya kakak saya yang menyetir dan menunggu Honda Accord saat kami menonton. Undangan Platinum dan kami-pun makan malam bersama para undangan Platinum lainnya. Makanan yang sempat saya makan adalah Nasi Ayam Campur Bali dan Soto Mie. Sempat nyamber secangkir Starbucks, tapi baru menyeruput minuman tersebut sudah dipanggil agar kami memasuki ruangan  pertunjukan (Bioskoooop kaliii).

Yiiipppiiiii...akhirnya berhasil foto bareng Daniel Bedingfield!

Bareng Bude-nya Alif. Yang pasti Anggun udah nggak inget sm daku yang sering ketemu di rumah sepupunya saat kami masih SD...*Nggak ngira doski jd penyanyi yg go international

Tentunya saya nggak akan membiarkan "Berondong" satu ini berlalu tanpa berfoto bersamanya :))

Berasa bareng-bareng menjadi Miss Hijab deeeh ..

Monday, 5 August 2013

3 Hari Mengejar Arsenal : Arsenal Asia Tour 2013


"Kamu Gooners,Na'?" tanya seorang kawan.
Saya menggeleng dan menjawab,"Nemenin kakak en saudara aja..." (Walaupun sebenarnya mereka menyaksikan Arsenal bersama dengan kerabat lainnya.)
Selain itu, Alhamdulillah, saya memang mendapatkan rezeki undangan selama 3 hari berturut untuk "memantau" kegiatan Arsenal selama berada di Indonesia :) Allah swt yang Mahabaik juga mengizinkan saya, dengan "membebaskan" saya untuk tidak berpuasa dan bertarawih di hari ke-3 sampai ke-5 bulan Ramadhan 1434 H. Asyiknyaaa jadi wanita :)

Gala Dinner @ Ballroom Grand Hyatt Hotel

Kabar mendapatkan undangan Gala Dinner Arsenal Asia Tour 2013 hanya 4 jam sebelum acara dimulai. Untungnya saya sudah pulang dari kantor Gudang Peluru, sehingga ketika dikabari saya sedang berada di kamar sambil menanti waktu berbuka puasa hari ke-3.
Saya menanyakan dresscode acara gala dinner malam ini, tetapi pemberi kabar juga belum mengetahui dresscode dikarenakan beliau dalam perjalanan mengambil undangan yang hukumnya wajib untuk dibawa. Beruntung banget deh mendapatkan kesempatan dinner bersama dengan para petinggi Arsenal. Saya merasakan keberkahan Ramadhan :) 
Saya dan kakak saya yang penggemar Arsenal kasak kusuk mengenai dress yang akan kami kenakan. Gimana nih? Berdasarkan tempat dan nama acara sepertinya kami harus mengenakan gaun resmi, tetapi kami justru khawatir dresscode-nya ala pemain atau supporter sepak bola. Duuuh, jangan sampai saltum dah ih! Inget tulisan/cerita saya ketika hadir di event "Malam Final Miss Indonesia 2013"??? Saat itu juga terlintas soal dress! Kali ini saya mengambil jalur aman, yakni mengenakan batik ala pegawai pulang ngantor...hehehe, memang pas hari kerja khan tuh - hari Jumat pula dan motif batik cenderung fleksibel, bisa digunakan di event formal atau non formal. Lagipula yang hadir pasti banyak orang asing-nya yang tidak memiliki kapasitas mencela ciri khas Indonesia.
Yeaay, ternyata banyak tamu undangan yang mengenakan dress batik. Yang pria juga banyak yang mengenakan jas, khususnya para petinggi Arsenal dan petinggi RCTI. Yang menyalahi aturan dresscode mengenakan kaos dan pernak pernik Arsenal. Oh ya dresscode : Formal Simple. Saya nggak merasa saltum deh ;) Rombongan saya yang datang : Mas Tunggal, Mbak Rita, Sekar, Seno,Rifki, Mbak Nana dan saya...jadi kami bertujuh. Datangnya sih terpencar-pencar, bahkan kami terbagi di 2 meja. Saya, Mas Tunggal dan Mbak Nana duduk di meja 23 bersama dengan 3 pria dari Sumatera Utara dan seorang ibu muda en seksi bersama anaknya yang terlihat blasteran. Ternyata ibu berwajah Indonesia dan dress seksi ini khusus datang ke Indonesia dari Bahrain untuk menyenangkan anak-nya (Usianya sekitar 6 tahun) yang nge-fans berat dengan Arsenal! Spesial dari Bahrain ke Indonesia untuk menyaksikan pertandingan Arsenal vs Indonesia. Cool banget deee.... :D


Dahsyat RCTI dan Coaching Clinic


Pagi , saat baru tidur selama 2 jam saya sudah diuprak-uprak oleh Oma Gooner alias Mbak Nana! Pokoknya nih seharian kami ngikutin jadwalnya Arsenal! Dari acara Dahsyat RCTI sampai selesai Coaching Clinic. Walaupun hari itu saya nggak puasa, tapi karena kurang tidur jadi berasanya ikutan maen bola deh. Dari Senayan, kami ke Gandaria City beli 12 tiket nonton Pacific Rim di IMAX, kemudian keluyuran di GanCy. Saya dan Mbak Rita sempat lunch di Solaria. Kemudian kami balik lagi ke Senayan untuk Coaching Clinic, malamnya balik lagi untuk nonton bersama keluarganya Om Ar.Nonton ber-12....

Indonesia Dream Team vs Arsenal FC


Nah, ini sebenarnya puncak acara dari 3 hari ,yakni menyaksikan pertandingan Indonesia Dream Team melawan Arsenal FC. Udah pada nonton di RCTI? Khan siaran langsung tuh....jadi saya nggak perlu cerita ya, apalagi saya benar-benar sebagai team penggembira aja...hehehe. Yang Gooners banget tuh Mr.Arif and Mrs.Nana yang bersama kami...Oh ya, sebelum ke GBK kami bukber dulu di Cempaka Putih, syukuran keponakan saya diterima di FH UGM bertepatan dengan ultah ke-1 Banyu alias anak Mr.Arif...beuuuh, berasa yang dikasih hadiah bapaknya ya dengan kedatangan Arsenal :)) Dari Cempaka Putih kami berangkat bertujuh (Saya, Arif, Mbak Nana, Mas Tunggal, Mba Rita, Sekar dan Seno), di pelataran Kantor Pengelola GBK kami parkir dan janji ketemuan dengan Om Fakih dan Rifki (Gooners). Trus janjian serah terima tiket dengan temannya Mas Tunggal beserta anak cowoknya.

Sunday, 21 July 2013

YCPA 2013 : Cantik, Peduli dan Berkarir




Saya memang pernah masuk dalam 10 Terbaik Caring Colours Care For Your Dream 2007 dari 1919 peserta, namun itu bukan jaminan saya mendapatkan tiket/undangan setiap perusahaan kosmetik ini mengadakan acara. Apalagi pihak agency sepertinya berbeda-beda. Oleh karena-nya saya mengikuti kuis untuk mendapatkan undangan event ini. Kuis di twitter Caring Colours yang mendapatkan 2 undangan gratis  Dina Mardiana yang awalnya justru sebagai teman yang akan saya ajak. Maklumlah, jawaban saya nggak sesuai dengan thema event, Social Network for Profesional Woman. Hehehe, maklum deh, lah wong selama ini kebanyakan teman/kenalan saya yang karier-nya bagus justru account social media-nya tidak aktif, bahkan banyak yang nggak memiliki account twitter/instagram. Dina nggak sempat mengambil undangannya, saya juga nggak bisa mewakili karena ada liputan di JCC. Ngambil undangannya di daerah Kebayoran yang terkenal macet sih, andai di kantor pusat CC (Pulo Gadung) atau di agency yang saat saya masuk final event-nya CC (di Cempaka Mas) barangkali saya bisa mengambil undangan tersebut.
Alhamdulillah, saya mendapat 2 undangan event ini dari Majalah Kartini! Undangannya juga akan diberikan on the spot, sebelum acara di mulai. Yeaaay, Terima kasih, Mbak Tasia dari Majalah Kartini...yang waktu SD saya beberapa kali mengikuti lomba yang diadakan olehnya :)

Sebelum dimulainya acara....jam 1 siang

Menjelang Pulang sekitar jam 8-an malam

Sebelum memasuki ballroom utama kami disuguhi aneka musik klasik dari Taman Suropati Chamber

Acaranya baru selesai jam 8-an malam setelah makan malam prasmanan yang awalnya mendapatkannya dengan "perjuangan". Lama ya...selain talkshow, anugrah YCPA 2013 juga Mara Sophie yang katanya pencipta lagu dan penyanyi dari luar negeri ....hhhmmm so sorry, kami yang doyan ngamatin musik kok baru "kenal" cewek ini sekarang ya ? :D Hehehe...maaf juga, karena saya, Dina en Jeng Dian lebih tertarik dengan mini orchestra yang membawakan musik klasik kesukaan kami :)


Friday, 5 July 2013

Sebuah Impian : Gold Cruise 2014

Tahun 2013 saya melepaskan aneka impian, maksudnya saya menyerahkan segala keputusan hanya kepada-NYA. Toch beraneka impian orang lain telah saya wujudkan sejak saya berusia 27 tahun. So beberapa impian yang melampaui secara umum saya serahkan kepada Allah swt. 
Tiba-tiba impian lama meletup, dan semoga ini merupakan jalan yang dirancang oleh Allah agar saya terbangun untuk mewujudkan salah 1 impian lalu, yakni : 
Saya nggak mau terlalu banyak berbicara sekarang, eh menulis maksudnya. Saya ingin mengajak kamu untuk bersama di kapal pesiar mewah ini. Ya, Kamu! Tentunya dengan "syarat dan ketentuan" berlaku...lah wong kuis yang hadiahnya pulsa @Rp 20rb-an aja ada syarat dan ketentuannya :) Tetapi yang pasti semua-nya sambil bersenang-senang. Serius? Hubungi Inbox Facebook saya atau mention Twitter. Silakan :)
Seminar Art of Success, Jakarta Theater XXI Ballroom
Meeting dimana aja - here there and everywhere - di cafe tak terasa berjam-jam
Hijab Class en Make Up Demo (Foto di Depok,December 2012)
Melatih ketangguhan ala SPG di Mall
Mendapat Sertifikat dari Oriflame Beauty Academy
Seminar en Sharing di Hotel Berbintang, walau level masih 0 %
Berfoto ria di lobby hotel berbintang...Kalau jadi "simpenan" orang partai mana bisa seperti ini? *huus!
Oriflame Opportunity Meeting di Oriflame Standard Chartered Building, 2012
Nah yang ini kami mendapat kesempatan menginap di hotel berbintang - 5 Hotel berbintang 4-5 di booking oleh Oriflame.Saya dan Leader saya mendapat kamar di Le Grandeur Hotel

Next :
Cruising di Mediterania sambil konferensi dengan dandanan cantik dan gagah bersama dengan ratusan bahkan ribuan orang dalam 1 company, Oriflame. Boleh mengajak orang yang kita cintai tanpa dituding KKN. Ayo, pekerjaan dimana yang bisa seperti ini dengan tenang? PNS, anggota dewan terhormat, pejabat BUMN???Situ siap diwawancara KPK dengan bertanggung jawab? :) *Oh siaaap dong, khan orang yang saya sayangi member sukses Oriflame....
Oriflame sudah berdiri sejak 45 tahun lalu loh, berasal dari negeri yang sama dengan asal penghargaan Nobel , sekarang Oriflame telah tersebar di 60 negara seluruh dunia. Aaaah, ngapa'in daku harus mengais-kais di perusahaan pemerintahan/BUMN yang kesempatan supertipis untuk ngajak saya keliling Eropa pakek kapal pesiar, apalagi kalau ngajak orang-orang yang saya sayangi...beuh,mau nunggu sampai pensiunan botak sariawan? :) Mendingan saya bersenang-senang di Oriflame - bisa plesiran en menggali potensi diri...teruuus bisa terus nuliiiis plus cantik teruuuus...:))))
Kamu mau juga??? Yuk...inbox di FB saya ya : www.facebook.com/balqis57

<iframe src="https://id.oriflame.com/business-opportunity/become-consultant?sc_device=Blog&potentialSponsor=14239624" scrolling="no" frameborder="0" width="450" height="1600"></iframe>

Sunday, 23 June 2013

Gempita di Pesta Media 2013 : Ngeblog (1)

Aliansi Jurnalis Independen Jakarta (AJI Jakarta) mengadakan Pesta Media 2013 bertema "Tetap Independen, Tidak Partisan". Berbagai acara di gelar di Galeri Nasional Indonesia, untuk lebih detailnya silakan dilihat di situs acara Pesta Media 2013 :)

Kalau dilihat dari sisi minat dan manfaat bagi saya pribadi, rasanya saya ingin mengikuti semua acara yang ada, selain Lomba Stand Up Comedy :D Setelah mempertimbangkan berbagai hal, akhirnya saya dengan percaya diri mendaftar ke acara : Training Menulis Blog dan Workshop Membuat Film Pendek.
Karena "tidak ingin diganggu" maka saya tekadkan untuk tidak mengajak teman. Awalnya sih ingin mengajak seorang teman yang memang memiliki passion sama dengan saya, tetapi karena dia pergi ke luar kota...jadi saya merasa lebih baik mengikuti acara tersebut tanpa mengajak teman, daripada "harus tunggu-tungguan",mengatur dimana dan jam berapa kami bertemu, eh ujung-ujungnya ilmu yang di dapatkan di acara ini tidak diaplikasikan dan mereka hanya sekedar mengisi waktu luang datang ke acara ini...huuft, bikin saya yang memang ingin fokus ngelmu jadi terganggu.

Training Menulis Blog - Sabtu, 22 Juni 2013 Jam 13.00 - 15.00

CSR Danone Aqua
Saya datang terlambat beberapa menit, sehingga saat saya datang seorang wanita telah menjelaskan beberapa slide tentang air. Saat menanyakan ke orang disebelah saya, ternyata yang saat ini tengah berbicara adalah CSR Danone Aqua. Beliau menjelaskan mengenai seluk beluk sumber daya air dan lingkungan. Diantaranya : Pengelolaan Sumber Daya Air (Konservasi Air, Pendayagunaan, Pengendalian Bahaya).
Untuk info yang bisa bikin kita semakin sadar bahwa Indonesia kaya raya nih, menurutnya Perancis hanya memiliki 15 sumber daya air (mata air) di seluruh negeri. Sedangkan di Indonesia? Di daerah Merapi Jawa Tengah dan DIY saja memiliki sumber daya air yang salah satunya memproduksi air 2000 liter perdetik. Bahkan di Pasuruan Jawa Timur ada yang 4000 liter perdetik! Keren banget khan tanah air kita? :)

Wisnu Nugroho - Jurnalis Kompas, Blogger Kompasiana, Penulis Tetralogi Pak Beye

Pembicara berikutnya adalah Jurnalis Kompas yang beberapa waktu lalu bertugas di istana. Kalau menulis di media cetak, apalagi yang berbadan hukum, pastilah ada batasan tertentu yang harus dipenuhi. Padahal beliau menemukan banyak kejadian atau pemikiran yang "melenceng" dari apa yang harus ditulis di media tempatnya bekerja. Nah, tulisan-tulisan yang tipis harapannya dimuat di koran tempatnya bekerja akan dituangkan dalam tulisan yang di posting di blog-nya. Tulisan buangan dong??? Yaa, nggak...justru unik karena hal kecil yang seringkali tidak terperhatikan sebenarnya itu adalah hal yang besar. Misalnya nih Pak Wisnu mengamati merk sepatu yang digunakan oleh para menteri dan pejabat tinggi lainnya.
Kemudian beliau menjelaskan mengenai : Media, diantaranya tentang fakta media. Seterusnya sampai dijelaskan mengenai teknis menulis blog (Yang sebarnya sangat sulit saya aplikasikan - dikarenakan saya menulis blog nggak terlalu berharap tulisan saya dibaca oleh banyak pembaca :))


Bocoran sedikit untuk kamu yang tulisan-nya ingin dibaca banyak orang....:

Panjang Teks
Judul : 8 kata atau kurang
 Kalimat : 15 - 20 kata (twitter)
Paragraf : 40 - 70 kata
 Dokumen : 200 - 500 kata

Eye Tracking 
"F" 
Fakta terpenting di awal teks
Fakta terpenting di awal setiap paragraf
Bantu Pembaca dengan sub-headlines
Foto dan Grafis untuk Menarik Perhatian

Donny BU, Direktur Eksekutif Information and Communication Technology Watch (ICT Watch), Internet Sehat Activist
Beliau nggak berharap Twitter-nya di follow oleh banyak orang kok (Sama dengan saya!), walaupun Follower beliau sejublek-blek dan twit-nya bukanlah yang nyampah  :) Oh ya, sebelumnya saya juga pernah bertemu beliau di event Detik.com (Demang Cafe - Sarinah Thamrin) dan Blogger Bicara (fX). Di kedua acara tersebut saya datang bersama Jeng Jasmine.
Pada pembukaan beliau menjelaskan mengenai "Citizen Media"

Citizen Media
Are You Really You?
What's your context?
Is Your Defenitely Mine?
Dare
Pembahasan mengenai "Copyright" dan tingkatan "Creative Commons" juga tertuang di sini. Materi yang setidaknya memerlukan waktu minimum 1.5 jam harus dipaksakan menjadi 20 menit. Waduuw, padahal penting banget tuh! Berguna banget deh materi-nya untuk "Blogger Profesional", khususnya untuk yang fokus terhadap "Citizen Media"...hhmmm kalau saya pribadi sih blog masih jadi sarana "kuburan pengalaman" , ajang "curcol" serta "jualan" ! :))) Padahal saya menyadari bahwa di blog segala kebenaran bisa tertuang disini tanpa harus ada information control dari seorang Chief Editor, tentunya selama kita tetap berpegang pada kode etik untuk Blogger yang dijelaskan oleh Mr.Donny BU
Intinya gini nih, seperti yang dikatakan oleh beliau di situs Pesta Media 2013 : “Mudah-mudahan peserta acara ini bisa terdongkrak minatnya untuk menulis content yang pro publik yang dikemas cerdas, santun dan bisa dipertanggungjawabkan,” urai penerima penghargaan Fellow of Social Entrepreneur dari Ashoka Foundation ini. *

Friday, 21 June 2013

FX1 Academy, Akademi Trading Forex di Asia

Mau belajar mengenai Trading Forex??? Bahkan ilmu ini barangkali tidak bisa kita dapatkan di universitas/pendidikan tinggi terkenal (baik negeri maupun swasta) di Indonesia. Menurut saya pribadi, kalau niatnya ingin kaya raya, sebaiknya seseorang meraih ilmu pengetahuannya dari lembaga pendidikan semacam FX Academy ini. Apalagi jika passion kita memang di bidang ini...wah, semakin oke tuh! Daripada berharap jabatan di lembaga pemerintahan atau badan usaha negara, rawan "kecelakaan" di masa kini...hihihi.

Terima kasih untuk Mas Harris Maulana, Blogger kondang yang mengirimkan undangannya kepada saya untuk menghadiri Launching FX 1 Academy , Jum'at 31 Mei 2013 di Kempinsky Hotel Jln.Thamrin. Benar-benar membuka wawasan saya di bidang trading forex! Tahun 2011 saya pernah mendapatkan project research dari lembaga keuangan terkemuka swasta, meneliti nasabah mereka yang memang sudah menjadikan uang sebagai "mainan" yang sangat mengasyikkan. Barangkali seandainya mereka kini mengetahui keberadaan FX 1 Academy yang merupakan Akademi Trading Forex No.1, Terbesar dan Satu-Satunya di Asia, maka mereka akan lebih menghasilkan keuntungan positif yang melimpah :)

Dalam acara peluncuran FX1 Academy ini, tentunya hadir Mr.Mario Singh sebagai Pendiri dan Pelatih Forex Utama. Mr.Mario Singh adalah seorang Trader yang sukses serta sudah difiturkan sebanyak 35 kali di CNBC dalam waktu 3,5 tahun. Telah menyentuh hidup lebih dari 20.000 orang dari seluruh Asia melalui metode-metode pengajaran agar murid-muridnya konstan menarik keuntungan dari trading Forex sehingga sangat membantu dalam mencapai tujuan financial mereka. (Tuuuh, kalau mau fokus mencapai kekayaan di bidang Forex harus memiliki ilmu dari ahlinya. Jangan seperti main judi yang cuma modal napsu :D)

Beberapa metode yang ditawarkan FX 1 Academy kepada masyarakat Indonesia yang berminat memiliki keahlian dan pengetahuan untuk melakukan trading Forex diantaranya :
  • Pelatihan Live : Forex Intensive Training (2 hari)
  • Bimbingan Harian : F.L.E.X (Pengalaman Forex Live)
  • Sesi Trading Live (Sesi 2x seminggu dengan durasi masing-masing 1.5 jam)
Lembaga yang mendapatkan penghargaan Brand Unggulan Teratas se-Asia Pasifik ini juga membuka kampus/kantornya di  :

Menara Gracia, 1st Floor
Jl. HR Rasuna Said Kav C-17
Jakarta 12940 – Indonesia
Ph : +62 21 5292 1378
Fax: +62 21 5292 1379

Silakan menanyakan info lebih lengkapnya deh! Banyak fasilitas yang diberikan oleh FX 1 Academy dikarenakan Mr.Mario Singh  ingin lebih mendukung murid-muridnya hingga mereka mencapai keuntungan financial. Beliau tidak ingin hanya mengadakan seminar di Indonesia yang berlangsung 1 - 2 hari saja kemudian 'meninggalkan' murid-muridnya.


Kebayang deh, kita dapat meraih ilmu sebaik-baiknya dan mengaplikasikannya langsung untuk menarik keuntungan financial, karena pada saat launching-nya kami diberikan ilmu keuangan oleh para pakar, selain oleh Mr.Mario Singh, juga dihadirkan Pakar Pasar Uang Indonesia, Prof.Ir.Roy Sembel, MBA,PhD.

Tuesday, 11 June 2013

Garuda vs Oranje, Berkobar di Gelora Bung Karno

Pertandingan antara team sepak bola peringkat 5 dunia melawan team sepakbola peringat 100an dunia. Nggak usah berharap menang walaupun di kandang sendiri. (Yeee, emangnye kite binatang pakek kata kandang2 segala :p) Seharusnya inilah ajang terbaik bagi pemain sepakbola dan supporter Indonesia untuk belajar. Kesempatan yang sangat baik, bisa belajar dari 5 terbaik dunia dan dikunjungi oleh pemain-pemain bola tingkat dunia.
Alhamdulillah saya mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan secara langsung laga yang bersejarah di dunia persepakbolaan Indonesia :) Awalnya mendapat undangan "Latihan Terbuka Tim Nasional Belanda" tanggal 6 Juni 2013 di Gelora Bung Karno Jakarta. Saya sudah bersyukur dengan kesempatan tersebut, eh Allah masih memberikan hadiah ulang tahun saya dengan tiket VIP (Harga tiket @ Rp 1.5 juta/orang)  pertandingan keesokan harinya.
Jadilah saya bagian sejarah, seperti yang tertera pada banner dan web event  ini! 
Are you ready to be a part of history?



Latihan Terbuka Tim Nasional Belanda



Saya penasaran, gimana sih tim yang menjadi Runner Up Piala Dunia 2010 ini mempersiapkan tim-nya untuk sebuah pertandingan? Pukul 19.00 penonton memasuki stadion melalui pintu VIP Barat GBK.Tertib!
Tim Negeri Kincir muncul di lapangan, kami bersorak sorai. Asyiiik, akhirnya bisa satu "ruang" dengan selebrities dunia, seperti Van Persie, Sneijder,Robben,dll. Kalau dengan Ruud Gulit saya pernah bertemu dengannya saat beliau masih menjadi Pemain Sepak Bola (Sekarang sudah menjadi Pelatih), bahkan saya berdekatan - bersama mengaduk barang belanjaan di Sarinah Thamrin...hehehe...
Kebetulan 6 Juni merupakan tanggal lahir Presiden RI Pertama, Soekarno alias Bung Karno yang menjadi nama bagi stadion yang sedang kami duduki. Berasa merayakan ultah beliau deh :D


GARUDA VS ORANJE
Kami (Saya, kakak, kakak ipar, Sekar, Seno dan temannya, Om Fakih dan Rifky) berkumpul di Plaza Senayan karena kami dari berbagai penjuru...hehe. Saya dan kakak ipar naik Xenia dari Kebon Jeruk, Sekar dan Ayahnya naik Honda Accord dari Pasar Minggu, Seno dan temannya naik taksi dari Rafles Hills Cibubur dan Om Fakih beserta Rifky naik mobilnya sendiri dari Ciledug.
Ternyata para supporter lainnya banyak yang makan malam terlebih dahulu di mall yang dekat dengan lokasi pertandingan. Diantara yangterlihat artis dan aktor Indonesia. Lucu-nya kebanyakan yang berkumpul di Plaza Senayan mengenakan kaos berwarna oranye walaupun wajah mereka banyak wajah melayu-nya...hehehe...
Memasuki area Gelora Bung Karno di hari antara 2 Presiden RI berulang tahun (Soeharto berulang tahun 8 Juni. Keduanya berzodiac Gemini!) ada rasa merasuk ke dalam hati saya mendengar lagu Wilhelmus dan Indonesia Raya berkumandang bergiliran. Dua negara yang memiliki arti dalam kehidupan saya pribadi, bukan sekedar negara yang pernah menjajah dan dijajah :)


Jujur saja, saya menyaksikan pertandingan ini bukan seperti menyaksikan 2 timnas sepak bola yang sedang berlaga. Pertandingan ini seakan menjadi hiburan bagi saya yang sudah bertahun-tahun tidak menyaksikan pertandingan sepak bola tingkat nasional/international secara langsung. Berita-berita buruk mengenai pertandingan sepak bola antar timnas kebanggaan tidak saya temukan disini, bahkan saya melihat kekompakan dari semua supporter. Siapapun yang nyaris memasukkan bola ke gawang maka kami beri applaus dengan antusias. Sama sekali nggak ada sisa kebencian atas penjajahan zaman dulu kala...hahaha....
Yang bikin miris khan justru melihat pertandingan sepak bola nasional, seperti Persija melawan Persib atau Timnas Indonesia melawan Timnas Malaysia. Makanya keren banget nih Indonesia, yang menyaksikan team Garuda dan Oranje bertanding. Hohoho, saya nggak perhatikan deh tuh apakah suporter Persija alias Jakmania datang mengenakan warna oranye-nya atau tidak. Or barangkali crew TransJakarta menyaksikan dengan seragam mereka??haha...Eh, sopirnya kakak saya nonton loh, kebetulan kami ada kelebihan tiket kelas 1 (Harganya @ Rp 300.000. Daripada mubazir dan dia cuma pelangapelongo nunggu mobil akhirnya tiket tersebut kami kasih ke sopir tersebut :))
Eh, tapi saya sempat "menyesal" loh karena nggak beli sticker kecil Indonesia seharga @ Rp 500 - 1000!!! Padahal khan harusnya saya membeli dengan niat membantu pedagang sticker itu yang menawarkannya dengan sopan dan jujur. Rp 5000 saja bisa mendapat banyak sticker...hiks, lebih baik saya bersedekah ke mereka khan daripada ke tukang palak walaupun hanya Rp 1000 yang menurut mereka gak bikin kita miskin!!!

Pertandingan Garuda vs Oranje ini disiarkan langsung ke lebih 12 negara di seluruh dunia. Oke banget khan untuk promosi Indonesia? :) Station televisi/negara tersebut adalah :
  • Indonesia (RCTI)
  • Belanda (SBS)
  • Negara-negara Timur Tengah (Al – Jazeera)
  • Perancis (Be In Sport)
  • Amerika Serikat (Be In Sport)
  • Thailand (Cineplex)
  • Singapura (Starhub)
  • Inggris Raya (ESPN)
  • Israel (Charlton)
  • Negara-negara Afrika (Supersport)
  • Negara-negara Ex Yugoslavia (SportKlub)
Pertandingan usai, kami keluar dengan penonton yang "diprioritaskan" sehingga banyak media yang menanti di pintu yang kami lewati. Diantara yang terlihat oleh saya, Bapak Anindya Bakrie yang diwawancara oleh station televisi miliknya...hehehe...
Saya juga sempat berfoto bersama Mr.Nil Maizar, eks Pelatih Timnas Indonesia (PSSI) yang sebelumnya Pelatih Semen Padang .Ramah sangat loh eks Pelatih ini :)

Foto bareng Mr.Nil Maizar, eks Pelatih PSSI